<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Azzam Al Qitall</title>
	<atom:link href="http://azzamalqitall.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azzamalqitall.wordpress.com</link>
	<description>&#34;Bersama Berjuang Demi Tegaknya DAULAH KHILAFAH RASYIDAH&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 16:03:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='azzamalqitall.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/96ffa5c1548b7dc74d7d64a44376378f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Azzam Al Qitall</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://azzamalqitall.wordpress.com/osd.xml" title="Azzam Al Qitall" />
	<atom:link rel='hub' href='http://azzamalqitall.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Abu Bakar An-Nablusi: Teguh di Atas Sunnah Meski Dikuliti &amp; Disalib Penguasa Syi&#8217;ah</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/24/abu-bakar-an-nablusi-teguh-di-atas-sunnah-meski-dikuliti-disalib-penguasa-syiah/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/24/abu-bakar-an-nablusi-teguh-di-atas-sunnah-meski-dikuliti-disalib-penguasa-syiah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 09:40:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6623</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah telah mencatat kisah seorang ulama Ahlussunnah yang berani dan tabah dalam menyuarakan kebenaran dan menjulang bendera tauhid di hadapan golongan yang kufur terhadap Allah dan Rasul-Nya. Al-Imam Abu Bakar An-Nablusi hidup semasa pemerintahan kerajaan fathimiyah yang bermazhab Syi’ah, berikut ini adalah kisah beliau yang begitu berani mengatakan yang haq di hadapan pemerintah zhalim Syi’ah <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/24/abu-bakar-an-nablusi-teguh-di-atas-sunnah-meski-dikuliti-disalib-penguasa-syiah/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6623&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignleft" src="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka/mujahid-abubakar-an-nablusi.jpg&amp;h=235&amp;w=355&amp;zc=1" alt="" width="355" height="235" /></div>
<p style="text-align:justify;">Sejarah telah mencatat kisah seorang ulama Ahlussunnah yang berani dan tabah dalam menyuarakan kebenaran dan menjulang bendera tauhid di hadapan golongan yang kufur terhadap Allah dan Rasul-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Imam Abu Bakar An-Nablusi hidup semasa pemerintahan kerajaan fathimiyah yang bermazhab Syi’ah, berikut ini adalah kisah beliau yang begitu berani mengatakan yang haq di hadapan pemerintah zhalim Syi’ah yang memerintah kala itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Adz-Dzhahabi menyebutkan di dalam <em>Siyar A‘lamin Nubala’</em> mengenai An-Nablusi <em>rahimahullah</em> dengan mengatakan: “Beliau, seorang Imam panutan Asy-Syahid Abu Bakr Muhammad bin Ahmad bin Sahl Ar-Romli dan terkenal dengan sebutan Ibnu An-Nablusi.<span id="more-6623"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Abû Dzar Al-Hafidz berkata, “Ia dipenjara dan disalib oleh Bani Ubaid ketika beliau berpegang teguh di atas As-Sunnah. Aku mendengar Ad-Daruquthni mengisahkan beliau sembari menangis dan mengatakan: ‘Ketika dikuliti, beliau mengatakan: <em>Semua itu telah tertulis di dalam kitab (lauhul mahfudh)”</em></p>
<p style="text-align:justify;">Adz-Dzahabi juga bercerita bahwa Abu Bakar An-Nablusi lari berkali-kali dari kejaran penguasa Ubaidiyah, ia berkata: “Abul Faroj ibnul Jauzi berkata, ‘Jauhar Al-Qoid memanggil Abu Bakar An-Nablusi untuk menghadap Abu Tamim, penguasa Mesir. Sementara Abu Bakar An-Nablusi tinggal di gubuk-gubuk. Abu Tamim berkata kepadanya: Kami mendengar bahwasanya engkau mengatakan, apabila seseorang itu mempunyai sepuluh anak panah maka harus dipanahkan kepada bangsa Romawi satu buah dan dipanahkan kepada kami sembilan buah.</p>
<p style="text-align:justify;">Abu Bakar An-Nablusi menjawab: Aku tidak mengatakan seperti itu, akan tetapi Aku mengatakan, jika seseorang mempunyai sepuluh anak panah maka harus dipanahkan kepada kalian sembilan buah dan yang satu lagi dipanahkan kepada kalian juga karena sesungguhnya kalian telah merubah ajaran Islam, membunuh orang-orang sholih dan kalian mengaku mempunyai cahaya <em>ilahi</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka Abu Tamim mempertontonkan beliau kepada masyarakat kemudian memukulinya, kemudian Abu Tamim memerintahkan seorang Yahudi untuk mengulitinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibnul Akfani berkata: Seorang hamba yang shalih dan zuhud, Abu Bakar An-Nablusi telah wafat. Dahulu ia berpendapat wajib memerangi Al Maghoribah (penguasa maghrib, banu Ubaid,-pent.). Ia melarikan diri dari Ar Romalah ke Damaskus. Maka penguasa di sana, Abu Mahmud Al Kattami menangkapnya dan mengurungnya dalam sangkar kayu, lalu mengirimnya ke Mesir. Tatkala telah sampai, mereka bertanya: Apakah Engkau orang yang mengatakan, seandainya Aku memiliki sepuluh anak panah, dan beliau menuturkan kisah seterusnya. Lalu ia dikuliti, kemudian ditimbun dengan jerami, kemudian disalib.</p>
<p style="text-align:justify;">Ma&#8217;mar bin Ahmad bin Ziyad Ash-Shufi berkata: Ada seseorang yang <em>tsiqqoh</em> (terpercaya) yang memberitakan kepadaku bahwasanya Abu Bakar An-Nablusi dikuliti dari ubun-ubunnya sampai wajahnya. Dan dia tetap bersabar dan berzikir kepada Allah, hingga dikuliti sampai dadanya, kemudian orang yang mengulitinya merasa kasihan terhadapnya sehingga ia hunjamkan ulu hatinya dengan pisau, sehingga beliau pun meninggal dunia. Dan orang yang <em>tsiqah</em> (terpercaya) tersebut memberitakan kepadaku bahwasanya Abu Bakar adalah seorang Imam di bidang hadits dan fikih. Beliau puasa sepanjang masa, orang yang berwibawa di hadapan orang-orang awam maupun di hadapan orang-orang terkemuka.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan tatkala ia dikuliti, terdengar bacaan Al Qur&#8217;an dari tubuhnya. Kemudian Al Maghribi (penguasa maghrib, penguasa bani Ubaid, red.) menguasai Syam, kemudian ia menyebarluaskan pemahaman yang jelek, meniadakan shalat tarawih dan shalat dhuha, memerintahkan qunut pada shalat zuhur dan membunuh An-Nablusi pada tahun tiga. Sedangkan Abu Bakar An-Nablusi adalah seorang yang mulia, pemimpin Ar Romlah, kemudian melarikan diri, lalu ditangkap di Damaskus.</p>
<p style="text-align:justify;">Konon, seorang pemuka yang menentangnya mengatakan kepada beliau tatkala beliau datang ke Mesir: Segala puji bagi Allah atas keselamatanmu. Abu Bakar An-Nablusi menjawab: Segala puji bagi Alloh atas keselamatan agamaku dan atas keselamatan duniamu. Saya (Adz Dzahabi) katakan: Ajaran Islam yang diputarbalikkan oleh orang-orang Ubaidiyyah tidak dapat digambarkan. Mereka menguasai Maroko, kemudian Mesir dan Syam, dan mereka mencela sahabat.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibnus Sa&#8217;sa&#8217; Al Mishri menuturkan, bahwasanya ia bermimpi bahwa Abu Bakar bin An-Nablusi setelah disalib dalam kondisi yang sangat baik. Ia bertanya kepada Abu Bakar An-Nablusi: Apa yang Allah lakukan terhadap dirimu? Abu Bakar An-Nablusi menjawab:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Rajaku menganugerahkan kepadaku kemuliaan yang abadi…<br />
Dan menjajikan kepadaku kemenangan yang tidak lama lagi …<br />
Dan Ia mendekatkan diriku kapada-Nya …<br />
Dan Ia berfirman: Berbahagialah hidup di sisi-Ku …</em></p>
<p style="text-align:justify;">(<em>Dikutip Dari Kitab Qishashun Tarikhiyyatun lil Mathlubiin karya Asy-Syaikh Al Mujahid Abu Jandal Azdi</em>) [ahmed widad/voa-islam.com]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6623/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6623&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/24/abu-bakar-an-nablusi-teguh-di-atas-sunnah-meski-dikuliti-disalib-penguasa-syiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka/mujahid-abubakar-an-nablusi.jpg&#38;h=235&#38;w=355&#38;zc=1" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pesan revolusi syaikh Usamah bin Ladin untuk umat Islam</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/19/pesan-revolusi-syaikh-usamah-bin-ladin-untuk-umat-islam/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/19/pesan-revolusi-syaikh-usamah-bin-ladin-untuk-umat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 12:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al Qaeda/Taliban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6621</guid>
		<description><![CDATA[(Arrahmah.com) – Dua minggu setelah syahidnya syaikh Usamah bin Ladin, yayasan media As-Sahab merilis pesan audio beliau. Ceramah enam menit yang direkam sebelum beliau syahid tersebut berbicara tentang revolusi yang tengah marak di dunia Arab. Bagaimana pandangan beliau mengenai revolusi di dunia Arab? Apa pesan dan nesehat beliau untuk kaum muslimin terkait dengan revolusi tersebut? Berikut <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/19/pesan-revolusi-syaikh-usamah-bin-ladin-untuk-umat-islam/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6621&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<div><a href="http://static.arrahmah.com/images/stories/2012/01/osama-bin-laden.jpg"><img class="aligncenter" src="http://static.arrahmah.com/images/_t/r_w_285/stories/2012/01/osama-bin-laden.jpg" alt="" /></a></div>
<p style="text-align:center;"><strong>(Arrahmah.com)</strong> – Dua minggu setelah syahidnya syaikh Usamah bin Ladin, yayasan media As-Sahab merilis pesan audio beliau. Ceramah enam menit yang direkam sebelum beliau syahid tersebut berbicara tentang revolusi yang tengah marak di dunia Arab. Bagaimana pandangan beliau mengenai revolusi di dunia Arab? Apa pesan dan nesehat beliau untuk kaum muslimin terkait dengan revolusi tersebut? Berikut terjemahan pesan beliau yang diambil dari forum Anshar Media.</p>
<p style="text-align:justify;" align="center">
<p style="text-align:center;" align="center">Yayasan Media As-Sahab</p>
<p style="text-align:center;" align="center">16 Jumadi Tsaniyah 1432 H</p>
<p style="text-align:center;" align="center">19 Mei 2011 M</p>
<p style="text-align:center;" align="center">Mempersembahkan</p>
<p style="text-align:justify;" align="center"> <span id="more-6621"></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><strong>Pesan syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah untuk umat Islam</strong></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><strong>Tentang revolusi di negeri-negeri kaum muslimin</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Segala puji bagi Allah. Kami memuji-Nya, meminta pertolongan-Nya, dan meminta ampunan-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa kami dan keburukan amal perbuatan kami. Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, niscaya tidak ada yang dapat menyesatkannya dan barangsiapa disesatkan oleh Allah, niscaya tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Amma ba’du…</p>
<p style="text-align:justify;">Wahai umatku, umat Islam. Kami mengikuti bersamamu peristiwa sejarah yang besar ini. Kami menyertaimu dalam kegembiraan, keceriaan, kebahagian, dan suka cita. Kami gembira karena kegembiraanmu, dan kami bersedih karena kesedihanmu. Kami sampaikan ucapan selamat kepadamu atas kemenangan-kemenenganmu, semoga Allah menerima para syudaha’mu, menyembuhkan orang-orang yang terluka di antaramu, dan membebaskan orang-orang yang tertawan di antaramu.</p>
<p style="text-align:justify;">Wa ba’du…</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>Hari-hari baru terbit dengan kemuliaan pemeluk Islam</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>para penguasa di negeri-negeri Arab bersembunyi</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>singgasana kekuasaan telah dilipat hingga datang</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>kepada kita berita harapan kabar gembira dan panji-panji kemenangan</em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Umat Islam telah lama menghadapkan muka mereka, menunggu-nunggu kemenangan yang berita-berita gembira tentang kedatangannya mulai nampak dari Timur (Afghanistan, pent). Ternyata matahari revolusi terbit dari sebelah Barat (Tunisia lalu Mesir, pent). Revolusi mulai memancarkan sinarnya di negeri Tunisia, maka umat Islam menyambutnya dengan suka cita, wajah bangsa-bangsa muslim berseri ceria karenanya. Adapun kerongkongan para penguasa tercekik dan bangsa Yahudi gemetar ketakutan karena telah dekatnya janji-janji (kemenangan Islam atas mereka, pent). Dengan tumbangnya sang taghut (diktator), runtuh pula makna kehinaan, ketertundukan, ketakutan, dan kemunduran. Sebaliknya bangkitlah makna kebebasan, kemuliaan, keberanian, dan kesiapan untuk maju. Maka angin perubahan bertiup kencang demi menginginkan kemerdekaan. Tunisia telah menjadi pelopor atas hal itu. Lalu secepat kilat, para ksatria negeri Kinanah (Mesir, pent) mengambil bara api (contoh, pent) dari para revolusioner Tunisia ke lapangan At-Tahrir. Maka terjadilah revolusi yang besar? Revolusi apakah gerangan?</p>
<p style="text-align:justify;">Revolusi penentuan nasib bagi seluruh Mesir dan segenap umat Islam jika mereka berpegang teguh dengan tali agama Allah. Revolusi ini bukanlah revolusi makanan dan pakaian. Ia adalah revolusi kemuliaan dan harga diri, revolusi pengorbanan, menerangi seluruh kota dan desa sungai Nil dari wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi. Maka kemuliaan putra-putra Islam mulai terlihat. Jiwa-jiwa mereka merindukan kejayaan nenek moyang mereka. Mereka memungut di lapangan At-Tahrir Kairo bara api untuk mengalahkan pemerintahan-pemerintahan yang lalim. Mereka tegak melawan kebatilan. Mereka angkat tinggi-tinggi kepalan tangan mereka sebagai perlawanan terhadap kebatilan. Mereka tiada gentar terhadap tentara kebatilan. Mereka saling berjanji dan mereka meneguhkan janji tersebut. Tekad mereka telah bulat, lengan tangan mereka saling menopang, dan revolusi pun menjanjikan kemenangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kepada mereka, para revolusioner yang merdeka, di seluruh negara…</p>
<p style="text-align:justify;">Pegang teguhlah oleh kalian kendali inisiatif! Waspadailah diplomasi (dengan pemerintahan   zalim nan kafir, pent)! Karena sesungguhnya tidak ada jalan tengah antara pengikut kebenaran dan pengikut kesesatan. Sekali-kali tidak mungkin ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Ingatlah oleh kalian bahwa Allah telah mengaruniakan kepada kalian hari-hari yang masih akan ada kelanjutannya. Kalianlah para ksatria berkuda dan komandannya. Di tangan kalianlah tali kekang dan kendali urusannya. Umat Islam ‘menabung’ kalian untuk peristiwa yang besar ini, maka sempurnakanlah perjalanan dan janganlah kalian gentar dengan kesulitan yang bakal menghadang.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Perjalanan menuju tujuan telah dimulai</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Orang merdeka maju ke depan dengan tekad bulat</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Jika orang merdeka telah mulai menempuh jalan</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tak kan pernah merasa lelah atau berhenti</em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sekali-kali ia tidak akan berhenti sehingga tujuan-tujuan yang direncanakan telah tercapai dan harapan-harapan yang dicanangkan telah tergapai, dengan izin Allah SWT. Revolusi kalian adalah poros mesin gilingan dan tempat penggantungan harapan orang-orang yang tertindas dan terluka. Kalian telah membebaskan dari umat ini banyak penderitaan yang berat —semoga Allah membebaskan kalian dari berbagai penderitaan—, dan kalian telah merealisasikan banyak harapan besar —semoga Allah SWT merealisasikan harapan-harapan kalian—.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>Jalan tegak seperti halte bagi kalian</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Keputus asaan di belakang, harapan di depan</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Kemuliaan dikembalikan dengan darah, sebagaimana ia dirampas dengan darah</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Singga pemberani mati demi membela sarangnya</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Siapa mengorbankan nyawanya yang berharga demi Rabbnya</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tuk melawan kebatilan mereka, bagaimana ia akan dicela?</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">Wahai putra-putra umatku, umat Islam…</p>
<p style="text-align:justify;">Di depan kalian ada perempatan jalan-jalan yang genting dan kesempatan sejarah yang agung lagi jaran terjadi, untuk membangkitkan umat Islam dan membebaskan diri dari peribadatan kepada hawa nafsu para penguasa, undang-undang positip, dan hegemoni Barat.</p>
<p style="text-align:justify;">Merupakan sebuah dosa besar dan kebodohan yang besar apabila kesempatan yang telah ditunggu-tunggu oleh umat Islam sejak banyak dekade ini berlalu sia-sia belaka. Maka pergunakanlah kesempatan ini sebaik mungkin! Hancurkanlah patung-patung dan berhala-berhala! Tegakkanlah keadilan dan keimanan!</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kesempatan ini, saya mengingatkan orang-orang yang jujur (tulus berjuang untuk Islam, pent) bahwa membentuk sebuah majlis yang memberikan pendapat dan musyawarah kepada bangsa-bangsa muslim dalam seluruh aspek yang urgen merupakan sebuah kewajiban syar’i. Kewajiban itu lebih tegas lagi atas diri para aktivis Islam yang memiliki ghirah, yang sejak lama mereka telah memberi nasehat urgensi mencabut pemerintahan-pemerintahan yang zalim ini sampai ke akar-akarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Para aktivis Islam tersebut memiliki tingkat kepercayaan (dukungan) yang luas di kalangan kaum muslimin. Maka mereka harus memulai program ini dan mengumumkannya dengan segera, jauh dari dominasi para penguasa diktator. Mereka harus harus membuat ‘kamar operasi’ (lembaga riset dan litbang, pent) yang memantau (mengikuti) perkembangan kejadian agar bekerja melalui langkah-langkah yang seimbang (terukur) yang mencakup seluruh kebutuhan umat Islam. Mereka harus mengambil manfaat dari saran-saran para tokoh cendekiawan umat ini, dan meminta bantuan lembaga-lembaga kajian yang profesional serta orang-orang bijak nan ahli umat ini untuk menyelamatkan umat ini yang tengah berjuang dalam rangka menjatuhkan para penguasa taghut, sedang putra-putra umat ini menghadapi berbagai pembantaian. Mereka harus membimbing dan mengarahkan bangsa-bangsa muslim —yang tengah berjuang untuk menjatuhkan penguasa dan pilar-pilarnya— dengan langkah-langkah yang seharusnya (tepat) untuk melindungi revolusi ini dan merealisasikan tujuan-tujuannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian juga wajib saling membantu dengan bangsa-bangsa yang belum memulai revolusi, untuk menentukan hari H dan apa yang harus dikerjakan sebelumnya. Sebab, keterlambatan akan menyebabkan hilangnya kesempatan. Sebaliknya, tergesa-gesa sebelum saatnya hanya akan menambah jumlah korban. Saya perkirakan angin perubahan akan melanda seluruh dunia Islam, dengan izin Allah. Maka para pemuda wajib mempersiapkan hal-hal yang semestinya untuk menghadapi peristiwa tersebut. Janganlah mereka memutuskan sebuah perkara sebelum mereka bermusyawarah dengan para ahli yang berpengalaman lagi jujur, yang jauh dari solusi-solusi ‘titik temu’ (saling menguntungkan dengan taghut, pent) dan berkompromi dengan para penguasa zalim. Dalam syair (karya al-Mutanabbi, pent) telah disebutkan:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Gagasan itu mendahului keberanian seorang pemberani</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Gagasan yang pertama, keberanian yang kedua</em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Wahai umatku, umat Islam…</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak beberapa decade yang lalu, engkau telah menyaksikan banyak revolusi. Masyarakat menyambutnya dengan gembira, namun tak lama sesudah itu justru merasakan bencana-bencananya. Jalan untuk menjaga umat ini dan revolusinya pada hari ini dari kesesatan dan kegelapan adalah memulai dengan revolusi kesadaran dan meluruskan pemahaman-pemahaman dalam seluruh bidang kehidupan, apalagi bidang-bidang pokok. Bidang yang paling penting adalah rukun Islam yang pertama, dan sebaik-baik buku yang ditulis dalam hal itu adalah kitab ‘<em>Mafahim Yanbaghi an Tushahhah</em>’ (Konsep-konsep yang seharusnya diluruskan) karya syaikh Muhammad Qutub.</p>
<p style="text-align:justify;">Lemahnya kesadaran kebanyakan putra umat ini yang timbul dari wawasan yang keliru yang disebar luaskan oleh para penguasa sejak dekade yang lama, merupakan musibah terbesar. Musibah-musibah lain yang menimpa umat ini hanyalah salah satu buah yang pahit dari buah-buah musibah terbesar ini. Itulah wawasan kerendahan, keterbudakan, ketundukan, dan ketaatan mutlak kepada para penguasa —-sebuah bentuk peribadatan kepada para penguasa selain peribadatan kepada Allah— mengalah kepada para penguasa dalam hak-hak dunia dan agama yang paling urgen; menjadikan nilai-nilai, prinsip-prinsip, dan tokoh-tokoh berkisar pada poros penguasa…telah menjadikan manusia kehilangan kemanusiaannya, menjadikannya berlari di belakang penguasa dan keinginan-keinginan penguasa, tanpa sadar atau mengetahui duduk perkaranya, sehingga ia menjadi sekedar pengekor, jika masyarakat baik maka ia ikut-ikutan baik, jika masyarakat buruk maka ia ikut-ikutan buruk. Ia menjadi barang dagangan yang murah, penguasa berbuat kepadanya semuanya sendiri. Mereka adalah para korban kezaliman dan penindasan di negeri-negeri kita. Para penguasa mengeluarkan mereka agar mereka meneriakkan (yel-yel dukungan, pent) kepada para penguasa tersebut dan berdiri dalam parit (kelompok pendukung) para penguasa tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Para penguasa telah berusaha untuk membuat rakyat melepaskan hak terpenting yang telah Allah berikan kepada mereka. Para penguasa meniadakan akal sehat umat ini dan meminggirkan peranannya dalam seluruh bidang kehidupan yang penting melalui pengerahan usaha intensif lembaga-lembaga keagamaan negara dan media massa negara yang menetapkan keabsahan pemerintahan para penguasa tersebut. Mereka ‘menyihir’ mata, akal, dan keinginan rakyat. Mereka melaris-maniskan ‘pemberhalaan’ penguasa. Mereka membangunkan pondasi keabsahan pemerintahan para penguasa tersebut secara dusta, atas nama agama dan tanah air. Mereka menanamkan hal itu dalam hati rakyat, agar rakyat menghormati para penguasa, orang-orang tua menganggap kesuciannya, dan anak-anak tidak selamat darinya. Padahal anak-anak tersebut adalah amanah di pundak kita, dan mereka dilahirkan di atas fitrah. Para penguasa membunuh fitrah anak-anak tanpa perasaan dan tanpa kasih sayang. Orang tua memasuki masa jompo di atas keadaan seperti itu dan anak-anak tumbuh dewasa dalam suasana itu pula. Para taghut semakin melampaui batas dan kaum yang tertindas semakin tertindas. Maka apalagi yang kalian tunggu?</p>
<p style="text-align:justify;">Maka selamatkanlah diri kalian dan anak-anak kalian! Kesempatan emas telah muncul, terkhusus lagi setelah para pemuda umat ini menanggung resiko-resiko revolusi ini dan musibah-musibahnya, peluru taghut dan siksaannya. Para pemuda itu telah membukakan jalan dengan pengorbanan-pengorbanan mereka. Mereka membangun jembatan kemerdekaan dengan darah-darah mereka. Para pemuda yang usianya masih belia. Mereka menceraikan dunia kehinaan dan penindasan. Mereka meminang kemuliaan atau kuburan (kematian). Apakah para penguasa telah sadar bahwa rakyat telah keluar, dan sekali-kali mereka tidak akan kembali, sehingga mereka berhasil merealisasikan janji-janji dengan izin Allah SWT.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai penutup pesan ini…</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya kezaliman besar di negeri-negeri kita telah mencapai tarap yang demikian besar. Kita  terlalu terlambat dalam mengingkari dan merubahnya. Barangsiapa sudah memulai (mengingkari dan merubah kezaliman besar tersebut), hendaklah ia menyelesaikannya, semoga Allah menolongnya. Dan barangsiapa belum memulai, hendaklah ia menyiapkan perbekalan untuk menghadapinya! Renungkanlah hadits shahih bahwa Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;" dir="RTL"> مَا مِنْ نَبِيٍّ بَعَثَهُ اللَّهُ فِي أُمَّةٍ قَبْلِي إِلَّا كَانَ لَهُ مِنْ أُمَّتِهِ حَوَارِيُّونَ وَأَصْحَابٌ يَأْخُذُونَ بِسُنَّتِهِ وَيَقْتَدُونَ بِأَمْرِهِ ثُمَّ إِنَّهَا تَخْلُفُ مِنْ بَعْدِهِمْ خُلُوفٌ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ وَيَفْعَلُونَ مَا لَا يُؤْمَرُونَ فَمَنْ جَاهَدَهُمْ بِيَدِهِ فَهُوَ مُؤْمِنٌ وَمَنْ جَاهَدَهُمْ بِلِسَانِهِ فَهُوَ مُؤْمِنٌ وَمَنْ جَاهَدَهُمْ بِقَلْبِهِ فَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَيْسَ وَرَاءَ ذَلِكَ مِنْ الْإِيمَانِ حَبَّةُ خَرْدَلٍ</p>
<p style="text-align:justify;">“Tiada seorang nabi pun yang Allah utus pada umat sebelumku, melainkan ia memiliki hawarriyun (para pendukung utama) dan sahabat-sahabat dari kalangan umatnya. Mereka mengambil sunah nabi tersebut dan mengikuti perintahnya. Setelah mereka berlalu, maka muncul beberapa generasi yang mengatakan apa yang tidak mereka kerjakan, dan mengerjakan apa yang tidak diserahkan kepada mereka. Barangsiapa berjihad melawan mereka dengan tangannya, maka ia adalah seorang mukmin. Barangsiapa berjihad melawan mereka dengan lisannya, maka ia adalah seorang mukmin. Dan barangsiapa berjihad melawan mereka dengan hatinya, maka ia adalah seorang mukmin. Di balik itu tiada keimanan lagi walau sebesar biji sawi.” (HR. Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Beliau SAW juga bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;" dir="RTL"> سَيّدُ الشّهُداءِ حَمْزَةُ بْنُ عَبْدِ الْمطّلِبِ ، وَرَجُلٌ قامَ إِلى إِمامِ جائِزٍ ، فَأَمَرَهُ وَنَهاهُ فَقَتَلَهُ</p>
<p style="text-align:justify;">“Pemimpin para syuhada’ adalah Hamzah bin Abdul Muthalib dan seorang laki-laki yang melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar kepada penguasa yang zalim, maka penguasa itu membunuhnya.” (HR. Al-Hakim)</p>
<p style="text-align:justify;">Saya ucapkan selamat bagi siapa yang keluar dengan niat yang agung ini. Jika ia terbunuh, maka ia menjadi pemimpin para syuhada’. Dan jika ia hidup, maka ia mulia dan Berjaya. Maka perjuangkanlah kebenaran dan janganlah menghiraukan resikonya!</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Mengatakan kebenaran kepada taghut</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Adalah kemuliaan dan kabar gembira</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Itulah jalan kemuliaan di dunia</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan jalan kebahagiaan di akhirat</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Jika mau, silahkan mati sebagai budak</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan jika mau, silahkan mati sebagai orang merdeka</em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Ya Allah, berikanlah kemenangan yang nyata kepada orang-orang yang berjuang untuk menegakkan agama-Mu! Karuniakanlah kesabaran, ketepatan, dan keyakinan kepada mereka!</p>
<p style="text-align:justify;">Ya Allah, realisasikanlah untuk umat ini perkara yang lurus, dengannya orang-orang yang mentaati-Mu dimuliakan dan orang-orang yang mendurhakai-Mu dihinakan, perbuatan yang ma’ruf diperintahkan dan perbuatan yang mungkar dilarang</p>
<p style="text-align:justify;">Wahai Rabb kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari api neraka!</p>
<p style="text-align:justify;">Ya Allah, kuatkanlah orang yang lemah di antara kami, sembuhkanlah orang yang terluka di antara kami, dan teguhkanlah pijakan kaki kami!</p>
<p style="text-align:justify;">Ya Allah, hancurkanlah para pemimpin kezaliman, lokal maupun internasional, dan menangkanlah kami atas kaum yang kafir.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhir doa kami adalah segala puji bagi Allah Rabb semesta alam.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">(muhib al-majdi/arrahmah.com)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p>Read more: <a href="http://arrahmah.com/read/2012/01/18/17474-pesan-revolusi-syaikh-usamah-bin-ladin-untuk-umat-islam.html#ixzz1juIqs4xn">Arrahmah.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6621/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6621&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/19/pesan-revolusi-syaikh-usamah-bin-ladin-untuk-umat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.arrahmah.com/images/_t/r_w_285/stories/2012/01/osama-bin-laden.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Thagut setting peran sentral Khairul Ghazali? Meragukan buku “Mereka Bukan Thagut” sebagai tulisan Ghazali</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/19/thagut-setting-peran-sentral-khairul-ghazali-meragukan-buku-mereka-bukan-thagut-sebagai-tulisan-ghazali/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/19/thagut-setting-peran-sentral-khairul-ghazali-meragukan-buku-mereka-bukan-thagut-sebagai-tulisan-ghazali/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 12:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6616</guid>
		<description><![CDATA[Khairul Ghazali sebenarnya bukanlah seorang yang masuk dalam jaringan terorisme dan tidak dikenal di kalangan jihadis. Berdasarkan fakta dan data yang ada, ia hanyalah ustadz biasa dan ahli sejarah yang piawai menulis buku-buku agama dan motivasi, selain ia ahli bekam dan herbalis. Bukunya beredar luas di Malaysia. Bagi pihak yang ingin mengacaukan gerakan jihad di <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/19/thagut-setting-peran-sentral-khairul-ghazali-meragukan-buku-mereka-bukan-thagut-sebagai-tulisan-ghazali/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6616&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;"><a href="http://static.arrahmah.com/images/stories/2011/12/khairul-ghazali-bnpt1.jpg"><img class="alignleft" src="http://static.arrahmah.com/images/_t/r_w_285/stories/2011/12/khairul-ghazali-bnpt1.jpg" alt="" width="285" height="187" /></a>Khairul Ghazali sebenarnya bukanlah seorang yang masuk dalam jaringan terorisme dan tidak dikenal di kalangan jihadis. Berdasarkan fakta dan data yang ada, ia hanyalah ustadz biasa dan ahli sejarah yang piawai menulis buku-buku agama dan motivasi, selain ia ahli bekam dan herbalis. Bukunya beredar luas di Malaysia.</div>
<p style="text-align:justify;">Bagi pihak yang ingin mengacaukan gerakan jihad di Indonesia, posisi Ghazali ini sangat penting dari sisi ketokohannya sebagai ustadz, penulis dan ahli sejarah. Ia misalnya pernah ditekan untuk mengeluarkan pengakuan bahwa perampokan CIMB, penyerangan polsek Hamparan Perak dan pelatihan militer (<em>tadhrib</em> <em>‘askary</em>) di pegunungan Jantho Aceh Besar terkait dengan Abu Bakar Baasyir. (rujuk wawancara TV One dengan Khairul Ghazali, awal Oktober 2010).<span id="more-6616"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Begitu pentingnya peran Ghazali ini tidak aneh bila kemudian ia dipisahkan dari kawan-kawannya di rutan Poldasu Medan, dan dipindahkan entah kemana, jauh sebelum ia divonis 6 tahun penjara. Yaitu sejak beredarnya surat pengakuan Tobat dan Ishlahnya yang dibeberkan di sebuah situs yang kemudian disebarkan oleh beberapa situs lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam secarik kertas, Khairul Ghazali membeberkan apa yang terjadi sebenarnya. Ia ditangkap oleh Densus 88 di rumahnya di Tanjung Balai, Medan. Saat itu ia sedang shalat bersama empat orang muridnya. Dua di antaranya ditembak mati oleh Densus 88, satu lagi melarikan diri dan dua ditangkap. Ia kemudian digelandang ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Di tempat inilah, menurut pengakuan Ghazali, rekayasa itu terjadi. ”Setelah memasuki bulan ke-6 dalam tahanan thaghut, ana mulai menyadari bahwa apa yang ana lakukan selama ini, seperti wawancara di TV One awal oktober 2010, keterangan-keterangan sebelum dan pasca penyidikan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, yang penuh teror, intimidasi, ancaman, dan janji-janji thaghut, sampailah kepada kesaksian untuk Ustadz ABB, semua keterangan-keterangan dan kesaksian itu ana tarik balik (batalkan) dan menegaskan konsistensi (keistiqamahan) di jalan dakwah wal jihad dengan segala risiko dan akibat yang siap ana pikul,” tulisnya dalam surat tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut berbagai sumber yang mengonfirmasi kebenaran surat tertanggal 9 Maret 2011, bermeterai 6000 dan ditandatangani oleh Khairul Ghazali, munculnya surat tersebut ke media akan mengakibatkan risiko tersendiri bagi Ghazali di tahanan. Buktinya, beberapa hari setelah surat tersebut beredar, Khairul Ghazali dipindahkan ke rutan lain. Sampai sekarang, keberadaan Khairul Ghazali tidak diketahui.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari rutan yang tidak diketahui inilah muncul berbagai rekayasa baru. Pertama dengan munculnya buku Ghazali yang berjudul “Aksi Perampokan Bukan Fa’i”. Tidak tanggung-tanggung, buku tersebut dilauncing pada 16 Agustus 2011 di hotel Madani Medan yang dijaga ketat oleh ratusan personil Brimob, diresmikan oleh kepala BNPT Ansyad Mbai dengan mengundang kalangan akademisi, ulama dan tokoh-tokoh ormas Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua, muncul buku kedua Khairul Ghazali yang lebih menyentakkan yaitu “Mereka Bukan Thaghut”, dilauncing di hotel Shahid Jakarta, 17 Desember 2011. Peluncuran buku ini juga diresmikan oleh Ansyad Mbai dengan pengawalan ketat ratusan personil Brimob, dihadiri pula oleh Abu Rusydan, Dja’far Umat Thalib dan berbagai kalangan akademisi, ulama dan tokoh-tokoh ormas Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagitu pentingnya peran Ghazali ini tidak aneh bila ia dikawal cukup ketat dalam setiap peluncuran bukunya. Padahal, selama ini tidak ada peluncuran buku yang melibatkan tersangka teroris. Begitu pula tidak ada wawancara khusus televisi atau media massa lainnya kepada tersangka teroris. Lha kok ini malah sengaja?</p>
<p style="text-align:justify;">Adanya rekayasa yang men-<em>setting</em> Khairul Ghazali ini mulai terungkap dengan kejanggalan-kejanggalan yang terjadi setiap kali aksi launching. Saksi-saksi mata yang merahasiakan identitasnya kepada penulis, dan juga berdasarkan pengalaman beberapa orang yang mengikuti launching buku Mereka Bukan Thagut di hotel Shahid beberapa waktu yang lalu, terkuak fakta Ghazali dikelilingi oleh Densus dan diawasi gerak-geriknya dengan menggunakan alat perekam dan kamera canggih. Pengawalan yang super ketat ini mengindikasikan Ghazali dalam keadaan “dipaksa” atau “ditekan” untuk mengikuti arahan BNPT agar tidak memberikan statemen yang dianggap bisa merugikan program busuk mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini menunjukkan bahwa baik buku <strong>Aksi Perampokan Bukan Fa’i</strong> maupun buku <strong>Mereka Bukan Thagut</strong>, sarat dengan rekayasa pihak-pihak tertentu yang disponsori oleh BNPT yang tengah gencar memasarkan program-program deradikalisasinya yang nyeleneh. Sehingga sangat pantas untuk diragukan kebenaran buku-buku yang ditulis Ghazali itu, jangan-jangan tulisan yang berbentuk propaganda itu sengaja ditulis oleh pihak lain dan “dinisbatkan” kepada Ghazali karena kedudukannya yang strategis sebagai penulis, ustadz dan ahli sejarah yang sedang mendekam di balik jeruji penjara.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai umat yang dituntut untuk senantiasa <em>husnuzhon</em> kepada sesama mukmin, kita jangan tergopoh-gopoh hanyut dalam alur yang diciptakan oleh pihak-pihak thaghut, apalagi sampai memvonis munafik, kafir dan sebagainya kepada Khairul Ghazali yang belum tentu terlibat dalam penulisan buku-buku tersebut. Apalagi keberadaannya di dalam tahanan Densus kini seolah-olah ditelan bumi. Dengan keadaan Ghazali yang terisolasi tersebut, sangat mudah bagi thaghut untuk membuat <em>grand design</em> yang memecahbelah kesatuan mujahidin. Waspadalah!!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Jakarta, 16 Januari 2012.</p>
<p style="text-align:justify;">Arifin S. Koto</p>
<p>Read more: <a href="http://arrahmah.com/read/2012/01/17/17466-thagut-setting-peran-sentral-khairul-ghazali-meragukan-buku-mereka-bukan-thagut-sebagai-tulisan-ghazali.html#ixzz1juDguX50">Arrahmah.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6616/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6616/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6616/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6616&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2012/01/19/thagut-setting-peran-sentral-khairul-ghazali-meragukan-buku-mereka-bukan-thagut-sebagai-tulisan-ghazali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.arrahmah.com/images/_t/r_w_285/stories/2011/12/khairul-ghazali-bnpt1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Akhir Tahun 2011 : 7 Peristiwa (Fenomena) Penting Versi Arrahmah.com</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/31/refleksi-akhir-tahun-2011-7-peristiwa-fenomena-penting-versi-arrahmah-com/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/31/refleksi-akhir-tahun-2011-7-peristiwa-fenomena-penting-versi-arrahmah-com/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 16:31:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Special Features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6612</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang akhir tahun, banyak peristiwa (fenomena) penting yang terjadi di tahun 2011 yang bisa di jadikan refleksi bagi kaum Muslimin. Kaum Muslimin yang hingga detik ini masih bisa menghirup udara segar patut bersyukur dikarenakan diberi kesempatan oleh Allah SWT., untuk dapat menyaksikan berbagai peristiwa penting di tahun 2011 tersebut, mulai dari dahsyatnya tsunami revolusi Islam <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/31/refleksi-akhir-tahun-2011-7-peristiwa-fenomena-penting-versi-arrahmah-com/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6612&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:13px;font-weight:normal;"><span style="font-size:xx-large;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:26px;"><strong><br />
</strong></span></span></span></span></h1>
<div style="text-align:justify;"><a href="http://static.arrahmah.com/images/stories/2011/12/refleksi-2011.jpg"><img class="alignleft" src="http://static.arrahmah.com/images/_t/r_w_285/stories/2011/12/refleksi-2011.jpg" alt="" width="285" height="255" /></a></div>
<p style="text-align:justify;"><em>Menjelang akhir tahun, banyak peristiwa (fenomena) penting yang terjadi di tahun 2011 yang bisa di jadikan refleksi bagi kaum Muslimin. Kaum Muslimin yang hingga detik ini masih bisa menghirup udara segar patut bersyukur dikarenakan diberi kesempatan oleh Allah SWT., untuk dapat menyaksikan berbagai peristiwa penting di tahun 2011 tersebut, mulai dari dahsyatnya tsunami revolusi Islam di Timur Tengah, penarikan pasukan Amerika Serikat dari Negeri Dua Sungai, Irak, hingga syahidnya Singa Islam, pemimpin jihad global, Syekh Usamah Bin Ladin, rahimahullah. Berikut Refleksi Akhir Tahun 2011 :  7 Peristiwa (fenomena) Penting Versi Arrahmah.com. Semoga bermanfaat! <span id="more-6612"></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em></em><strong>1.</strong><strong>Dahsyatnya Gelombang Tsunami Revolusi Islam</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Tiada yang menyangka, awal tahun 2011, tepatnya pada tanggal 14 Januari 2011 silam, menjadi awal dahsyatnya gelombang tsunami revolusi Islam yang menyapu hampir seluruh kawasan Timur Tengah. Pada tanggal 14 Januari 2011, 10 hari setelah Muhammad Bouazizi (26) seorang pemuda tukang sayur di wilayah Sidi, 300 kilometer sebelah selatan ibukota Tunisa meninggal akibat bakar diri, diktaktor Tunisia Ben Ali terguling oleh tsunami revolusi rakyat yang dipicu oleh seorang tukang sayur. Dahsyat!</p>
<p style="text-align:justify;">Negara pertama yang terkena dampak sapuan gelombang tsunami revolusi Islam di Timur Tengah adalah Mesir. Negeri yang dipimpin oleh Fir’aun Abad Modern, Husni Mubarak membara sepanjang bulan Januari hingga bulan Februari 2011. Lapangan Tahrir Square menjadi saksi sejarah lengsernya toghut Mesir, Husni Mubarak di tangan para pejuang revolusi rakyat. Husni Mubarak mengundurkan diri dari kekuasaannya pada hari Jum’at, tanggal 11 Februari 2011.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah Mesir, negeri yang tersapu gelombang tsunami berikutnya adalah Yaman. Ribuan penduduk Yaman berdemonstrasi di ibukota Yaman, San’a menuntut turunnya sang diktaktor Yaman yang bengis, Ali Abdullah Saleh yang telah berkuasa selama 30 tahun lebih.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada hari Jum’at, tanggal 3 Juni 2011, serangan roket yang mematikan menghantam masjid di komplek Istana Presiden Yaman di San’a dan mengakibatkan cederanya presiden Yaman hingga akhirnya toghut itu mengundurkan diri dari jabatannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu seiring dengan revolusi rakyat yang menuntut sang diktaktor Yaman mundur, mujahidin Al Qaeda Jazirah Arab (AQAP) yang berpusat di Yaman, khususnya di Yaman Selatan, yakni di provinsi Abyan, telah berjuang untuk menegakkan syariat Islam dan mendirikan Imarah Islam (Negara Islam) di negara tersebut. Pada hari Sabtu, tanggal 28 Mei 2011, Al Qaeda Jazirah Arab (AQAP) yang berbasis di Yaman telah mendeklarasikan berdirinya Imarah Islam (Negara Islam) di Yaman, dengan propinsi Abyan sebagai ibukotanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya, Libya di bawah diktaktor kejam, rezim toghut Moammmar Qaddafi, menjadi negara berikutnya yang dihempaskan oleh dahsyatnya gelombang tsunami revolusi Islam. Sirte, tempat kelahiran sang Musailamah (nabi palsu) abad modern, menjadi saksi di hari Kamis, 20 Oktober 2011, bagaimana Qaddafy (42) musuh Islam dan kaum Muslimin, penentang syariat Islam itu harus meregang nyawa secara mengenaskan setelah baku tembak dengan para pejuang revolusi rakyat Libya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kini, beberapa negara di Timur Tengah masih bergolak akibat hempasan dahsyat gelombang tsunami revolusi Islam, seperti Suriah, Bahrain, Yaman, Yordania, Al Jazair, dan tentu saja Arab Saudi. Para toghut di negeri-negeri tersebut khawatir singgasana mereka tersungkur oleh gerakan revolusi rakyat yang menuntut keadilan yang selama ini mereka rampas.</p>
<p style="text-align:justify;">Benar apa yang dikatakan oleh Syekh Anwar al Awlaki <em>rahimahullah </em>dalam <em>INSPIRE </em>edisi ke-5 bertajuk “The Tsunami of Change” bahwa revolusi mampu mematahkan ketakutan yang selama ini mendekam di hati benak kaum Muslimin bahwa para tiran tidak bisa dikalahkan!</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulannya, revolusi Islam yang tengah mengguncang singgasana para diktaktor Timur Tengah saat ini hakikatnya baik bagi umat Islam, baik bagi mujahidin dan buruk bagi imperialis Barat dan antek-antek mereka di dunia Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada hakikatnya, revolusi ini telah menyingkap sekumpulan realita yang menakutkan dan menampakkannya pada manusia, dan itu adalah sebagian dari kebaikan yang besar dan rahmat Allah SWT., terhadap kaum Muslimin.<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong><strong>2.</strong><strong>Imarah Islam : Trend Penegakan Syariat Islam Global</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Pawai sekaligus peluncuran pertama kali proyek Imarah (Negara) Islam Inggris pada hari Sabtu, 30 Juli 2011 menjadi penanda munculnya trend penegakan syariat Islam kaafah (sempurna) secara global. Kaum Muslimin di seluruh dunia akhirnya menyaksikan bagaimana saudara-saudara Muslim mereka di Inggris, sebuah negara pusat kekufuran, bersemangat untuk hidup di bawah panji-panji Islam dan menyerukan penegakan syariat Islam di seluruh lini kehidupan.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Perancis, pada tanggal 9 April 2011, kaum Muslimin turun ke jalan, berdemonstrasi menolak pelarangan pemakaian burqa (cadar) sekaligus menuntut diterapkannya syariat Islam di kota mode dunia tersebut. Kaum Muslimin di Perancis tersebut dengan penuh semangat menyerukan pelaksanaan Al Qur’an dan Sunnah di seluruh Eropa.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Denmark, aktivis Islam yang tergabung dalam kaldet.com menyerukan penegakan syariat Islam di Denmark. Pada hari Rabu, 14 September 2011 mereka meneriakkan “Sharia4Denmark” secara terbuka di Stasiun Norrebro, Denmark, dan menjelaskan keharaman mengikuti pemilu (sistem hukum buatan manusia) di negeri kafir Eropa tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kaum Muslimin di Belgia lebih jauh lagi telah menerapkan pengadilan Islam, meski masih terbatas dalam masalah perkawinan, perceraian, dan warisan. Di bawah Sharia4Belgium, kaum Muslimin di Belgia optimis suatu saat nanti hukum Islam akan diterapkan secara sempurna di negeri tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Trend penegakan syariat Islam bergema di seantero Eropa, menginginkan penegakan syariat Islam, di bawah Imarah Islam, sebagaimana saudara-saudara Muslim mereka yang telah lebih dahulu menerapkannya, seperti Imarah Islam Afghanistan, Imarah Islam Kaukasus, Daulah Islamiyah Iraq, dan yang paling terbaru Imarah Islam Somalia.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain Eropa, Negara kafir Australia ternyata juga memiliki tokoh sekaligus organisasi yang fokus untuk penegakan syariat Islam di Negara Kangguru tersebut. Ibrahim Siddiq Conlon, dengan Sharia4Australianya, baru-baru ini, sebagaimana dilansir Channel 7, telah mempersiapkan Proyek Islam Lakemba, yakni sebuah wilayah yang akan diatur oleh hukum syariat Islam, yakni di wilayah Lakemba, Australia.</p>
<p style="text-align:justify;">Fenomena trend penegakan syariat Islam secara sempurna ternyata juga sampai ke Asia, khususnya di negeri bernama Brunei Darussalam. Sebagaimana diberitakan, Brunei Darussalam, sebuah Negara di kawasan Asia Tenggara berencana mengimplementasikan syariat Islam di semua bidang. Hal ini diketahui dari laporan Brunei Darussalam tahun 2010 yang diterbitkan oleh Oxford Group yang bekerjasama dengan Kantor Perdana Menteri. Apakah hal ini akan menjadikan Brunei menjadi Negara Islam pertama di kawasan Asia Tenggara? Bagaimana dengan negara yang katanya berpenduduk mayoritas Muslim bernama Indonesia?<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3.</strong><strong>The Lone Wolf, Aksi-Aksi Serigala yang Sendirian</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong>The Lone Wolf, atau Adz Dzi’bul Munfarid (Serigala yang Sendirian) adalah julukan bagi seseorang yang melakukan aksi penyerangan atas nama kelompok atau ideologi, tetapi dia melakukan aksi ini seorang diri.</p>
<p style="text-align:justify;"> Istilah The Lone Wolf atau Adz Dzi’bul Munfarid (Serigala yang Sendirian) semakin populer ketika pada tanggal 11 Desember 2010 seorang yang bernama Taimur Abdulwahab Al Abdali, pria berkebangsaan Swedia yang juga pernah menghabiskan waktunya di Inggris melakukan pemboman di Stockholm, Swedia.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah itu, serangan demi serangan yang dilakukan oleh para serigala yang sendirian ini terus terjadi mengguncang kemapanan negara-negara salibis zionis dan antek-anteknya. Seorang Muslimah Inggris, Roshonara Choudry (21) menikam anggota parlemen dari Partai Buruh, yang ikut andil dalam pengiriman pasukan kafir Inggris ke Afghanistan, Stephen Timms (54).</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang Mujahid, Mevlid Jasarevic pada hari Jum’at, 28 Oktober 2011 menembaki kedubes AS di Sarajevo. Bersenjatakan AK 47 Mevlid Jasarevic asal Serbia menembaki kedubes AS di Sarajevo, ibukota Bosnia-Herzegovina dan melukai satu orang petugas keamanan.<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mevlid turun dari trem dengan santai, mengendong AK 47 dan mulai menembaki kedubes AS. Mevlid Jasarevic- sebagaimana dituturkan saksi mata-masih sempat memerintahkan para pejalan kaki untuk menjauh, karena targetnya memang hanya kedubes AS.<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Aksi Serigala yang Sendirian di penghujung tahun 2011 adalah yang dilakukan Jose Pimentel alias Muhammad Yusuf pada tanggal 19 November 2011. Meski belum sempat menjalankan aksinya, Jose Pimentel (27) The Lone Wolf warga AS asal Dominika ini berencana menghabisi pegawai pemerintah AS dan tentara kafir AS.<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Syekh Muhammad Al Sana’ani dalam majalah Inspire Edisi 4 menyebut aksi-aksi Serigala yang Sendirian ini sebagai aksi Loyalitas Tanpa Batas (The Borderless Loyalty) yang dimiliki Islam. Para “Serigala” ini biasanya juga meninggalkan pesan kuat di setiap aksinya, bahwa mereka hendak membela dan mempertahankan kemuliaan dan kehormatan Islam.<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4.</strong><strong>Proyek Setan Deradikalisasi Islam</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Deradikalisasi adalah sebuah proyek setan untuk menghancurkan Islam dan kaum Muslimin dengan dalih “perang melawan terorisme”. Proyek setan deradikalisasi dipimpin oleh ketua “setan”, pimpinan perang salib dunia, Amerika, yang diikuti oleh antek-antek dan budaknya di seluruh dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Di negeri ini, proyek setan deradikalisasi dijalankan oleh BNPT alias Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, di bawah kepemimpinan Ansyad Mbai, seseorang yang terjangkit penyakit <em>Islamophobia </em>(takut dan anti Islam) akut.</p>
<p style="text-align:justify;">Umat Islam telah mengetahui tujuan proyek setan deradikalisasi dan menolak proyek setan tersebut. Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surakarta, telah mengeluarkan sebuah buku berjudul “Kritik Evaluasi &amp; Dekonstruksi Gerakan Deradikalisasi Aqidah Muslimin di Indonesia” yang isinya mengkritisi proyek deradikalisasi buatan BNTP.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku karya MUI Solo tersebut dibedah pada hari Ahad, 31 Juli 2011. Munarman, SH dalam acara tersebut menyimpulkan bahwa program deradikalisasi terorisme yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) adalah proyek menghapus istilah jihad yang merupakan ruh perjuangan umat Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada hari Ahad, 9 Oktober 2011, Majelis Ilmu Ar-Royyan juga mengadakan acara serupa, yakni Kuliah Umum dengan tema “Memerangi Syariat Islam Dengan Deradikalisasi”, di Masjid Muhammad Ramadhan, Taman Galaxi, Pekayon, Bekasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam acara tersebut, Ustadz Abu Muhammad Jibriel AR mengatakan bahwa usaha deradikalisasi tujuannya untuk menghalangi syariat Islam dan jihad di Indonesia. Proyek radikalisasi yang selama ini dijalankan menurut beliau bukan penyelesaian yang ilmiah dan bijak, justru akan menimbulkan anti pati dan kebencian terhadap pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulannya, proyek setan deradikalisasi yang belakangan ini gencar dilakukan, khususnya oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan seluruh agen-agennya, akhirnya membuka mata ummat Islam bahwa proyek itu adalah metode dan teknik baru dari musuh-musuh Islam untuk menghalangi tegaknya Islam dengan memadamkan cahaya dakwah dan jihad fi sabilillah di tengah-tengah ummat.<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5.</strong><strong>Syahidnya Singa-Singa Islam</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong>Tahun 2011 bagi umat Islam menjadi tahun yang sangat mengharukan. Di tahun 2011 tersebut, umat Islam harus menerima dengan rela terhadap keputusan dan ketetapan Allah SWT., syahidnya Singa Islam, Imam al-Mujaddid, al Mujahid, al Muhajir, al Murobith, Syekh Usamah bin Ladin, <em>rahimahullah</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemimpin perang salib modern, Obama, pada hari Selasa, 2 Mei 2011 mengumumkan dari Istana toghutnya “White House” gugurnya Pemimpin tertinggi organisasi jihad global Al Qaeda, Syekh Usamah bin Ladin.</p>
<p style="text-align:justify;">Klarifikasi syahidnya Syekh Usamah bin Ladin akhirnya dikeluarkan oleh Pimpinan pusat Tandzim Qo’idatul Jihad, atau yang lebih dikenal dengan nama Al Qaeda, pada hari Rabu, 3 Mei 2011, sehari setelah penyerangan pasukan kafir Amerika yang mengantarkan Syekh Usamah ke tempat yang tertinggi, Surga Firdaus, Insya Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tahun yang sama, 4 bulan kemudian, tepatnya pada hari Jum’at, 30 September 2011, Syekh Anwar al Awlaqi dikabarkan syahid di pegunungan Yaman, setelah dibombardir pesawat-pesawat Amerika. Syekh Anwar al Awlaki dikabarkan syahid bersama dengan tiga orang rekannya, Samir Khan, Abu Muhsin Al Maribi, dan Salim Al Marwani di daerah antara Ma’rib dan Jauf.</p>
<p style="text-align:justify;">Tandzim Al Qaeda Jazirah Arab, atau yang lebih dikenal dengan singkatan AQAP, pada tanggal 9 Oktober 2011 akhirnya mengeluarkan rilis resmi terkait syahidnya (Insya Allah) Syekh Anwar Al-Awlaqi dan rekan-rekanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Keempat mujahid tersebut adalah Singa-Singa Islam yang gugur oleh serangan pesawat Amerika. Semoga Allah SWT., menerima mereka sebagai syuhada dan menempatkan mereka di Surga Firdaus yang tertinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kabar terakhir di tahun 2011 yang mengabarkan syahidnya Singa-Singa Islam adalah gugurnya Syekh Athiyatullah, <em>rahimahullah </em>alias Jamal Al Misrati. Syekh Athiyatullah gugur bersama putranya, Issam, dalam sebuah serangan pada tanggal 22 Agustus 2011 di Norak, daerah Mir Ali, Waziristan Utara.</p>
<p style="text-align:justify;">Syekh Athiyatullah, <em>rahimahullah </em>adalah seorang pemimpin senior Al Qaeda asal Libya, yang gugur dalam serangan biadab pasukan kafir AS dan menambah panjang daftar syahidnya Singa-Singa Islam di tahun 2011.</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat jalan para pejuang di jalan Allah SWT., selamat jalan Singa-Singa Islam, selamat bergabung dengan caravan para syuhada (Insya Allah). Semoga pengorbanan dakwah dan jihad yang kalian lakukan dapat dilanjutkan oleh seluruh kaum Muslimin, sehingga Islam bisa tegak dan mendominasi seluruh dunia. Insya Allah!<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. Amerika : You Lost The War!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tahun 2011 bisa juga dikenang sebagai tahun kekalahan Amerika, sebelum kekalahan totalnya nanti, Insya Allah. Peringatan 10 tahun peristiwa serangan mubarokah 11 September menandai 10 tahun berjalannya perang salib modern yang dideklarasikan presiden AS ketika itu, Goerge W Bush, dengan mengatakan <em>This is Crusade</em>, dan membagi dunia hanya menjadi dua camp (kelompok) saja, yakni bersama Amerika, atau bersama dengan teroris (Mujahidin dan kaum Muslimin).</p>
<p style="text-align:justify;">Pasca serangan 11 September 2001, AS melancarkan perang salib dengan nama lain, yakni “Perang Melawan Terorisme”. Sejak saat itu, Amerika menyerang , menyiksa, dan membunuhi, serta menahan ribuan kaum Muslimin dari seluruh dunia, di penjara-penjara seperti Guantanamo, Abu Ghraib, Bagram, dan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun fakta berbicara lain. Setelah 10 tahun serangan 11 September, AS tidak juga berhasil memenangkan perang, bahkan mengalami kekalahan memalukan. Saat ini, Amerika terbelit hutang besar akibat membiayai perang yang tidak pernah dimenangkannya tersebut. AS berhutang sekitar lebih dari $ 14000000000000 dan saat ini militer AS terjebak dalam perang yang melelahkan dan tidak akan dimenangkannya. Bahkan, di seluruh lini AS menghadapi kekalahan dan semakin dekat dengan kekalahan total.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain kemungkinan terjadinya kembali peristiwa 9/11, yang malah lebih besar dari yang pernah ada, indikasi lainnya kekalahan AS adalah sulitnya mereka menjaga keamanan di dua wilayah perang mereka yakni Irak dan Afghanistan. Bahkan, trend di dunia Muslim saat ini adalah berlomba-lomba untuk dapat menerapkan syariat Islam di wilayah mereka masing-masing, dan terlibat dalam jihad, dan berupaya untuk mengakhiri hegemoni camp kafir kapitalisme. Dengan begitu, pada peringatan 10 tahun peristiwa 9/11 kali ini bisa diklaim bahwa kemenangan berada di camp mujahidin atas musuh-musuh mereka di camp kafir yang dipimpin oleh Amerika Serikat.</p>
<p style="text-align:justify;">Di penghujung tahun 2011 kaum Muslimin menyaksikan Amerika yang mulai kalah perang. Amerika mulai menyerahkan markas militernya yang selama ini digunakan sebagai sel tahanan mantan presiden rezim Irak, Saddam Hussein. Disamping penyerahan markas militer, Amerika juga mempersiapkan penarikan seluruh tentara kafirnya dari Irak di akhir tahun 2011 ini. Sementara itu, Daulah Islam Irak (Negara Islam Irak) yang didirikan mujahidin masih tetap eksis hingga kini.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, Syekh Ayman Az Zawahiri, pimpinan Al Qaeda yang baru, mengeluarkan sebuah video yang dirilis oleh As-Sahab Media pada bulan Syawal 1432 H/September 2011 M. Dalam video bertajuk <strong>‘tatawaala hazaaim al-amrikan’</strong> yang bermakna <strong>‘Rentetan kekalahan demi kekalahan Amerika’ dijelaskan bahwa k</strong>ekalahan Amerika diawali dari serangan mujahidin pada 11 September 2011, sebuah serangan terbesar setelah serangan atas Pearl Harbour di awal perang Dunia I.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah itu, secara berurutan Amerika terus kalah dan kalah. Amerika mengalami kekalahan di Tunis dengan jatuhnya rezim diktator antek Amerika. Amerika mengalami kekalahan di Mesir dengan jatuhnya rezim represif paling setia kepada Amerika di kawasan itu. Amerika mengalami kekalahan di Afghanistan dan Irak sehingga mulai memikirkan penarikan mundur pasukannya secara bertahap. Amerika mengalami kekalahan telak di Libia, dengan tergulingnya rezim represif antek Amerika dalam memerangi Islam. Syekh Ayman mengucapkan selamat kepada kaum Muslimin atas tergulingnya para taghut sekuler antek Amerika tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, 3 tahun pasca invasi pasukan kafir di Irak, faksi-faksi mujahidin di Irak berhasil, atas idzin Allah SWT., mendirikan Daulah Islam Irak (Negara Islam Irak) pada bulan Oktober 2006 dan kini (telah mencapai usia 5 tahun) masih eksis.</p>
<p style="text-align:justify;">Daulah Islam Irak, melalui Departemen Informasi bahkan telah mempersembahkan sebuah video bertajuk “Lima Tahun Daulah Islam” yang kemudian disebarluaskan melalui Pusat Informasi Al Fajr yang memperlihatkan keeksisan negara Islam yang didirikan oleh mujahidin tersebut. Kini, dengan mulai diserahkannya markas militer AS di Irak, dan rencana penarikan pasukan AS seluruhnya dari Irak akhir Desember ini, menjadi jelas siapa yang kalah dalam perang tersebut!<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7.</strong><strong>Mujahid Never Die, Jihad Forever</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mujahid pada hakikatnya akan terus hidup, mendapat rezeki dari Robnya, dan jihad akan berlangsung hingga hari kiamat. Pasca syahidnya pemimpin jihad global, Syekh Usamah bin Ladin, jihad tidak akan berhenti, bahkan mujahidin terus bermunculan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada bulan Juni 2011, Al Qaeda secara resmi merilis statemen berkaitan dengan pengganti Syekh Usamah bin Ladin, <em>rahimahullah </em>kepada Syekh Ayman Az Zawahiri, <em>hafhizahullah</em>. Karena jihad terus berjalan hingga hari qiyamah –sebagaimana terdapat dalam berbagai hadits-, dan sungguh pada masa ini jihad menjadi fardhu ‘ayn untuk melawan orang-orang kafir agresor penjajah negeri-negeri kaum muslimiin dan untuk melawan para penguasa murtad yang mengganti syari’at islam –sebagaimana kesepakatan ulama’ islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Juga karena sebaik-baik kesetiaan terhadap para syuhada’ yang berbakti dan terhadap perjalanan as-Syaikh al-Mujaahid Usamah bin Ladin, adalah melanjutkan jalan jihad di jalan Allah dan (di jalan membela) kaum muslimiin dan orang-orang lemah.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka sesungguhnya Pimpinan Umum jama’ah Qo’idatul Jihad –dan setelah menyempurnakan musyawaroh-, mengumumkan penetapan as-Syayakh Dr. Ayman azh-Zhowahiriy –semoga Allah memberikan tawfiq padanya- sebagai penanggung jawab kontrol jama’ah ini, sembari meminta pada Allah –Yang suci lagi tinggi- agar memberikan tawfiq padanya, pada kami dan pada seluruh kaum muslimiin untuk mengamalkan syari’ah-Nya dan teguh di atas kebenaran pada sisi yang diridhoi oleh Allah –Yang maha perkasa dan mulia- bukan mengganti dan merubah (syari’ah-Nya).</p>
<p style="text-align:justify;">Syekh Abu Sa’d al ‘Amili- semoga Allah menjaga beliau-salah seorang ulama mujahid terkemuka abad ini, juga telah menulis sebuah artikel yang sangat menggugah dan memotivasi kaum Muslimin, khususnya mujahidin yang berjudul “Al Qaeda Setelah Usamah, dengan idzin Allah jalan terus”.</p>
<p style="text-align:justify;">Artikel setebal 14 halaman tersebut dirilis oleh forum bahasa Inggris, Ansar al-Mujahidin. Artikel berformat PDF tersebut bercover sebuah jalan dengan rambu bertuliskan Al-Qaeda, dengan tanda panah menunjukkan jalan terus.</p>
<p style="text-align:justify;">Syekh Abu Sa’d yakin bahwa tandzim Qoidatul Jihad, atau yang lebih dikenal dengan Al Qaeda adalah dari kelompok atau bagian dari hadits At Thoifah Al Manshurah, dikarenakan mereka selalu taat kepada perintah Allah meskipun mereka didera penderitaan dan kerugian terus menerus, dikepung oleh musuh-musuhnya, koalisi salibis yahudi setiap saat dan dimanapun.</p>
<p style="text-align:justify;">Al Qaeda sebagaimana kita saksikan, tetap teguh di jalan jihad meskipun beberapa pemimpinnya ditangkap, dibunuh, dan sisanya dikejar-kajar. Mereka tetap sabar, tabah, dan mampu mengambil hikmah dari serangan musuh mereka, karena mereka memiliki iman dan ketabahan ketika menghadapi semua itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Berpulangnya Syekh Usamah bin Laden diprediksi akan menghentikan atau melambatkan perjuangan Al Qaeda. Menurut Syekh Abu Sa’d hal tersebut tidaklah benar. Bahkan menurut beliau, ada banyak hikmah dan ‘hadiah’ dari syahidnya (Insya Allah) Syekh Usamah bin Laden.</p>
<p style="text-align:justify;">Mujahid Never Die, Jihad Forever. Jihad tidak akan berhenti dengan kematian para pemimpinnya. Al Qaeda pasca Syekh Usamah bin Ladin, Syekh Anwal Al Awalki, Samir Khan, Syekh Athiyatullah, dan lainnya akan terus berjalan hingga ketetapan Allah terjadi, kemenangan Islam hingga mendominasi seluruh dunia. Allahu Akbar!</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>By: M. Fachry</strong><br />
<strong>International Jihad Analysis</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sabtu, 6 Safar 1433 H/31 Desember 2011 M</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ar Rahmah Media Network</strong><br />
<a href="http://arrahmah.com/">http://arrahmah.com</a><br />
The State of Islamic Media<br />
© 2011 Ar Rahmah Media Network</p>
<p style="text-align:left;">
<p>Read more: <a href="http://arrahmah.com/read/2011/12/31/17129-refleksi-akhir-tahun-2011-7-peristiwa-fenomena-penting-versi-arrahmah-com.html#ixzz1i88U6nmF">http://arrahmah.com/read/2011/12/31/17129-refleksi-akhir-tahun-2011-7-peristiwa-fenomena-penting-versi-arrahmah-com.html#ixzz1i88U6nmF</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6612/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6612&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/31/refleksi-akhir-tahun-2011-7-peristiwa-fenomena-penting-versi-arrahmah-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.arrahmah.com/images/_t/r_w_285/stories/2011/12/refleksi-2011.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jika Mereka Mengatakan Apa Jihad Itu? Maka Katakanlah (Bag.5 / Tamat)</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/29/jika-mereka-mengatakan-apa-jihad-itu-maka-katakanlah-bag-5-tamat/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/29/jika-mereka-mengatakan-apa-jihad-itu-maka-katakanlah-bag-5-tamat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 11:13:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jihad Fi Sabilillah]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah Jihadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6606</guid>
		<description><![CDATA[SYUBHAT: I’DAD IMANY SERTA MENYIBUKKAN DIRI DENGAN ILMU DAN MENGAJARKANNYA ITU LEBIH UTAMA ! ! ! Terhadap mereka yang beralasan dengan I’dad Imany, Tarbiyah, Pembinaan syar’I kaum muslimin supaya mereka dapat meninggalkan perang maka katakan kepada mereka : Tidak ada satu peperanganpun yang dijalani kaum muslimin dahulu melainkan selalunya mereka lebih sedikit baik jumlah personal <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/29/jika-mereka-mengatakan-apa-jihad-itu-maka-katakanlah-bag-5-tamat/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6606&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://azzamalqitall.files.wordpress.com/2011/11/jihad.jpg"><img class="aligncenter" title="jihad" src="http://azzamalqitall.files.wordpress.com/2011/11/jihad.jpg?w=420&#038;h=207" alt="" width="420" height="207" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>SYUBHAT: I’DAD IMANY SERTA MENYIBUKKAN DIRI DENGAN ILMU DAN MENGAJARKANNYA ITU LEBIH UTAMA ! ! !</strong></p>
<p>Terhadap mereka yang beralasan dengan I’dad Imany, Tarbiyah, Pembinaan syar’I kaum muslimin supaya mereka dapat meninggalkan perang maka katakan kepada mereka :</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak ada satu peperanganpun yang dijalani kaum muslimin dahulu melainkan selalunya mereka lebih sedikit baik jumlah personal maupun peralatannya kecuali sekali saja yangmana mereka malah dikalahkan di sana, yaitu Perang HUNAIN!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berangkat menuju Tabuk melawan Negara Adi Daya saat itu dengan membawa kekuatan sebanding dengan kekuatan musuhnya ataukah ia curahkan harta semampunya kemudian keluar berangkat seluruhnya tanpa kecuali ???<span id="more-6606"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Siapakah Amerika itu ? Dan Siapakah Rusia ? Manakah yang lebih besar, mereka ataukah Allah? Manakah yang lebih tinggi, pesawat pesawat mereka ataukah Allah? Bukankah Amerika dihinakan di hadapan Vietnam dan Somalia?? Bukankah Rusia dibuat gila di depan bangsa Afghan dan Chechnya? Pada hari dimana kita menggunakan minyak sebagai senjata bukankah itu membuat mereka menyungkurkan batang hidungnya ke tanah ? Akan tetapi kita –sangat disayangkan- terlalu berlebih lebihan dalam membesar-besarkan kekuatan musuh karena kita telah terjangkiti penyakit kangker ‘kalah mental’?!<br />
Kita “tidaklah berperang karena mengandalkan peralatan, kekuatan maupun banyaknya jumlah personal. Kita tidaklah memerangi mereka melainkan dengan din ini yang Allah telah memulyakan kita dengannya” sebagaimana diriwayatkan dari Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah mereka (kaum muslimin) zaman Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu mengatakan : kita tidak mampu menghadapi kaum murtaddin? Namun demikian toh tetap beliau kirim balatentara sebab memerangi mereka adalah fardhu ‘ain yang harus disegerakan dan tidak bisa diundur-undur atau dibuat santai. Dan Abu Bakar itulah, yang telah menulis surat kepada Amru bin Ash Radhiyallahu ‘anhu sang komandan umum pasukan “Salam sejahtera atasmu, amma ba’du; Telah datang suratmu yang menyebutkan bala pasukan yang dihimpun oleh romawi. Sesungguhnya Allah ta’ala tidaklah menolong kita bersama NabiNya lantaran lengkapnya persenjataan maupun banyaknya jumlah personal pasukan. Dahulu kami pernah berperang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sedang kami tidak disertai melainkan dua kuda saja dan kami hanyalah saling bergantian mengendarai onta dan kami pada perang Uhud bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sedang tidak ada bersama kami melainkan seekor kuda saja yang dikendarai oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah menolong kami dalam menghadapi orang orang yang menyelisihi kami. Ketahuilah manusia yang paling taat kepada Allah, adalah yang paling benci terhadap maksiat maka taatilah Allah dan perintahkan rekan rekanmu untuk taat kepadaNya. Sunnatullah tidak akan mengenal pada seorangpun, “Bukanlah dengan angan angan kalian dan tidak pula dengan angan angan ahlul kitab (namun) siapa yang berbuat kejahatan ia akan dibalas dengannya . . .”.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya, akan kembali terulang desas desus orang munafiqin dan tipu daya mereka. Mereka akan mengatakan dengan nada memperolok olok, “Apakah kamu akan memberi peluang Amerika untuk menyerang kita, kalian adalah orang orang tertipu” dan akan terulang pula jawaban dari partai Allah ;”Ingatlah ketika orang orang munafiqin dan yang dihatinya terdapat penyakit mengatakan :”Mereka telah tertipu oleh agamanya”. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya, Mereka mengatakan; orang orang itu telah tertipu oleh agamanya, mereka lontarkan ucapan itu pada perang Ahzab di saat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menjanjikan kepada para shahabat harta perbendaharaan Kisra dan Kaisar. Mereka memperolok dengan mengatakan Muhammad memberikan kepada kalian janji padahal salah seorang kita saja tidak mampu lagi buang hajat (dikarenakan takutnya). “Maka katakan kepada mereka :”Akan kalian lihat di hari kami akan mengatakan Allahu Akbar runtuhlah Khaibar, Sesungguhnya jika kami telah tiba di pelataran suatu kaum maka amat buruklah pagi hari orang orang yang diberikan peringatan”.</p>
<p style="text-align:justify;">Seandainya kita memang benar benar tidak mampu dan lemah memerangi musuh serta mengusirnya maka kewajiban kita berubah kepada I’dad melakukan persiapan dalam rangka mengusir musuh dan memeranginya sebab sarana yang kewajiban tidak akan sempurna kecuali mesti dengan sarana tersebut maka SARANA TERSEBUT MENJADI WAJIB PULA. Air itu jika tidak ada maka diharuskan tayamum, maka dari itu KOBARKANLAH semangat untuk perang sebab kelemahan dari perang tidak lantas MEMBOLEHKAN untuk MENINGGALKANNYA dengan pindah kepada ketaatan ketaatan lain.”Seandainya mereka ingin berangkat pastilah mereka akan melakukan persiapan . . .”.(QS At taubah) Jadi MENINGGALKAN I’DAD TERMASUK SIFAT ORANG MUNAFIQIN dan Rasul kita Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda :”Perangilah orang Musyrikin dengan harta dan jiwa kalian”. HR Abu Daud dengan sanad Shahih.</p>
<p style="text-align:justify;">Amatlah jauh dan jauuh dari terwujud, Iman thok dapat berhadapan dengan bom bom ATOM selama kalian tidak mau mengambil sebab. Ya, IMAN dapat berdiri KOKOH lagi TEGAR tidak akan lembek jika kalian mengambil sarana bantuan dengan “dan PERSIAPKANLAH untuk MENGHADAPI mereka kekuatan apa saja yang kalian mampui . . .”(Al Anfal : 60). Bahkan termasuk bagian iman kepada Allah adalah engkau melaksanakan perintahnya lalu engkau ambil sebab sebab materi setelah itu engkau tawakal kepadaNya. Jika tidak maka engkau berdusta dalam dakwaanmu.</p>
<p style="text-align:justify;">Amat sangat mustahil sebuah TARBIYAH SAJA –SEKALIPUN MEMANG SANGAT PENTING- DAPAT MEMBEBASKAN SEJENGKAL TANAH. Maka itu, tegakkanlah daulah Islam di hati kalian lalu ambillah sebab-sebab materi yang di situ akan tegak Daulah Islam di atas bumi kalian. Ini merupakan dua syarat yang mesti tidak bisa salah satu lepas dari yang lain. Dan “ Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sampai mereka merubah diri mereka sendiri” (QS Ar Ro’d). Dan langkah perubahan pertama kali adalah MENINGGALKAN KEMAKSIATAN dan kemaksiatan PERTAMA kali kaum muslimin HARI INI yang mereka sangat remehkan adalah FARDHU ‘AINNYA JIHAD berperang. Tidaklah perkataan orang yang menyatakan :”TARBIYAH DULU SEBELUM JIHAD”, melainkan seperti perkataan orang yang menyatakan :”TARBIYAH DULU SEBELUM SHALAT”. Sedang jawabannya adalah satu :”Sesungguhnya SHALAT itu sendiri merupakan TARBIYAH, dan setiap perkara Diin masing masing mempunyai efeknya. Maka efek shalat tidaklah sebagaimana efek shiam, efek dzikir berbeda dengan efek zakat, demikian seterusnya. Sedangkan JIHAD termasuk JALAN TARBIYAH YANG PALING AGUNG dan TARBIYAH ITU bukanlah merupakan MARHALAH (fase) temporal yang ada titik finalnya yang di situ barulah PERANG DIMULAI. Tidak ada seorang berakalpun yang mengatakan hal ini. Sejarah membuktikan. Jadi TARBIYAH ITU SEBELUM, SEUSAI DAN DITENGAH PERANG. Ia akan terus ada sampai mati di tengah engkau mempraktekkan seluruh Fardhu-fardhu ‘ain.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah Abu Bakar As Shidiq Radhiyallahu ‘anhu mengarahkan bala tentara dari mantan kaum murtaddin selepas mereka kembali ke pangkuan Islam menuju Qadisiyah dan Yarmuk? sebab Perang akan melelehkan noda noda tersebut !!! ?? Ataukah Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu kurang cerdas dan lemah pengalaman??? Apakah orang-orang itu benar benar telah ter-TASHFIYAH (pemurnian jiwa) dan ter-TARBIYAH ???!!! Benar, Abu Bakar melarang orang yang dikhawatirkan akan berkhianat namun kemudian mereka diijinkan oleh Umar Radhiyallahu ‘anhu pada masa kekhilafahannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Janganlah kalian mengatakan bahwa Masyarakat umum di atas hidayah (petunjuk) sebab para Fuqaha meNashkan berperang bersama setiap orang yang baik dan yang jahat. Jihad itu tetap berlangsung hingga hari Kiamat. Dan THOIFAH MANSHURAH (kelompok yang ditolong Allah) benar benar ada maka carilah mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Janganlah kalian mengatakan KAMI MENGIKUTI petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dimana Beliau tinggal di Makkah selama 13 tahun melakukan TARBIYAH DAN PEMBINAAN kemudian barulah memulai perang. JANGANLAH KALIAN MENGATAKAN HAL ITU karena kami telah bosan dengannya. Apakah orang yang masih berakal akan mengatakan :”Oh tidak mengapa hari ini orang meninggalkan shiyam, haji, hijab wanita dan semua faridhah/kewajiban-kewajiban era Madinah sebab semua itu belum diwajibkan di Makkah sebagaimana perang juga belum diwajibkan di Mekah!! ataukah yang benar dikatakan bahwa kita diperintah berubudiyah dengan syareat yang ditinggal wafat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan bukannya dengan apa yang diawali oleh beliau. Misalkanlah kita ambil sikap mengalah; namun bukankah telah berlalu pada kalian masa 13 tahun yang kalian gemborkan slogan TARBIYAH DAN TASHFIYYAH ataukah kalian sudah rubah gelombang kalian kepada ketegangan “40 tahun berputar-putar kebingungan di muka bumi”?! bahkan jadilah kita semenjak jatuhnya Andalusia, terus saja men-TARBIYAH, men-TASHFIYAH dan terus saja mengikuti kebosanan! Lantas kapan lagi kita akan berperang??! Allahu a’lam</p>
<p style="text-align:justify;">Betapa kenyangnya mereka dari hadits yang mereka riwayatkan, yang tidak shahih sama sekali baik sanad maupun maknanya :”Kami kembali dari Jihad kecil menuju Jihad besar”, yang mereka maksudkan jihad melawan hawa nafsu atau dzikir dan semisalnya. Cukuplah sebagai kebathilannya bahwa Pengucapnya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang mereka nisbahkah hadits tersebut kepada Beliau sama sekali tidak pernah duduk berpangku tangan dari perang, bahkan terjun langsung berperang selama menetapnya di Madinah dengan rata rata tiga kali perang setiap tahun, belum lagi sariyah sariyah. Demikianlah murid muridnya yang mulia seperti itu pula, mereka ter-Tarbiyah di atas Jihad berkelanjutan. Seandainya benar apa yang mereka ucapkan maka orang yang berakal akan memulai memikul beban ringan dahulu baru kemudian menginjak yang lebih besar lalu lebih besar lagi sehingga ia naik dari bawah ke atas. Jadi, mulailah kalian dengan jihad kecil –menurut pandangan kalian- baru kemudian yang lebih besar. Akan tetapi kita katakan bahwa Jihad pedang dan jihad Nafsu tidaklah saling menTarbiyah satu sama lain karena masing masing dari Islam dan tidak boleh yang ini ditinggalkan lantaran beralasan sibuk dengan yang itu, sebagaimana mempelajari ilmu ilmu yang fardhu ‘ain tidak boleh ditinggalkan karena alasan sedang melakukan Tarbiyatun Nafs.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekiranya kita ingin mengajari manusia tentang semua perkara-perkara agama yang kecil dan yang besar niscaya pikiran kita tak akan pernah diam dan tidak akan seorang kita dapat tidur sepenuh kedua matanya ataupun bersantai-santai dengan obrolan sore atau majlis di pagi hari saling mengkaji sesuatu yang hukumnya tak lebih dari mandub misalnya. Kemudian, mengajar itu tugas sekelompok yang berangkat dari setiap golongan untuk tafaquh fiddiin, Sekiranya taklim-mu itu fardhu ‘ain niscaya anda tidak boleh membuang buang waktu panjang hanya sekedar untuk mengetahui bagaiman tatacara mengalihkan selendang dalam shalat istisqa’, misalnya. Karena semisal ini masuk perkara nomor 2 di depan persoalan persoalan penting lagi besar. Apakah Rabb kita berfirman : “Mengapakah tidak berangkat seluruh kaum muslimin untuk Tafaquh Fiddiin” Ataukah Dia berfirman:”Mengapa tidak berangkat dari setiap kelompok, segolongan saja. . . “ Jadi pada asalnya MANUSIA SELURUHNYA BERANGKAT PERANG DAN TETAPLAH TINGGAL SEKELOMPOK SAJA. Seluruh kaum muslimin keluar untuk satu TUGAS POKOK yaitu JIHAD – padahal jihad waktu itu adalah Fardhu kifayah- akan tetapi tetaplah ada yang tinggal sekelompok bertafaquh Fiddiin. Adapun hari ini semua timbangan telah TERBALIK. Dan jadilah alasan terpenting orang orang yang suka MENGGEMBOSI “ Kami sedang MENUNTUT ILMU UNTUK DISEBARKAN” entah ilmu duniawi ataupun akherat. Bandingkan ini dengan hadits ;”Akan senantiasa terus ada sekelompok dari ummat ku . . . yang berperang hingga yang paling akhir memerangi Dajjal. . . “. YAITU KELOMPOK SEDIKIT ITULAH YANG BERJIHAD. Maka jadilah kamu dari kelompok ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidakkah ilmu dhorury (yang penting) pada kaum salaf melainkan beberapa kalimat sedang di era kita jadilah ilmu sampai berjilid-jilid yang orang faqih saja hingga dibuatnya bingung. Dan Allah ta’ala tidaklah mewajibkan atas kita untuk menguasai seluruh kitab berjilid-jilid ini secara fardhu ‘ain (atas setiap individu). Akan tetapi ulama’-ulama’ kita –semoga Allah membalas kebaikan kepada mereka- telah membuat kaidah-kaidah dan meletakkan dasar-dasar agar supaya kita dapat penerangan dan tidak sesat. Maka termasuk kedunguan, manakala kita tersibukkan dengan tiang-tiang penerangan dan cahaya daripada berlalu di jalan, yaitu jalan Islam yang puncaknya adalah jihad perang. Berapa kali terjadi hal menyedihkan dimana masing-masing kita yang dipandang sebagai seorang ‘alim , dambaan umat ini namun -sangat disayangkan- ia sebagai faktor kepedihan lantaran tindakannya menggembosi mujahidin yang keluar berjihad di jalan Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Berapa kali terjadi hal yang menyedihkan, salah seorang mereka yang tersohor dan mempunyai banyak kajian dalam sepekan, jika engkau bertanya kepadanya: apa hukum jihad pada hari ini? Ia akan mengerutkan muka! Seakan engkau menanyakan kepadanya tentang persoalan pelik yang dipertentangkan banyak dalil-dalil dan pendapat-pendapat para ulama’. Jikalau ia memang benar-benar tidak tahu hukumnya, maka silahkan bahas! Dan jikalau ia benar-benar takut untuk menyampaikan fatwa maka semoga Allah merahmati ulama’-ulama’ kita dahulu yang berani menerangkan al haq yang tidak takut karena Allah celaan orang yang mencela!</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian manakah antara keduanya yang lebih urgen dalam pandanganmu? Ilmumu, tulisan-tulisanmu, kitab-kitabmu, makalah-makalahmu, khutbah-khutbahmu dan ceramah-ceramahmu …ataukah wahyu?! Inilah dia orang yang diturunkan wahyu kepadannya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mendambakan untuk terbunuh berkali-kali! Dan sendainya beliau terbunuh niscaya akan lenyaplah wahyu, jadi mana antara keduanya yang lebih membahayakan lenyapnya?! “Sungguh aku mendambakan dapat berperang di jalan Allah lalu terbunuh kemudian berperang lalu terbunuh kemudian berperang lalu terbunuh….”muttafaq ‘alaih. Okelah misalkan saja anda meninggal sekarang, apakah kaum muslimin lantas merasa kerugian sebagaimana ruginya kaum muslimin lantaran terbunuhnya orang yang mendapatkan wahyu?!</p>
<p style="text-align:justify;">Janganlah engkau tergelincirkan oleh syaithan lalu engkau mengatakan: Apakah kita mendorong manusia untuk jihad? Sedang mereka tidak tahu bagaimana mereka sholat? Bukankah Rasulmu Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai qudwah teladanmu? Ayo jawablah aku: “ketika seorang laki-laki mendatangi beliau untuk masuk Islam. Apakah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya: “Pergilah ke Madinah dan belajarlah ilmu yang bermanfaat…pelajarilah urusan-urusan agamamu…belajarlah syarat-syarat dan rukun-rukun sholat..? Tidak! Akan tetapi mengucapkan dua kalimat syahadat kemudian berperang. Bahkan orang itu sendiri yang bertanya-tanya: “sekalipun saya belum melakukan sholat untuk Allah satu kalipun?!! Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ya”. Maka tatkala orang itu gugur, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ia beramal sedikit namun diganjari yang banyak” Diriwayatkan oleh Sa’id bin Manshur dan hadits tersebut Hasan. Adalah Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu berkata: “Beritahukan kepadaku tentang seseorang yang masuk jannah padahal belum sholat sekalipun?! Kemudian ia berkata: “Dia adalah Amru bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu dengan sanad shahih menurut Ibnu Ishaq. Maka apakah orang ini dan semisalnya telah ter-TARBIYAH dan ter-TASHFIYYAH dalam artian yang kalian anggap itu ataukah ‘Hukum-hukum telah berubah dengan perubahan zaman’?</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini jelas disebutkan dalam kitab-kitab fiqih; bahwa orang-orang kuffar jika menyerbu suatu wilayah kota yang terdapat di sana orang-orang yang masih jahil tak berilmu, mereka tidak tahu (tata cara) sholat, manakah yang lebih penting dahulu, berjihad memerangi kuffar ataukah ta’lim mengajari orang-orang itu? Dan selama di sana bumi-bumi Islam diduduki oleh Kuffar maka jihad adalah fardhu ‘ain atas setiap orang yang mampu. Dan jika tidak mampu maka mesti I’dad (training) militer. Apakah anda mendengar tentang seseorang yang dikatakan padanya: “Kemarilah! Jannah berada antara kamu dengan tengkuk lehermu kemudian anda akan rehat bersenang-senang”. Lalu orang itu mengatakan: “Tidak mau! Saya ingin jalan ‘belajar ilmu syar’I yang panjang lagi terjal! Kemudian seusai ini, ia tidak tahu apakah ilmunya diterima ataukah ia dicampakkan bersama-sama ilmunya di neraka lantaran riya’nya misalkan….Apakah orang ini jujur? Jawablah kalian! Lantas apa artinya kita meninggalkan jalan yang dekat dengan memilih jalan yang panjang melainkan karena riya’ dan dusta semata?!</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga Allah merahmati Umair ibnu Hammam Radhiyallahu ‘anhu di hari ia mencampakkan kormanya seraya berkata: “sesungguhnya itu merupakan kehidupan yang panjang!&#8230;.”Riwayat Muslim. Ataukah anda lebih bijak darinya dan lebih bersemangat terhadap dinullah serta lebih tahu maslahat ummat?! Ataukah tetapnya hidupmu itu lebih bermanfaat bagi ummat daripada hidupnya dia?!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimanapun jua yang mereka katakan: “Duduklah kamu, belilah kitab-kitab dan senanglah berada di pustaka ilmu”, maka katakan kepada mereka: “Akan tetapi Allah ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin jiwa dan harta mereka dengan diberikan jannah kepada mereka”</p>
<p>SYUBHAT: TIDAK BERANGKATNYA ULAMA SEDANG KAMU DI MEDAN SENDIRIAN!</p>
<p>Katakan kepada mereka: “Cukuplah bagi kita bahwa Allah ta’ala berfirman kepada makhluq pilihanNya: “Maka berperanglah kamu di jalan Allah. Tidaklah engkau dibebani melainkan kepada dirimu sendiri” Demikian inilah para Ghuroba’ (orang-orang terasing). Berkata imam Qurthuby dalam menjelaskan ayat ini: “Sebagai perintah kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berpaling dari orang-orang munafiq dan bersungguh-sungguh dalam berperang di jalan Alah jikalau tidak ada satupun orang yang menolongnya untuk itu”</p>
<p style="text-align:justify;">Okelah misalkan salah seorang yang engkau sebut mereka sebagai ulama’ tidak berangkat ….dan tidaklah mungkin hal itu! Lantas apakah engkau akan meninggalkan sholat dan puasa jika mereka meninggalkannya?! Bukankah tidak mendatangi jama’ah sholat Shubuh termasuk tanda-tanda kemunafikan? Lihatlah pada hari ini berapa banyak di antara mereka –di negeri kita sendiri-mempunyai sifat tersebut! Ataukah engkau juga akan meninggalkan jam’ah sholat Shubuh lantaran mereka meninggalkannya?</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka-mereka yang terpengaruh dengan sikap berpangku tangannya sebagian ulama besar dan menyangka bahwa ulama’-ulama’ besar yang tersohor tersebut tidaklah duduk berpangku tangan melainkan karena mereka tahu kemaslahatan. Seandainya mereka mencermati perkara yang sebenarnya pastilah mereka akan dapati ulama’ tersebut sama sekali berbeda dengan yang disangka. Mereka itu, kami katakan kepada mereka: “ Tidaklah menjadi kemestian sikap berpangku tangannya ulama terrsohor itu dari jihad akibat pengetahuannya terhadap kemaslahatan. Ketika merenungi Kitabullah ta’ala, kita dapati bahwa diantara orang-orang pilihan (para sahabat) –semoga Allah meridhoi mereka dan menjadikan mereka ridho- ada saja yang mendapat teguran Allah karena lambannya dari berjihad. Maka jika dari kalangan orang-orang pilihan, baik-baik lagi suci itu saja ada yang terjangkiti penyakit ini, yaitu penyakit lamban dari memenuhi seruan jihad, lantas bagaimana kita menyangka orang-orang pilihan kita hari ini bahwa mereka berpangku tangan dari jihad adalah lantaran maslahat? Allah ta’ala dalam surat Al Anfal berfirman yang ditujukan kepada NabiNya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan peserta perang Badar dimana mereka itu manusia-manusia pilihan Radhiyallahu ‘anhum: “Sebagaimana Robbmu mengeluarkanmu dari rumahmu dengan benar. Dan sungguh sekelompok orang-orang beriman benar-benar tidak menyukainya. Mereka membantahmu tentang al Haq setelah sebelumnya jelas seakan-akan mereka digiring menuju kematian sedang mereka melihatnya” Sifat ini datang kepada manusia pilihan –Radhiyallahu ‘anhum- yakni pasukan Badar. Maka bukan hal yang tidak mungkin penyakit tersebut menimpa kita. Inilah Ka’ab bin Malik Radhiyallahu ‘anhu –haditsnya terdapat pada Bukhari Muslim- mengatakan pada perang Tabuk : “Aku tidak turut berangkat padahal belum pernah kondisi saya semudah daripada hari itu. Tidaklah saya mempunyai dua kendaraan tunggangan melainkan pada perang itu saja. Saya katakan: “Hari ini akau akan siap-siap lalu berlalulah hari itu sedang aku belumlah mempersiapkan apapun”. Jadi manusia itu ya manusia yang ditarik-tarik oleh rasa berat ke bumi. Orang tadi siapakah dia?!! Dia adalah dari golongan pertama masuk Islam! Bahkan salah satu yang turut menyatakan bai’at Aqobah Kubro pernuh berkah yang darinyalah Daulah Islam di Madinah Munawwaroh beranjak. Ia tertinggal tanpa ada udzur.</p>
<p style="text-align:justify;">Diantara yang disebutkan pada haditsnya yang panjang bahwa mereka berjumlah tiga orang sebagaimana dalam Kitabullah “ Dan atas tiga orang yang tidak berangkat”. Riwayat-riwayat dalam siroh menyebutkan bahwa pasukan yang keluar ke Tabuk berjumlah 30.000 personil. Berapa sih bilangan tiga dari 30.000? sebuah angka yang tidak akan disebut hari ini. Seandainya kita bertanya kepada orang militer siapapun atau komandan pasukan. Kita katakan kepadanya: “Jika ada tiga pesonilmu dari 30.000 tidak turut berangkat?” sebuah angka yang tidak akan dihitung. Akan tetapi karena besarnya dosa, Allah Azza wa Jalla turunkan dari atas tujuh langit Al Qur’an yang akan dibaca hingga hari Kiamat berkenaan hisab mereka. Yang menguatkan pernyataan kami adalah bahwa jihad pada hari ini wajib secara fardhu ‘ain atas umat dan bisa jadi gugur karena kelemahan. Ketika seorang membaca Al Qur’an, ia akan terheran-heran terjadap sikap berpangku tangannya kebanyakan manusia. Apakah mereka tidak membaca Al Qur’an ataukah mereka membaca namun tidak mentadabburinya?!<br />
Jika telah nyata bagimu akan wajibnya perang maka tidak ada jalan menghindarinya! Kembalilah ke alinea “Kenapa berperang?”, niscaya kamu dapati bahwa para ulama’ itu sedikit dan yang mau beramal nyata diantara mereka lebih sedikit dan yang berjihad lebih sedikit lagi serta yang bersabar lebih sedikit lagi. Jadi mujahidin itu sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit.</p>
<p style="text-align:justify;">Seakan-akan kita lupa wasiat Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Janganlah kalian menjadi orang-orang yang suka mengekor…” Hadits Hasan Gharib sebagaimana dikatakan oleh Tirmidzi. Dan kita lupa prinsip, “Kenalilah kebenaran engkau akan mengenal orang-orangnya”. Maka jam’aah itu bersama kebenaran sekalipun engkau sendiri. Hukum syar’ie telah jelas. Jauh dan jauh berbeda antara kita dengan para saaahabat. Engkau lihat seorang mereka segera saja memecahkan pelindung pedangnya dan tidak lagi memakai kata-kata ‘semoga, barangkali’ dan berikutnya !dari kata-kata yang melemahkan dari jihad. Engkau lihat mereka langsung berlomba-lomba menuju pertempuran.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah Allah memasang kita sebagai hakim manusia. Barangkali belum terwujud pada mereka manaath (standar terkena hukum) yang berupa kelonggaran atau…atau…. Apakah anda dapat memastikan bahwa ulama’ tersebut mendapatkan kemudahan jalan keluar namun mereka tidak mau keluar? Sesungguhnya jumhur (mayoritas) ulama berpendapat jika saling bertentangan fatwa sahabat dengan riwayatnya maka lebih didahulukan riwayatnya daripada fatwaanya berbeda dengan kalangan Hanafy. Lantas bagaimana jika saling bertentangan fatwa seorang ‘alim dengan perbuatannya? Kemudian apakah kamu telah meminta fatwa kepada mereka lalu engkau lihat mereka berpendapat tidak wajibnya jihad ataukah engkau lihat perbuatan mereka. Yang barangkali saja seorang mereka dilarang dari memiliki pasport atau barangkali dia dari kalangan yang “Tidaklah berdosa atas orang buta, pincang, orang sakit&#8230;.”</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah terputusnya Abu Hamid Al Ghozali dari peperangan salib (karena menyendiri beribadah di Baitul Maqdis, pent) merupakan sifat baik dalam kehidupannya ataukah yang ada adalah sebuah tanda tanya??!!</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika sebagian orang mengingkari orang yang terjun menyerang ke tengah barisan pasukan sendirian dan berhujjah dengan ayat; “Dan janganlah kalian campakkan diri kalian kepada kebinasaan” maka bangkitlah Abu Ayyub Radhiyallahu ‘anhu. Ia luruskan pemahaman mereka dan ia bimbing mereka bahwa maksud kebinasaan tersebut adalah tidak mau berinfaq di jalan Allah dan bukannya dalam berjihad. Ia bantah mereka: “Maka berperanglah di jalan Allah. Tidaklah dibebankan melainkan kewajiban dirimu sendiri”.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah bangsa Tartar mau hengkang kalaulah bukan lantaran (ba’dallah) para ulama yang mengobarkan semangat jihad. Demikian pula pasukan salib dan ‘Ubaiidiyyun (perintis dinasti fathimiyyah yang difatwakan kafir oleh para ulama’ Mesir)</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah keluar berjihad para Fuqoha sahabat dan tabi’in? Semoga Allah meramati Sa’id bin Musayyib, Asad bin Furat, Ibnul Mubarok, Bukhari. Mereka adalah para ulama sekaligus mujahidin di saat jihad hukumnya fardhu kifayah. Semoga Allah merahmati Umar Mukhtar, Qossam dan…..Jadi ilmu itu dengan dipraktekkan bukan hanya sekedar dihapal. Kalaulah tidak niscaya iblis itu ulama’ besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Dusta kalian! Tidak, sekali-kali ucapan itu tidak akan dilontarkan oleh seorang ulama’! Seorang ‘alim tidak akan dapat menggugurkan faridhah jihad yang akan langgeng hingga hari Kiamat berdasarkan nash hadits. Adapun orang yang mencampakkan senjata dengan alasan politik itu mengeraskan hati, maka ingatkan orang itu bahwa kebanyakan sahabat telah berpendapat supaya pasukan Usamah bin Zaid (yang dikirim Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelang wafatnya, pent) agar dibubarkan dulu saja dan supaya terkonsentrasi pada persoalan kaum murtaddin. Dan ternyata tidak ada yang teguh selain Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu dan dialah yang benar sendirian. Kemudian seluruh sahabat beralih kepada pendapatnya yang benar itu. Janganlah kalian mengatakan: “Kami tidak ada kemampuan”! sebab kewajiban kalian saat lemah adalah I’dad. Lantas kenapa kalian terus saja melancarkan perang mulut saja. Sedang orang baik di kalangan kita sekedar menulis tentang ‘fadhilah-fadhilah jihad’ atau maenulis sebuah makalah atau menyampaikan sebuah ceramah.</p>
<p style="text-align:justify;">Seakan-akan lantaran banyaknya talbis (pengkaburan) syetan-syetan manusia dan jin sehingga manusia pada zuhud terhadap jihad berperang. Namun demikian “Senantiasa akan terus ada sekelompok dari umatku yang menang….MEREKA BERPERANG…” maka jadilah anda dari kelompok tersebut. Dan jika anda tidak menjadi bagian mereka maka janganlah anda menggembosi mereka sehingga anda akan menghimpun dua keburukan!. Dan jangan lupa bahwa dosa itu ketika tidak ada udzur. Sedang kita menghukumi dhohirnya dan Allah yang akan mengurusi batin. Yang jelas, bagaimanapun juga sebuah masyarakat itu tidak akan pernah kosong dari adanya ulama su’ (jahat).</p>
<p>Jika Mereka Mengatakan : Bayangkan Jika Semua Keluar Berperang, Siapakah Yang Akan Tinggal di Sini. Hal ini Tidak lain Kecuali Tindakan Ngawur! Maka Katakan Pada Mereka :</p>
<p>Jalan para Nabi tidak ada yang istilah ngawur!! Apakah para sahabat itu disebut orang-orang yang bertindak ngawur dan gegabah?! Seandainya anda keluar, saya keluar, Fulan keluar,….seterusnya niscaya akan tercapai kecukupan dan kita kan menang. Akan tetapi kita bertingkah seperti orang-orang munafiq yang suka menyampaikan alasan-alasan; “Dan datang orang-orang badui yang minta uzur supaya diizinkan untuk tidak berangkat”</p>
<p style="text-align:justify;">Syubhatmu tidak lain seperti syubhat orang yang menentang hukuman had pencurian. “Bayangkan kalau hukuman had diterapkan pasti kamu akan melihat manusia berjalan tanpa tangan semua”!? Jika hukuman had diterapkan maka apakah masih akan ada pencuri satupun? Demikianlah seandainya keluar orang-orang sampai batas-batas kecukupan dan menutupi kebutuhan niscaya kita tak butuh lagi manusia lainya. Dan jangan sampai lupa bahwa kebinasaan itu pada sikap tidak mau berinfaq untuk jihad dan bukannya pada tindakan berjihad.<br />
Jika adzan Maghrib dikumandangkan lalu kita bersegera menuju sholat apakah kita lantas sebagai orang-orang yang tergesa-gesa atau bertindak ngawur?! Lha bagaimana sedangkan Kitab, Sunnah dan nash-nash ulama’ menyeru semenjak jatuhnya Andalusia: “Hayyya ‘Alal Jihaad”? akan tetapi di manakah gerangan ‘Pahlawan Thoriq’ yang menyambut seruan?!</p>
<p style="text-align:justify;">Demikianlah sikap para ulama jahat mencampakkan dalil-dalil, menghapusnya dengan satu atau dua kalimat dari alasan-alasan buruk, tuli lagi bisu. Sehingga membuka kelonggaran bagi orang-orang yang gampang memperolok-olok hukum-hukum syari’at, yakni kelonggaran bagi mereka untuk menggambarkan mujahidin sebagai sekelompok anak jalanan yang dikatakan pada mereka : “Ayoo anak-anak muda!! …lalu semua langsung menyambut dengan segera: “Okk, kita jalan!” seperti team sepak bola anak-anak. Padahal gambaran ini sama persis dengan bunyi hadits “..setiap kali mendengar suara menakutkan atau hiruk pikuk ia langsung terbang ke sana….” HR Muslim . lantas pernahkah kalian terbang –sekalipun hanya sekali- ke satu pertempuran diantara pertempuran-pertempuran yang ada.</p>
<p>Jika mereka mengatakan: Akan tetapi jihad dengan harta pada hari ini lebih penting daripada jihad dengan jiwa, maka cukuplah kita berjihad dengan harta kita saja ! Maka katakan pada mereka :</p>
<p>Bahkan jihad dengan jiwa lah yang lebih penting dengan dalil “ Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin jiwa dan harta mereka dengan digantikan jannah bagi mereka” Allah memulai dulu dengan jiwa dalam pembelian ini dimana ayat-ayat lain dimulai dengan harta sebelum jiwa. Sebab harta mendahului jihad dengan jiwa sekedar temporal sesaat. Maka anda tidak akan dapat sampai ke bumi jihad tanpa harta (pesawat, kendaraan, onta….)dan tidak ragu bahwa sebaik-baik jihad adalah orang yang berangkat jihad dengan harta dan jiwanya lalu tidak ada yang kembali pulang sebagimana dalam sebuah hadits.</p>
<p style="text-align:justify;">Realita berbicara; bahwasanya kita tetap butuh personal lelaki. Seandainya jihad fardhu kifayah niscaya anda bolehlah mencukupkan dengan harta. Adapun ketika jihad fardhu ‘ain maka, “Berangkatlah kalian berperang dengan rasa ringan maupun berat” dan “Jika kalian tidak mau juga berangkat berperang pastilah Allah akan menyiksa kalian dengan siksaan pedih”. Ketika jihad telah fardhu ‘ain maka boleh didahulukan daripada sholat menurut tiga madzhab kecuali kalangan Hanbali. Jadi menyerahkan harta tidak mencukupi dari menjalankan kewajiban jihad dengan jiwa sebagaimana membayar sejumlah harta supaya mewakilkan puasanya itu tidak dapat melepaskannya dari tanggungan puasa sendiri ataupun untuk menggantikan sholat fulan. Sebab jihad jika telah fardhu ‘ain maka sudah tidak ada lagi perbedaan sama sekali dengan faridhoh-faridhoh lainya seperti sholat dan shiyam…serta lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kendati mereka berkutat dengan segala ‘macam jihad’ selain jihad perang. Namun apakah anda melihat mereka bersedekah dengan seluruh hartanya atau setengahnya. Ataukah mereka mengharap-harapkan pahala yang lebih banyak kepada Allah dengan 1/10 dari gaji mereka (yang diinfaqkan). Namun untuk 9/10 mereka simpan dan belanjakan kepada keluarganya serta untuk bagian begadang mereka tak terlupakan kemudian mereka mengatakan: “Kami wahai manusia adalah juga mujahidin..mujahidin..mujahidin!!!.</p>
<p>Jika mereka mengatakan kepadamu: “Akan tetapi kami telah banyak memberi manfaat dengan kerja kami disini . Orang ini mendapat hidayah, yang ini telah beriltizam, sedang itu memanjangkan jenggotnya, adapun perempuan telah berhijab. Kebaikan datang dan kaum muslimin senantiasa masih baik dan masih banyak kebaikan di tengah mereka!!!?? Lantas APA FAEDAH YANG KALIAN AMBIL dari PERANG SEKARANG INI??? Kalian ini, apakah yang telah kalian ambil faedahnya?? Melainkan hanya BENCANA DEMI BENCANA dan KETERPURUKAN BEBERAPA TAHUN KE BELAKANG?? Mana HASIL HASIL PERANG?</p>
<p>Katakan kepada mereka CUKUPLAH BAGI KAMI bahwa kami mengambil faedah dari PERANG adalah RIDHO ALLAH kepada kami. Cukuplah bagi kami bahwa kami MENTAATI RABB KAMI dalam hal yang telah DITITAHKAN kepada kami!!! Demikianlah kaum munafiqin dahulu mengatakan. Mereka mengatakan setelah perang Raji’ : “ Duhai celakalah mereka (para Shahabat yang terbantai di Raji’) terfitnah yang binasa begitu saja!! Tidaklah mereka tinggal di tengah keluarganya tidak pula mereka dapat menunaikan misi teman mereka (Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam).</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka akan mengatakan: “Tidaklah meraka (mujahidin) selamat tidak pula mereka dapat MELENYAPKAN KEKUFURAN yang mereka perangi dan tidak pula mereka DAPAT MENEGAKKAN DAULAH ISLAM. . . !!! “ Dan diantara manusia ada saja yang perkataannya membuat kamu terkagum kagum . … “ (QS Al Baqoroh)</p>
<p style="text-align:justify;">Cukuplah bahwa Mujahidin dimana saja mereka berada senantiasa menumbuhkan pada ummat perasaan IZZAH setelah sebelumnya TERTIMPA KALAH MENTAL !!! Bagaimana tidak ? ? Sedangkan Beruang Rusia TIDAK MAMPU MENGALAHKAN BANGSA AFGHAN padahal prosentase kemiskinan mencapai 90 %. Adakah sebuah PARLEMEN –apapun parlemen itu- dengan kekuatannya dapat MENGUSIR RUSIA dari negeri negeri kaum muslimin???<br />
Apakah boleh diUCAPKAN : “ Apasih FAEDAH yang diambil ALI Radhiyallahu ‘anhu dalam MEMERANGI Muawiyah Radhiyallahu ‘anhu ? Bolehkah diucapkan: Apa faedah yang mereka ambil dari UHUD dan dari BILAATHUSSYUHADA ??? Bolehkah diucapkan: “Apa faedah yang kita ambil dari perintahMu Yaaa Rabbanaa??”</p>
<p style="text-align:justify;">Berapa banyak orang bodoh, yang mengatakan seperti burung BEO ; “ Tidaklah Jihad Afghan usai hingga Mujahidin saling berperang sendiri antar mereka”. Berapa banyak mereka orang bodoh itu !!! Jika engkau mau, katakan saja sekalian: mereka adalah para AGEN yang BUSUK!! Seandainya engkau mengeluarkan zakat hartamu kepada Fulan lalu orang itu MURTAD dan memerangi Islam dengan harta tersebut. Apakah lantas kamu total TIDAK MAU BERZAKAT ? Ataukah yang kamu CELA orang orang yang menyelewengkan???<br />
Yang terjadi itu tidak lain hanyalah bagian dari sunnah kauniyah Allah Ta’ala sebab ketika tangan mereka satu Allah kalahkan lewat tangan mereka pasukan Rusia. Maka ketika mereka telah berselisih maka lemah dan hilanglah kekuatan mereka. Jadi dengan bersatu kita akan MENANG dan dengan perpecahan kita akan DIKALAHKAN. Mustahil namanya JIHAD dapat mengakibatkan perselisihan kaum muslimin!!! Orang yang Obyektif lagi adil akan mencela perselisihan mereka sekarang ini dan ia tidak akan mencela JIHAD yang berjalan selama 13 TAHUN.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian bukankah telah murtad salah seorang penulis wahyu; ABDULLAH BIN ABI SARRAH? Apakah lantas Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dicela lantaran Beliau menjadikan orang tersebut sebagai penulis wahyu sebelumnya!!?? Kemudian wahai kalian dan kalian !! Apa yang telah kalian persembahkan untuk DIIN ini ?? Tidakkah yang dipersembahkan oleh mereka yang tetap tinggal di Makkah setelah hijrahnya Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selain malah menyakiti diri mereka sendiri dan ; “ Jihad Utama adalah kalimat Haq dihadapan penguasa LALIM”. HR Ahmad, Hadits Shahih.</p>
<p style="text-align:justify;">Berapa banyak mereka, orang orang PERMUKAAN itu yang mencukupkan diri dengan adanya pemuda yang bisa menjauhi wanita atau yang lain telah memelihara jenggot atau seorang pemudi yang telah berhijab atau permainan islami yang mengganti permainan yang tidak islami atau CD Permainan anak anak islami sebagai ganti yang tidak islami atau dengan adanya majalah dinding di Masjid atau Ma’had Tahfidul Qur’an sebagai ganti kafe kafe malam yang tersebar atau media rusak yang menyebarkan kebobrokan yang merata di seluruh negeri .<br />
Berapa banyak mereka orang-orang PERMUKAAN yang sibuk melakukan ISHLAH (perbaikan) parsial namun LALAI dari yang LEBIH besar dan lebih penting !!!?? Bahkan betapa ‘dalamnya ‘PERMUKAAN orang yang bahagia lantaran dapat memberi makan seorang yang tidak makan selama 2 pekan padahal disampingnya ada orang tenggelam yang teriak minta-minta tolong kepada manusia :”Selamatkan aku , selamatkan aku”. Duhai betapa bagusnya Keberhasilan karya yang diciptakannya. Betapa DALAMNYA permukaan orang yang gembira lantaran sekedar dapat membangun sebuah masjid atau dapat menyampaikan sebuah ceramah di radio atau diperkenankan baginya menulis suatu makalah di pojok Koran pemerintah?! Namun tidak pernah terpikir olehnya persoalan-persoalan besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Janganlah kau putus ekor ular lalu engkau lepaskan, jika engkau seorang pemberani maka ikutkan kepala setelah ekornya</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun orang yang tidak mampu memotong kepala maka ia berkewajiban melakukan I’dad persiapan untuk dapat memotong kepala bukan malah ter-SIBUK-kan dengan memotong ekor. Lantas bagaiman halnya dengan orang yang MALAH sibuk melakukan I’DAD UNTUK SEKEDAR MEMOTONG EKOR !!! Kemudian setelah semua I’dad ini ia merasa cukup dengan ekornya saja, “ Dan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik baiknya”(QS Al Kahfi).<br />
Katakan kepadaku, lantas bagaimana halnya dengan orang yang tidak pernah berpikir sekalipun dalam hal I’dad untuk memotong ekor, sedangkan orientasinya hanya I’dad untuk ZUWAJ (nikah) dengan HUURUN THIIN (bidadari tanah) daripada HURUN’IN (bidadari Jannah) – kalo misalkan ungkapan ini boleh-!!</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah buku buku agama yang menyerbu pasaran itu bertambah atau berkurang ? Apakah orang orang yang disebut sebagai para Da’I semakin bertambah atau berkurang ? Apakah ceramah ceramah, khotbah khotbah, seminar seminar dengan kaset kasetnya itu bertambah ataukah berkurang ?? Sebaliknya, kerusakan dan perusakan apakah semakin bertambah ataukah berkurang? Lebih detailnya, Manakah yang lebih besar prosentasenya : semakin mendekatnya manusia kepada Diin ataukah semakin menjauh ?? Lantas apalah artinya kalau begitu, berada diatas satu manhaj yang mana realita menyeru! “Wahai Manhaj, Sesungguhnya engkau tidak akan menyampaikan kepada target sasaran??” Sedangkan kitabullah menyerunya ;” Berangkatlah kalian untuk berperang baik merasa ringan maupun berat . . . “ Jadi apakah obat kalian itu MUJARAB menyembuhkan ataukah malah MEMBIUS orang???</p>
<p style="text-align:justify;">Berapa banyak sudah orang orang yang kami tidak dapat lagi mengendalikan sepak terjang mereka kendati mereka telah aktif di Masjid semenjak kecilnya. Kami kehilangan kendali mereka lantaran dahsyatnya kekuatan kebobrokan dan kurangnya atau lemahnya daya kebaikan, yakni sikap kurangnya dalam mengambil puncak tertinggi perkara Diin ini.!!! Benaar ! kami telah kehilangan kendali mereka sedang contohnya banyak sekali maka tanyakanlah orang yang berpengalaman :</p>
<p style="text-align:justify;">Jika telah berada diatas yang haram maka tidak ada lagi artinya panjangnya shalat malam</p>
<p style="text-align:justify;">Dan bukan hal yang tersembunyi bahwa pemerintah yang paling toleran saja telah meletakkan garis merah. Mereka (pemerintah) ijinkan rakyat jelata untuk bergerak sesukanya sebelum mencapai batas garis merah tersebut sampai jika mereka telah mendekatinya mereka akan menelan pukulan pemerintah sebelum mereka sampai. Subhanallah ! Memang beberapa kaum (harokah yang tidak berjihad,pent) belum mau mengambil Ibrah dari sejarah sehingga engkau lihat mereka bersikeras ingin mengulang kembali putaran Zaman hingga mereka menelan pukulan yang bisa jadi sebagai babak akhir kebinasaan !!</p>
<p style="text-align:justify;">Tinggal satu pertanyaan yang terlontar ;” Apakah tindakan bijaksana, kita berusaha mencurahkan sekuat tenaga untuk sekedar mencapai ke Garis Merah saja ATAUKAH MEMBEDOL TOTAL garis merah tersebut sampai akar akarnya ??! Apakah kalian benar-benar percaya bahwa “arsitek bangunan” itu dapat melenyapkannya??? Atau kisah kisah dan riwayat riwayat dapat memupuskannya ??? Lantas bagaimana kalian ini memutuskan ?!! bagaimanapun kamu berbuat lalu berbuat maka toh generasi awal mereka telah mendahului semenjak puluhan tahun lalu. Mereka angkat syiar AL-JIHAD SABILUNA (Jihad adalah jalan kami). Namun tidak pernah mempraktekkannya melainkan hanya sedikit. Jika engkau mau, katakan saja ; “memang generasi awal mereka telah banyak mempraktekkannya, namun lihat di manakah mereka sekarang ??!!” Terpenjara, terusir atau diblokade, semoga Allah membebaskan mereka dan menunjukkan kita dan mereka kepada jalan yang lurus.</p>
<p style="text-align:justify;">Permisalanmu sekarang ini -betapapun kamu telah menTARBIYAH, mendidik, mengajar, mengarang dan melakukan amar ma’ruf nahi Munkar serta mengadakan proyek proyek sosial-. Permisalanmu tidak lain hanyalah seperti seorang dokter yang pandai lagi Juru Da’wah, Aktifis lagi di dengar kata katanya yang dijebloskan ke penjara secara Dholim. Lalu ia melihat di dalam penjara seorang buta huruf yang tidak tahu apa apa lalu ia ajari orang tersebut–sebab inilah yang dapat ia lakukan sekarang- maka setelah lewat 10 tahun dikatakan padanya, silahkan anda keluar ! ia mengatakan ;” Tidak, Saya masih melakukan I’dad. Telah ku ajari orang ini sampai ia menjadi dokter yang juga Da’I dan esok akan datang kepada kami lebih banyak lagi para pesakitan yang akan kita ajari hingga kita sampai pada tingkatan standar I’dad lalu kitapun dapat mengeluarkan seluruh pesakitan dari penjara???!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Yaa! Siasat omongan kita seperti orang dungu ini -padahal ia seorang DOKTER-. Seandainya ia benar benar jujur mestilah dia akan mengajarkan mereka bagaimana perang atau sarana sarana yang tercurah ke persoalan perang. Bukan bagaimana Tajwidul Qur’an atau bahasa Arab sebagai bahasa pengantar &#8211; dengan tetap menyadari akan pentingnya Tajwid dan Bahasa Arab-. Namun ketika telah usai dari I’dad ini. Lantas ‘kemarilah kalian menguasai seluruh Ilmu-ilmu syar’I yang hanya setingkat fardhu kifayah’. Silahkan buka Sirah para Salaf !!! Mereka dulu mengajarkan peperangan peperangan Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dengan sariyah sariyahnya sebagaimana mereka mengajarkan surat Al-Qur’an. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Zainal Abidin, Ali bin Husain Rahimahullah (seperti tersebut dalam AlJami’ Li Akhlaaqi rawi karangan Khatib Baghdadi II/195).</p>
<p style="text-align:justify;">Benar, inilah kondisi aktifis baik mereka. Tidak henti-hentinya mengulang-ulang: “Kami tidak punya job (beramal islami, pent) selain apa yang ada pada kami sekarang ini! Kepada orang-orang itu, katakanlah tanpa segan-segan lagi : “Benar kalian. Kalian lebih baik daripada orang yang sama sekali tidak punya orientasi baik di tempatnya maupun kepada soal perang yang memang sama sekali tidak beramal untuk Islam. Akan tetapi Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memberitahukan kepada kita tentang THOIFAH MANSHUROH (kelompok yang akan ditolong Allah) bahwa sifatnya dalah YUQOOTILUUN (mereka berperang). Sudahkah engkau cari mereka?. Betapapun lapangan-lapangan yang kalian beramal di dalamnya, maka lihatlah, apakah tercurah ke lapangan ‘YUQOTILUUN’ atau benar-benar ‘YU’IDDUUN’ (mereka I’dad) untuk perang dan bukannya untuk nikah, pesta ataupun …..</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya kaum muslimin yang berdosa lantaran mereka tidak mau hijrah dari Mekkah sebelum ditaklukkan dari tangan kesyirikan. Mereka-mereka itu mampu untuk berdakwah secara lemah lembut dan pelan-pelan lewat penyebaran buku-buku, kaset-kaset, ceramah-seramah persis seperti yang diperbuat oleh madrasah (baca: harokah dan jama’ah) “Menahan Diri” pada hari ini!!! Kendati ulama sepakat –tak ada perselisihan sama sekali- bahwa jihad perang hari ini paling tidak beralih menjadi fardhu ‘ain lantaran belum sampai kecukupan.</p>
<p style="text-align:justify;">Okelah anda boleh mengatakan : “Sesungguhnya saya di sini dapat memberi faedah dan beramal untuk Islam” seandainya hasilnya selevel dengan berbagai kejadian. Anda berhak lah mengklaim hal itu selama Robbmu yang telah engkau pasrahkan dirimu kepada-Nya tidak mewajibkan kepadamu selainnya. Dan anda tidak boleh mengatakan : “Saya berkewajiban untuk berbuat dan saya tidak akan melihat hasilnya”, sebab orang yang memerangi musuhnya yang dipersenjatai lengkap hanya dengan pisaunya kemudian mengatakan : “Saya akan berbuat dan tidak akan peduli dengan hasil yang buruk”. Tidak ragu lagi orang ini tidak paham Islam karena ia tidak mau mengambil sebab sebab yang diperintahkan Allah kepadanya. Berbeda dengan MUQOTIL (petempur) di jalan Allah yang menjalankan apa yang Allah ta’ala perintahkan dengan mengambil sebab sebab semampu dia “Dan persiapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian mampui”, Kemudian ia maju berperang lalu terbunuh atau tidak memperoleh hasil yang ia harapkan, maka orang ini meraih pahalanya sekalipun tidak menuai hasilnya di Dunia –disertai adanya keikhlasan- sebagai mana yang terjadi pada pasukan pemanah gunung Uhud yang tetap bertahan akan tetapi mereka tidak sempat melihat hasil amal mereka dan terbunuh. Beberapa banyak orang yang perlu dikasihani, yang mengatakan : “ Berperanglah dengan pedang di Era bom atom dan jangan menanti nanti atau melihat hasil !!!, kecuali JIKA MEMANG SAMA SEKALI TIDAK MAMPU melainkan dengan WASILAH itu”.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka selama kita diperintahkan untuk hijrah dan berJIHAD maka tidak ada artinya perkataanmu, “ Saya dapat memberi faedah kepada negaraku di sini”. Baca : “ APAKAH MEMBERI MINUM ORANG HAJI dan memakmurkan MASJIDIL HARAM kalian samakan dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir dan berjihad di jalanNya. TIDAK SAMA mereka DI SISI Allah dan Allah tidak menunjuki kaum yang Dhalim”. Kemudian amal islami yang engkau lakukan di sini dapat engkau lakukan di negeri Islami tersebut –kalao memang ada_baik belajar maupun mengajar. Bahkan Negeri Islam tersebut –jika ada &#8211; ungguh sangat membutuhkan kepada orang orang sepertimu entah kamu berprofesi sebagai dokter atau Farmasi atau ahli kimia . . .. Sangat lebih menghajatkan dari pada negerimu sendiri. Jika “MEKKAH” KERING kerontang maka kamu harus beralih ke Madinah dan Realita menguatkan hal itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah Rabb kita menuntut kita ber-Ubudiyah dengan Syare’at yang ditinggal wafat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bukan dengan Syare’at awal kali Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam diutus sebagai Rasul. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam wafat dalam kondisi mendorong pengiriman pasukan Usamah !!! Lihatlah pula Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bertekad menuju Thaif (diawal da’wah) ketika telah tidak ada lagi harapan dengan Makkah, kemudian beralih lagi ke Madinah sedang kamu MASIH SAJA BERADA DI KOTAMU !!!</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita menjalankan apa yang Allah ta’ala perintahkan kepada kita lantas kita tidak mendapatkan hasil di sana maka kita katakan : “Janganlah kalian putus asa selama kalian tetap mempraktekkan perintah Allah untuk berangkat perang. Sungguh peperangan salib telah berlangsung selama 90 tahun sedangkan Al-Aqsha terkunci tiada Shalat DIDALAMNYA. Kaum Qaramithah (sekte agama syiah) mencabut hajar aswad dari tempatnya selama 41 tahun sampai sampai seorang Qaramithah mengatakan : “Dimanakah BURUNG ABABIL ?”. Demikian pula pada masa kita, para ahli meyakinkan bahwa perang di Chechnya tidak lebih dari tiga hari. Dan sebelum mereka, telah bersikap tegar penduduk BOSNIA yang terkucilkan . Mereka berhadapan bukan didepan SERBIA namun dihadapan KONSPIRASI seluruh dunia atasnya. Sebelum mereka dan mereka, telah wafat HAMZAH Radhiyallahu anhu sedang ia belum melihat Daulah Islamiyah. Telah meninggal Waraqah bin Naufal sedang ia belum melihat kejayaan Nabi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Telah meninggal mereka yang meninggal di Najasy dan mereka belum melihat tersebarnya Islam. Akan tetapi mereka semua tidaklah goncang sebab mereka menjalankan apa yang Allah perintahkan kepada mereka. Adapun “Aku akan berperang dengan pisau saja di Era Atom kemudian aku mengatakan : Tidak usah menunggu hasil” Maka jangan seperti itu sebab ini hanyalah kedustaan dan talbis (tipuan) !!!.</p>
<p>Jika mereka mengatakan : “Saya tidak mau keluar kalau harus meninggalkan negeri Syam karena keutamaan negeri Syam, keutamaan ribath disana, dan berita gembira Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tentang terjaganya Syam dari Fitnah. Dan beramal untuk Palestina lebih baik dan lebih utama dari pada selain Palestina !!!</p>
<p>Maka katakan kepada mereka : “Akan tetapi para Shahabat mau meninggalkan Makkah dan Madinah -apalagi sekedar Negeri Syam- untuk ber Perang di Jalan Allah. Dan Ibnu Umar Radhiyallahu anhu mengepung Romahormuz selama 4 bulan dalam sesaljuan. Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk SALAFUSSHALIH. “Setiap kali mendengar suara menakutkan atau hiruk pikuk (adanya musuh) ia terbang kesana . . .” HR Muslim. Kemudian bahwa sifat THOIFAH MANSHUROH adalah “ . . . YUQAATILUUN (mereka berperang) . . .” lantas apakah kalian ini BERPERANG?, bahkan apakah kalian dengan kerja yang kalian lakukan di sini SEDANG BERRIBATH ??? dan apakah RIBATH itu ??!!! Apakah kalian sekarang ini benar benar di BAITUL MAQDIS ataukah di daerah-daerah sekelilingnya saja !!?? kalau begitu tidak mustahil Turki juga termasuk sekeliling BAITUL MAQDIS?! Dan saya hampir dapat memastikan, seandainya salah seorang kalian dapat kemudahan kontrak kerja di sebuah negara kaya pastilah ia akan TALAQ negeri Syam 3 KALI. Dan alasan kalian –saat itu- bahwa kalian akan mengumpulkan harta untuk PERSIAPAN DI JALAN ALLAH. . . !. Cobalah RENUNGKAN.</p>
<p style="text-align:justify;">Kamu BENAR, bahwa Palestina lebih baik dan lebih utama dari yang lain !!! Bahwa memerangi yahudi lebih utama daripada memerangi Rusia, misalnya. Akan tetapi yang Allah kehendaki dari kita adalah MEMERANGI MEREKA, sedang kalian menghendaki MENGARANG BUKU YANG MENJELASKAN SEJARAH PALESTINA !!! Allah menginginkan kita untuk berangkat PERANG sedangkan kalian ingin MERASA BERAT TINGGAL DI BUMI !!!. Dan supaya kalian menipu masyarakat jelata, kalian mengatakan : “Kami bekerja untuk Palestina !”</p>
<p style="text-align:justify;">Wahai para pengabdi PALESTINA, beritahukanlah kepadaku !!! Seandainya musuh menyerbu suatu negeri bukankah wajib menurut Ijma’ untuk bangkit memerangi mereka dan mengusirnya ??!!! Jadi KEWAJIBAN adalah ber PERANG. Jika kita lemah maka WAJIBLAH I’DAD untuk kewajiban (perang) ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika Syaikh Abdullah Azzam Rahimahullah ditanya : “Bagaimana anda meninggalkan Palestina sedangkan anda adalah putra PALESTINA dan anda malah berperang di Afghanistan? Beliau menjawab : “Masjidmu jika roboh, Apakah kamu lantas meninggalkan shalat sampai masjidmu itu dibangun dulu ataukah kamu pergi dan shalat di Masjid lain ???” Bosnia, Chechnya, Kashmir . . …(Iraq, Moro, Indonesia dan mana saja terhadap Kuffar dan Thoghut,pent) Kapan saja masjidmu diperbaiki atau kapan saja kamu mampu memperbaikinya sendiri maka saat itu kamu silahkan kembali. Apakah perang di Palestina lancar ??? Sesungguhnya pemerintahan pemerintahan yang ada berusaha keras untuk mencegahnya. Seandainya betul-betul telah dibuka front peperangan yang sebenarnya terhadap Yahudi PASTILAH akan kami katakan kepada mereka : “Benar kalian ! Demi Allah, di sini lebih utama daripada di tempat lain. Akan tetapi apakah pedang dapat ditandingi dengan tongkat ? Apakah kita akan menandingi RPG (senjata peluncur roket) hanya dengan batu ???!!</p>
<p style="text-align:justify;">Ya, seandainya memang sama sekali tidak ada Front Islam apapun di suatu tempat di muka bumi dan kita ingin membuka beberapa Jabhah (front-front perang) di beberapa negri terjajah maka yang paling utama –tak ragu lagi- adalah Baitul Maqdis. Akan tetapi jika kita mampu (perang) di tempat lain, apakah lantas kita meninggalkan perang (di tempat lain) dengan alasan I’dad (bersiap) membuka Front Islam di Batul Maqdis? Bagaimanakah?! Dengan sekedar menulis buku-buku dan meluncurkan CD yang menerangkan sejarah Palestina?! DEMIKIANKAH PALESTINA AKAN DIBEBASKAN? Ataukah pergi ke “Madinah” untuk melakukan I’dad kemudian kembali lagi ke “Mekkah” untuk menaklukkannya sebagaimana yang dilakukan oleh Rasul mulia kita Shallallahu ‘alaihi wa Sallam?!</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah Robb kita berfirman : “Janganlah kalian berperang di belahan bumi manapun sampai terbebaskannya Palestina? Apakah saudara perempuanmu Yordania atau Palestina itu lebih penting (!!) daripada perempuan Bosnia atau Tajikistan atau Afghanistan? Kalian ini –kendati ada jeritan muslimah-muslimah- menggembar-gemborkan –minimal dengan bahasa keadaan kalian-: “Kami bekerja untuk Palestina”! Bahkan saya hampir memastikan bahwa kalian wahai para pengabdi Palestina : Hingga seandainya di buka Front peperangan Islam yang jelas Benderanya di Palestina pastilah kalian akan tetap tinggal di negeri-negri kalian dan ALASAN KALIAN MASING-MASING : “Kami mendukung Front perang dalam bidang media dan harta (saja!!, pent). Saya katakan : “Beritahukan pada kami ! Kalian…kalian sendiri, apa yang kalian kerjakan sebelum ada kemudahan “jihad omongan dan kecapekan” menurut ungkapan kalian di hari-hari ini? Kalian di manakah kalian sebelum ada kemudahan menyokong Intifadhoh melalui jalur-jalur (resmi) pemerintah? Tak diragukan, kalian berada dipelukan istri-istri kalian? Atau sedang ‘I’dad’ siap-siap untuk duduk dipelukan istri kalian! Maaf saja, Kebenaran lebih berhak untuk dinyatakan!!</p>
<p style="text-align:justify;">Saat pecahnya perang aku tak mau mencoba (keberanian) diriku, dan saat kekalahan akupun seperti menjangan</p>
<p style="text-align:justify;">Aku Kobarkan semangat perang pada kesatria-kesatria kaumku, dan saat pertempuran aku berlindung di balik punggung mereka (saja)<br />
Bagiku tekad yang dapat membelah air dan memecahkan dua butir telur berturut-turut</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah kelebihan para kesatria, orang sepertiku musuhnya lari duluan sebelum pertempuran??!!</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kalian benar-benar jujur niscaya kalian akan ridho dengan dunia sedikit ala kadarnya lalu kalian infaqkan selebihnya ke pintu-pintu jihad yang kalian sangka itu. Barangkali kalian memandang diri kalian sebagai orang-orang bijak, yang bekerja untuk jangka panjang, jadi tak mengapa kalian begadangan, jalan-jalan ke perkebunan dan club-club untuk bersantai-santai dan mencari hiburan dari penatnya “JIHAD”. Adapun Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan para shahabatnya, maka mereka adalah orang-orang sedikit gegabah/tergesa-gesa ataukah “ZAMAN MEREKA LAIN DENGAN ZAMAN KITA”!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian mereka menganggap dirinya seperti ‘Sholahuddin’ yang melakukan persiapan untuk memerangi kaum salibis. Dan tahukah kamu bahwa I’dadnya Sholahudin semuanya tercurah di medan-medan perang : belajar memanah, (kalo sekarang) tank-tank, pesawat-pesawat….sedang I’DAD KALIAN TERCURAH DI SAKU-SAKU BAJU DAN ‘KURS UANG’! Bandingkan saja antara kehidupannya dengan kehidupan kalian. (Perjuangan) Palestina kalian dengan omongan, begadangan dan fhoto-fhoto sedangkan (perjuangan) Palestina dia dengan luka-luka dan kerja keras siang dan malam !!</p>
<p style="text-align:justify;">Rujuk ulang tema “Zaman mereka beda dengan zaman kita” supaya engkau dapat melihat apakah I’dadmu di negrimu yang kamu sangka demi Palestina itu dibenarkan Syari’at ataukah kamu benar-benar tertipu!. Rujuk ulang tema “Perbaikan-perbaikan parsial” dan “Kenapa Jihad”??</p>
<p>Jika mereka mengatakan : “Barangkali mereka (mujahidin) adalah para agent! jadi kita tidak lagi dapat membedakan mana yang benar-benar mujahid dengan agent. Maka yang terbaik bagi kita adalah Uzlah (mengucilkan diri) daripada hijrah?! Dan tidak ada jihad tanpa ijin seorang Amir yang menghimpun kaum muslimin!</p>
<p>Maka katakan kepada mereka : “Tuduhan-tuduhan selama kalian tak mengadakan bukti-bukti maka orang-orang yang melontarkan hanyalah pendakwa saja”.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan ucapan kalian ini, kalian telah meruntuhkan ilmu jarh wa ta’dil semuanya. Kemudian banyak di kalangan orang-orang yang suka menggembosi dari para ulama’-ulama’ penguasa –sekaligus penghalang dakwah-, mereka menjejali (istana) penguasa yang dzalim dan mencari-carikan udzur untuknya. Padahal kesesatannya jelas. Lantas kenapakah kalian tidak menimbang (baca:menilai) dengan neraca sama terhadap orang yang lahiriyahnya baik dari kalangan mereka yang berperang sedang mereka jelas-jelas di atas haq.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya engkau lihat mereka jika ada seorang yang mengkafirkan penguasa maka mereka membelanya, mempertahankannya dengan kata-kata dan menyatakannya sebagai PENGUASA YANG BUDIMAN?!. Lantas jika sebuah jama’ah Islam yang berperang di suatu tempat dianggap baik-bersih, engkau lihat mereka menyebarkan kedustaan-kedustaan radio kafir dan mereka besar-besarkan (kesalahan) sebiji supaya menjadi satu kubah. Apakah seperti ini pantas bagi orang-orang yang bersikap OBYEKTIF?!<br />
Sesuai ungkapan mereka :</p>
<p>Ia sebagai singa terhadapku Namun dalam peperangan ia burung unta<br />
Amat menjijikkanlah meraka itu.</p>
<p>Jika engkau meragukan sebuah Front maka silahkan mencari Front lain untuk berperang dan ia ada berdasarkan Nash Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Jadi CARILAH BENDERA YANG BENAR dan jangan engkau BOLEHKAN dirimu DUDUK BERPANGKU TANGAN di rumahmu MENYEBARKAN KERAGU-RAGUAN seperti orang MUNAFIQIN. Engkau berkata : “Mereka telah tertipu oleh agamanya”.</p>
<p style="text-align:justify;">Sudahkah engkau benar benar berusaha –sekalipun dengan bertanya- untuk mengetahui berita berita mujahidin dan tempat mereka ataukah engkau mencukupkan diri dengan berita yang disebarkan oleh KANTOR KANTOR berita KAFIR atau agen agennya??? Apakah sikap ini pantas bagi ORANG ISLAM ??!! Dimanakah anda dengan situs situs mereka sekalipun lewaat INTERNET ??</p>
<p style="text-align:justify;">Rasul kita Shallallahu ‘alaihi wa Sallamlah yang menyampaikan berita gembira kepada kita :”Diin ini akan senantiasa tegak. Yang akan berperang diatasnya sekelompok dari kaum muslimin hingga tibanya hari kiamat”. HR Muslim. Dalam suatu riwayat :”Senantiasa ada sekelompok dari Ummatku . . . YUQOOTILUUN (mereka berperang) . ..”. Sudahkah engkau mencari TAHU sebagaimana engkau mencari tahu peluang kerja yang akan mengumpulkan harta di suatu negara teluk atau sebagaimana engkau mencari tahu perdagangan menguntungkan yang ditawarkan kepadamu di suatu majalah atau mencari tahu tentang orang yang meminang anak perempuanmu??? Percayalah kepadaku, Saya tidak melihat kebanyakan dari kita yang peduli dengan hal ini kecuali yang dirahmati Allah. Barangkali demi hal itu semua engkau tanya berhari hari dan berbulan bulan sampai engkau condong kepada salah satunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian sudah maklum bahwa perang dahsyat antara Romawi dan Persia selalu terjadi. Lantas apakah mungkin bagi seorang berakal mengatakan : “Bahwasanya kaum muslimin tatkala mendahului menyerang Romawi pada perang Mu’tah, mereka adalah agen agen Persia. Sedangkan yang ada hanyalah bertemunya kepentingan sama. Jadi peperanganmu terhadap Romawi –yang itu wajb atas ummat- adalah memang MENGGEMBIRAKAN Persia. Akan tetapi setelah melewati berbagai peperangan yang mereka usai dengan Romawi maka mulailah mereka memerangi Persia. Jadi bertemunya kepentingan kepentingan sama tanpa adanya kesepakatan bukan berarti menjalin hubungan atau agen. Persoalan ini jelas tidak ada samarnya. Saya pernah tantang orang yang menyangka Mujahidin sebagai agen, supaya dia mendatangkan satu dalilpun melainkan hanya beraikan dakwaan omong kosong yang berlaku pada orang jelata”. !!</p>
<p style="text-align:justify;">Dan seakan akan saya melihat mereka akan menuduh Shalahuddin sebagai agen pada hari hari PERANG SALIB kendati telah jelas benderanya dan alasannya itu-itu juga; “Hari hari ini adalah masa penuh Fitnah. Kebenaran tidak diketahui. Siapa tahu barangkali Shalahuddin agen yang bekerja bagi Timur atau bagi kaum Salibis sendiri dan dari mana anda dapat memastikan pengobaran semangat perangnya dan peperangannya bukan demi pangkat, jabatan dan kekuasaan!!!?? Khususnya usahanya memecah kesatuan kaum musimin dan mencerai beraikan upaya mereka dengan tindakannya menghabisi Bani Fathimiyah yang muslim itu !!! (padahal fatwa seluruh ulama’ Sunnah mereka adalah Murtaddin, pent-)</p>
<p style="text-align:justify;">Beritakanlah kepadaku, Wahai orang orang berakal dengan apa kalian akan MENJAWAB ??? apakah kalian akan minta menyingkir ataukah kalian akan mengangkat suara kalian untuk mendukung Shalahuddin dan mencela bani Fathimiyah yang mendakwa-kan kezindiqan yang dianggap sebagai kaum muslimin dikalangan orang orang AWAM atau agen !!!</p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan anda baca perkataan para Ulama tentang Hijrah supaya anda TAHU bahwa hijrah itu sebagai fase yang mendahului Uzlah yang disangka itu -sedang saya tidak melihatnya melainkan hanyalah UZLAH (menyingkir) dari KEBENARAN dan menolongnya-</p>
<p style="text-align:justify;">1. Fathul Bari VI/308 Daarul Ma’rifah : “Maka tidak wajib Hijrah dari suatu negri yang ditaklukkan kaum muslimin. Adapun sebelum ditaklukkan negeri maka kaum muslimin yang ada di situ pada salah satu dari tiga kondisi; yaitu pertama, mampu hijrah darinya. Ia tidak mampu Id-haruddin dan tidak pula mampu MENJALANKAN KEWAJIBAN kewajibannya maka hijrah darinya wajib. Kedua; mampu namun ia dapat Id-haruddin dan menjalankan kewajiban kewajibannya maka hukumnya Mustahab (dianjurkan) demi memperbanyak dan menolong kaum muslimin di sana serta memerangi orang kuffar dan aman dari penghianatan mereka. Juga terhindar dari melihat kemungkaran ditengah mereka. Ketiga, lemah lantaran ada udzur karena tertawan, sakit, atau lainnya maka ia boleh menetap dan jika ia memaksakan diri keluar maka ia diganjar pahala “. Pada juz VII/229 :” Ibnu Umar telah menerangkan secara jelas maksud hadits yang diriwayatkan oleh Isma’ily dengan lafadz : hijrah kepada Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam terputus setelah fathul Makkah dan Hijrah tidak terputus selama ada orang Kuffar yang diperangi. Yakni selama didunia ada kekufuran, Jadi Hijrah wajib darinya atas siapa yang masuk Islam dan khawatir terfitnah pada agamnya. Dipahami bahwa seandainya ditakdirkan di dunia akan tetep ada negeri KAFIR maka HIJRAH tidak akan PUTUS , Lantaran terputus yang mewajibkannya. Wallahu a’lam”.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Fathul Bari juz VI/122 Daarul Fikri : “Berkata Khitoby dan yang lain; Dahulunya Hijrah wajib pada awal Islam atas orang yang masuk Islam karena sedikitnya kaum muslimin di Madinah dan perlunya mereka untuk berkumpul maka ketika Allah taklukkan Makkah, manusia masuk ke Diinullah secara bergelombang maka gugurlah kewajiban Hijrah ke Madinah dan tetaplah kewajiban Jihad dan niat atas orang yang menjalankannya atau datang khusus kepadanya.” Selesai perkataan beliau.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan juga hikmah wajibnya hijrah bagi orang yang masuk Islam supaya selamat dari siksaan (gangguan) keluarganya yang kafir. Mereka menyiksa orang yang masuk Islam sampai mau keluar dari Diinnya. Tentang mereka turunlah ayat : “Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan mendholimi diri mereka sendiri, Malaikat berkata : “Dalam keadaan apa kalian ini? Mereka berkata : Kami adalah orang yang tertindas di bumi , Malaikat berkata : Bukankah bumi Allah itu luas sehingga kalian bisa hijrah ke sana ?”. Hijrah ini hukumnya tetap berlaku bagi siapa yang masuk Islam di negara kafir dan mampu keluar darinya. Nasa’I telah meriwayatkan : “Allah tidak menerima amalan dari seorang Musyrik setelah ia masuk islam atau ia memisahkan diri dari kaum Musyrikin” Ini dipahami atas orang yang tidak aman terhadap Diinnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada Juz VII/631: “. . . Kami mengunjungi ‘Aisyah . .. lalu kami menanyakan kepadanya tentang Hijrah ? Ia berkata : “Tidak ada hijrah pada hari ini. Dulu kaum mukminin salah seorang mereka lari menyelamatkan Diinnya kepada Allah ta’ala dan RasulNya karena takut terfitnah atasnya. Adapun pada hari ini Allah telah memenangkan Islam. Dan pada hari ini orang menyembah Allah dimana saja ia suka akan tetapi tetap jihad dan Niat”.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengenai Hadits :”Hijrah tidak terputus selama Kuffar diperangi” Rijal sanadnya Tsiqah, Berkata Ibnu Nuhas dalam Tahdzib Masyariqul Aswaq hal 83 :” Hadits tersebut menunjukkan wajibnya Jihad dan bukan wajibnya Hijrah. Maknanya setiap yang beriman dan berjihad memerangi Kuffar maka ia tergolongkan kepada kaum Muhajirin dalam keutamaan sekalipun ia tidak hijrah meninggalkan negerinya “!!</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Nasa’I dan Ibnu Hibban :” . . . selama musuh diperangi” Pada Thabrani : “ Sesungguhya hijrah tidak terputus selama ada jihad”. Rijal sanadnya Tsiqah sebagaimana dikatakan Haytsami. Terang sekali jawaban Shoodiqul Masduq Shallallahu ‘alaihi wa Sallam ketika ditanya salah seorang Shahabat :”. . Hijrah apa yang paling utama ? Beliau jawab : “Jihad” , Shahabat itu bertanya : “Apa itu Jihad? Beliau menjawab : “engkau memerangi orang kafir jika menjumpai mereka”. Shahabat tadi bertanya :”Lantas jihad apa yang paling utama? Beliau menjawab : “Siapa yang terlukai kudanya dan tertumpahkan darahnya “. HR Ahmad, hadits shahih</p>
<p style="text-align:justify;">3. Fathul Bari XIV/ 535 Daarul Fikry , Bab Siapa benci dari turut memperbanyak jumlah . . . no 7085 : “. . . bahwa beberapa orang kaum muslimin mereka bersama orang Musyrikin memperbanyak jumlah kaum musyrikin dalam menghadapi Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam . . . lalu Allah menurunkan ayat :“Sesungguhnya orangorang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan mendholimi diri mereka sendiri, Malaikat berkata : “Dalam keadaan apa kalian ini? Mereka berkata : Kami adalah orang yang tertindas di Bumi , Malaikat berkata : Bukankah bumi Allah itu luas sehingga kalian bisa hijrah kesana ? Mereka tempat tinggalnya Jahannam dan ia seburuk buruk tempat kembali”</p>
<p style="text-align:justify;">Berkata Ibnu Hajar Rahimahullah :”Didalamnya terdapat penyalahan terhadap orang yang menetap ditengah ahli maksiat dengan pilihannya sendiri bukan karena maksud yang dibenarkan seperti mengingkari mereka misalnya atau harapan menyelematkan muslim dari binasa. Orang yang mampu beralih meninggalkan mereka tidak mendapatkan udzur. Sebagaimana yang terjadi pada mereka yang masuk islam dan dicegah dari hijrah oleh keluarganya yang musyrik kemudian mereka keluar bersama kaum musyrikin bukan untuk maksud memerangi kaum muslimin Namun untuk menampakkan jumlah mereka yang banyak di mata kaum muslimin. Maka terjadilah hukuman bagi mereka lantaran itu”.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada juz IX/141 no 4596 seputar turunnya ayat diatas :”Said bin Jubair menyimpulkan dari ayat ini WAJIBNYA HIJRAH dari negeri yang dilakukan kemaksiatan padanya”. Sebab disana ada unsur memperbanyak Jumlah. Pada Juz XIV/500 DaarulFikri kitab Fitan :”Dari hadits ini diambil anjuran hijrah dari negeri yang terjadi penampakan fitnah disana sebab ia merupakan sebab terjadinya fitnah . . . Berkata Ibnu Wahb : “Dari Malik, ditingglkan negeri yang dilakukan kemungkaran secara terang terangan di dalamnya dan hal itu telah dilakukan oleh sekelompok kaum salaf”. Pada Juz XIV/563 , Kitabul Fitan : “Telah disaksikan . . .Negeri diantara negeri kaum muslimin yang diserbu oleh orang kuffar lalu mereka membabatkan pedang kepada penduduknya. Hal itu pernah terjadi dari Khawarij dulu kemudian QARAMITHAH kemudian TARTAR akhir akhir ini dan Allahlah tempat minta tolong . . . Adapun siapa yang memerintah (kebajikan) dan melarang (kemungkaran) maka mereka adalah orang mukmin sebenarnya. Allah tidak akan mengirim adzab atas mereka bahkan Allah akan menolak adzab dari mereka. Hal itu dikuatkan oleh firman Allah ta’ala : “ dan tidaklah Kami membinasakan negeri negeri melainkan penduduknya dholim . . “ MENUNJUKKAN ATAS PERATAAN ADZAB BAGI SIAPA YANG TIDAK MENCEGAH KEMUNGKARAN SEKALIPUN DIA TIDAK MELAKUKANNYA. Firman Alah ta’ala : Maka janganlah kalian duduk bersama mereka sampai mereka mengalihkan pembicaraan kepada yang lain. (jika tidak mau) berarti kalian seperti mereka” . dari ayat ini dapat diambil pelajaran disyareatkannya lari dari orang kafir dan orang orang dholim sebab tetap tinggal bersama mereka termasuk tindakan mencampakan diri pada kebinasan. Ini jika dia tidak menyokong mereka dan tidak pula ridho terhadap perbuatan mereka. Jika ia menyokong atau ridha maka ia termasuk mereka. Ini dikuatkan oleh perintah Rasul Shallallahu ‘alaihi wa Sallam untuk seger a keluar meninggalkan negeri Tsamud . . . Dengan hadits terdapat peringatan dan ancaman keras bagi siapa yang DIAM DARI MENCEGAH (KEMUNGKARAN) lantas bagaimana halnya dengan ORANG YANG BASA BASI CARI MUKA ??? Bagaimana dengan orang yang RIDHO ?? dan bagaimana dengan ORANG YANG MENYOKONG ??? Kita memohon keselamatan pada Allah “. Saya katakan : “ini hanyalah lantaran sekedar nampaknya kemaksiatan, lantas bagaimana jika hukum-hukum Allah dilenyapkan? Bahkan engkau dipaksa bermaksiat kepada Allah dari yang kecil hingga yang besar”. Abu Darda’ rodhiyallahu ‘anhu telah meninggalkan Muawiyah Radhiyallahu ‘anhu di Syam ketika ia menyelisihi satu satu hadits. Disebutkan ia tidak tinggal bersamanya.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Dalam Mughnil Muhtaj karangan Syarbiny ;: “….Muslim yang tinggal di Darul Harby jika ia dapat idh-haruddin disebabkan posisinya sebagai orang yang ditaati kaumnya atau karena marganya yang melindunginya sedang dia tidak khawatir fitnah terhadap dinnya, maka dia dianjurkan hijrah ke Darul Islam supaya ia tidak turut memperbanyak jumlah mereka….sedang tidak wajibnya dikarenakan ia mampu idh-haruddin”.</p>
<p>Berikut ini silahkan anda simak perkataan para ulama’ BERKENAAN IJIN AMIR :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Dalam Mughni IX/166 : “Persoalan jihad dipasrahkan kepada Imam (Kholifah) dan ijtihadnya dan wajib atas rakyat menaatinya dalam kebijakannya tentang hal itu…Masing-masing kaum memerangi orang-orang disekitarnya melainkan jika pada sebagian tempat belum memenuhi orangnya maka dialihkan satu kaum lain kepada mereka…JIKA IMAM (KHOLIFAH) TIADA MAKA JIHAD TIDAK BOLEH DITUNDA SEBAB MASLAHAT JIHAD AKAN LENYAP DENGAN MENGUNDURKANNYA….jika Imam mengirim pasukan dan mengangkat atas mereka seorang komandan lalu ia meninggal atau terbunuh maka pasukan boleh mengangkat salah seorang dari mereka sebagai amir sebagaimana yang dilakukan sahabat-sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada pasukan Mu’tah….”</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam juz IX/174 : “Jika musuh datang maka jihad berubah menjadi fardhu ‘ain atas mereka. Maka wajib atas seluruh manusia sehingga tidak boleh seorangpun meninggalkannya. Jika telah tetap persoalan ini maka mereka tidak boleh keluar melainkan dengan ijin Amir. Sebab persoalan persang dipasrahkan kepadanya dan dailah yang lebih tahu tentang banyak sedikitnya jumlah personal musuh….maka selayaknya dikembalikan kepada pendapatnya sebab itu lebih hati-hati bagi kaum muslimin. Kecuali jika berhalangan minta ijin disebabkan SERANGAN SURPRISE dari musuh sehingga tidak wajib minta ijin kepadanya sebab maslahat…oleh karenanya kuffar menyerang gembalaan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kepergok oleh Salamah bin Akwa’..lalu ia perangi mereka..maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memujinya seraya bersabda: “Sebaik-baik pasukan infantri kita adalah Salamah bin Akwa’” jadi jika tidak ada Imam (Kholifah) di sana dan sekelompok beraksi seperti perbuatan Salamah rodhiyallahu ‘anhu tersebut maka itu lebih boleh lagi . wallahu a’lam</p>
<p style="text-align:justify;">2. Dalam Kasyful Qina’ karangan Buhuti III/73 : “Dan tidak boleh berperang melainkan seijin Amir sebab ia lebih tahu perang dan persoalan perang dipasrahkan kepadanya…kecuali jika datang tiba-tiba kepada mereka musuh menyerang yang dikhawatirkan maka berhenti ijin sebab hajat membutuhkan kepadanya disebabkan mengundurkannya akan ada madhorot. DAN SAAT ITU TIDAK BOLEH SEORANGPUN UNTUK BERPANGKU TANGAN TIDAK TURUT PERANG kecuali orang yang dibutuhkan tidak berangkat demi menjaga tempat, keluarga dan harta serta siapa yang tidak ada kekuatan untuk keluar, orang yang dicegah imam dan siapa yang tidak mendapatkan peluang yang mereka khawatirkan akan lenyap jika dibiarkan saja peluang tersebut supaya minta ijin dulu kepada amir maka mereka boleh keluar tanpa ijinnya supaya kesempatan tersebut tidak hilang begitu saja. Dan dikarenakan jika musuh tiba maka jihad menjadi fardhu ‘ain sehingga tidak seorangpun yang boleh untuk tidak berangkat” beliau mengambil dalil dengan kisah Salamah bin Akwa’ rodhiyallahu ’anh.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Dalam Mughni Muhtaj IV/220 : “Makhruh berperang tanpa ijin Imam (Kholifah) atau wakilnya demi kesopanan kepadanya dan karena ia lebih tahu daripada yang lain tentang kemaslahatan jihad…catatan: Bulqiny mengecualikan dari hukum makhruh dengan beberapa kondisi: PERTAMA, maksud (yang ditarget) akan hilang lantaran pergi untuk minta ijin dulu, KEDUA; jika Imam menggugurkan perang. Dia beserta tentaranya lebih perhatian kepada urusan-urusan dunia sebagaimana yang disaksikan. KETIGA; jika berprediksi kuat seandainya harus minta ijin dulu, ia bakal tidak dijinkan…” saya katakan: hukum ini saat jihad fadhu kifayah sebab ia berupa serangan invansi lantas bagaimana saat fardhu ‘ain? Coba anda renungkan.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Berkata Ibnu Nuhhas dalam ringkasan tahdzib Masyari’ul Asy-waq Fie Fadho-ilil Jihad hal; 367 “Dikecualikan dari hukum makhruh (yakni jihad tanpa ijin Kholifah, pent) beberapa kondisi sebagai berikut: PERTAMA jika seseorang atau sekelompok orang minta ijin untuk berjihad lantas maksud yang ditarget lenyap. Sebab jihad adalah kondisi mendesak yang tidak menunggu-nunggu untuk diundur atau proses minta ijin. KEDUA ; jika Imam menggugurkan jihad dan ia beserta tentaranya lebih perhatian kepada dunia seperti yang dilihat di masa-masa ini dan di semua tempat. Maka tidak makhruh jihad tanpa ijin Imam sebab Imam menggugurkan jihad sedang mujahidin menjalankan kewajiban yang digugurkan. KETIGA; jika ada orang yang ingin berjihad, ia tak kuasa minta ijin sebab ia tahu sekiranya minta ijin bakalan tidak dijinkan. Berkata Ibnu Qudamah: “Jika Imam tiada maka jihad tidak boleh diundurkan sebab maslahat jihad akan lenyap dengan mengundurkannya”.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Syaukani dalam Nailul Author VIII/31 : “Sabda Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam; Jihad akan tetep berlangsung …&#8230;sampai akhir bunyi hadits; sebagai dalil bahwa jihad akan senantiasa berlaku selama eksisnya Islam dan kaum muslimin hingga munculnya Dajjal”</p>
<p style="text-align:justify;">Ibnu Hajar dalam Fathul Baary VI/144: “Bab “Jihad terus berlangsung bersama orang baik dan fajir (pendosa)” berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Kuda tertulis kebaikan di ubun-ubunnya hingga hari kiamat”…dalam hadits tersebut terdapat motivasi/dorongan mencintai perang di atas kuda, juga terdapat berita gembira dengan tetap eksisnya Islam dan pemeluknya hingga hari kiamat. Sebab dari konsekwensi eksisnya jihad adalah eksisnya mujahidin, sedangkan mereka adalah kaum muslimin. Ia seperti bunyi hadits yang lain; “Senantiasa ada Thoifah (kelompok) dari umatku yang berperang di atas alHaq”….”</p>
<p style="text-align:justify;">6. Dalam Bada-I’ Shonaa-I’ karangan Kasany VII/98 ; “Adapun jika Nafiir (seruan perang/mobilisasi secara umum) merata seperti musuh menyerang suatu negri maka jihad fardhu ‘ain atas tiap-tiap individu dari kaum muslimin yang mampu berdasarkan firman Allah ta’ala : “Berangkatlah kalian berperang dengan merasa ringan maupun berat”….keluar… tanpa ijin orang tua sebab hak kedua orang tua kalah dalam persoalan-persoalan fardhu ‘ain seperti shoum, sholat….” Apakah Amir perlu dimintai ijin dalam fardhu sholat, maka dipahami pula bahwa jika jihad telah FARDHU ‘AIN maka hukumnya seperti itu pula.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan seandainya seorang khalifah Abbasiyyah tidak memberikan ijin bagi Shalahuddin ( disaat terjadi serbuan kaum Shalibis, pent-), Apakah lantas secara syar’I ia wajib mendengar ??? Ini terhadap Khalifah yang lemah kekuasaannya lantas bagaimana jika kholifah memang tidak ada wujudnya seperti keadaan kita ini ??? Jadi, bedakan antara adanya Khalifah dan mau jihadnya sehingga harus mengambil pendapatnya dan antara adanya khalifah dengan tidak mau jihadnya serta antara kondisi sama sekali tidak ada khalifah. Dua kondisi ini kembali kepada masing masing keduanya sebagaimana yang telah jelas. Dan anda jangan sampai lupa dengan Thaifah Manshurah yang berperang. Carilah kelompok tersebut sebab ia eksis setiap zaman, sebagaimana Nash hadits.</p>
<p>Jika mereka mengatakan : “ Akan tetapi jika kami keluar ke suatu tempat ini untuk I’dad, kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada kami setelah itu. Kami tidak tahu kemana kami akan pergi dan siapa yang akan kami perangi. Barangkali kami keluar untuk perang namun kami tidak memperoleh Mati Syahid. Jadi siapa yang menjamin kami hal itu. Dan boleh jadi setelah itu kami tidak bisa kembali ke negeri kami ??</p>
<p>Maka katakanlah; tempat tempat yang selayaknya dibebaskan amatlah banyak sedang JABHAH (front perang) tidak akan dibuka kecuali dengan orang orang yang telah berI’dad dan terlatih. Dan anda tidak pergi untuk I’dad dan berlatih sampai dibukanya dulu suatu Front. Jadi kita jatuh pada saatu masalah berputar putar : “sekali kali kami tidak akan keluar sampai dibukanya sebuah front dan FRONT tidak akan DIBUKA sampai keluarnya orang orang semisalmu dan terlatih, Lantas KAPAN JABHAH ITU AKAN DIBUKA ???!!</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah Rasul kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan jaminan jaminan kepada Shahabatnya sampai mereka mau keluar ataukah mereka adalah orang orang yang : “Setiap kali mendengar suara hiruk pikuk atau menakutkan ia terbang kesana . . .”. HR Muslim . Perhatikan kata : “MENDENGAR” dan bukannya bersabda : “Memeriksa dulu, meneliti, mengkaji secara cermat, memasukkan kemusykilan kemusykilan atau mengambil sumpah tegas . . . “.</p>
<p style="text-align:justify;">Cukuplah bagimu engkau hidup di suatu negeri yang menerapkan Syari’at Islam secara total kendati engkau mesti makan batu dengan mereka !! Pokoknya, anda jangan buru buru, tanya dan mencari tahulah JANGAN SAMPAI SYAITHAN MEMPERMAINKANMU. Jika engkau jujur pada Allah maka Allahpun akan membenarkan kejujuranmu. Sejarah membuktikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Cukuplah bagimu bahwa : “ Barangsiapa melangkahkan kaki dijalan Allah lalu meninggal atau terbunuh atau dilemparkan oleh kudanya atau untanya ataupun disengat binatang berbisa atau meninggal di atas kasurnya, meninggal dengan cara apapun yang Allah kehendaki maka ia Syahid dan ia mendapatkan Jannah” HR Abu daud, Hakim. Hadits Hasan. “Siapa memohon kepada Allah Mati syahid dengan jujur maka Allah akan sampaikan ia kepada kedudukan para Syuhada sekalipun meninggal di atas kasurnya”. HR Muslim . Pada satu riwayat Muslim :” Barang siapa minta Mati Syahid dengan jujur akan diberikannya sekalipun ia tidak mendapatkannya” Maka jangan sampai engkau diperdaya oleh orang yang mengatakan kepadamu :” Apakah kamu dapat menjamin akan gugur di sana dalam keadaan Ribath atau mati Syahid !!?? Allah telah menjamin Jannah bagi Mujahid “jika terbunuh ataupun meninggal lantaran tenggelam atau terbakar atau dimangsa binatang buas”. HR Nasa’I dan Ahmad, hadits shahih.</p>
<p style="text-align:justify;">“Siapa yang keluar dari rumahnya untuk berjihad di jalan Allah Azza wa Jalla . . . lalu tersungkur dari binatang tunggangannya dan meninggal maka telah tetap pahalanya di sisi Allah ataupun ia tersengat oleh binatang maka telah tetap pahalanya di sisi Allah. Atau ia meninggal biasa maka telah tetap pahalanya disisi Allah . . . “ Hadits dinyatakan shahih oleh Hakim dan disepakati oleh Dzahaby . Khalid Radhiyallahu ‘anhu telah berusaha ke arah itu namun toh juga tidak mendapatkannya.</p>
<p>Jika mereka mengatakan : “ akan tetapi kami melihat ditengah barisan Mujahidin terdapat bermacam macam kesalahan ?? !!!</p>
<p>Maka nyatakan kepada mereka : “Pada asalnya jihad itu wajib bagi ummaat secara keseluruhan bukan hanya orang khususnya saja. Sedangkan kesalahan itu, tidak ada satu masyarakatpun yang lepas darinya, sekalipun itu dalam barisan orang orang yang rajin Shalat jama’ah di masjid. Apakah anda lantas mengahapuskan shalat jama’ah lantaran adanya suatu kesalahan di sebagian Jama’ah Shalat. Apakah boleh dinyatakan : “ Tinggalkanlah amal shaleh dulu sebelum engkau bersih dari keburukan yang ada pada dirimu. Ataukah dikatakan “Tetapkanlah Al-haq yang sudah ada dan lepaskanlah yang bathil ?</p>
<p style="text-align:justify;">Madzhab Ahlus Sunnah wal Jama’ah menyatakan bahwa manusia terkadang menghimpun keimanan dan kesesatan pada satu masa bersamaan. Maka kita mencintainya lantaran kebaikan yang ada padanya dan membencinya jika didapati pada dirinya kemaksiatan. Ingatlah peristiwa di mana Rasul kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari mencerca peminum khamr tatkala dihadapkan untuk dijilid dan Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi alas an :” Jangan kalian melaknatnya !! Demi Allah saya tidak mengetahui selain ia mencintai Allah dan RasulNya. HR Bukhari. Rasul kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri berlepas diri dari tindakan Khalid Radhiyallahu ‘anhu tatkala membunuh beberapa kaum yang tidak dapat mengungkapkan keislamannya secara baik lalu mereka berkata : Soba’na “(yang maksudnya; kami telah masuk Islam) lalu Khalid Radhiyallahu ‘anhu membunuh mereka. Maka Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Yaa Allah sesungguhnya aku berlepas diri kepadaMu dari apa yang diperbuat Khalid (HR Bukhari). Namun demikian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak lantas mengucilkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah demikian ini petunjuk Islam dalam berinteraksi terhadap orang-orang, lantas mengapakah kita menakar dengan dua timbangan.</p>
<p>Jika mereka mengatakan : “Sesungguhnya ayah-ayah kami dan ibu-ibu kami tidak memperbolehkan kami dan istri-istri kami akan tinggal sendirian?</p>
<p>Maka nyatakan kepada mereka: “Tidak, demi Allah. Tidak boleh seorangpun dimintai ijin dalam menjalankan salah satu kewajiban fardhu ‘ain. Adakah engkau minta ijin kepada istri atau ayah atau ibu untuk sholat atau puasa? Maka jika jihad beralih menjadi fardhu ‘ain, tinggalkan untuk mereka bekalan secukupnya lalu kamu berangkat pergi, sebab perkaranya lebih penting dan berbahaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah Nabimu Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabari kita tentang tipudaya syaithon dalam perkara fardhu kifayah: “Sesungguhnya syaithon duduk menghalangi anak Adam di jalan Islam. Syaithon katakan kepadanya: Engkau masuk Islam dan meninggalkan agamamu dan agama leluhurmu?! Lalu orang tersebut menyelesihinya dan masuk Islam maka diampuni baginya. Lalu syaithon duduk menghalanginya di jalan hijrah seraya mengatakan : engkau hijrah dan meninggalkan bumi dan langitmu?! Maka orang tersebut menyelesihinya dan iapun hijrah. Lalu syaithon duduk menghalanginya di jalan jihad dengan mengatakan padanya: Engkau berjihad yaitu mengorbankan jiwa dan harta lalu engkau berperang dan terbunuh lalu istrimu dinikahi oleh orang dan hartamu dibagi-bagi?! Maka orang tersebut mendurhakainya dan iapun berjihad. Lantas Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa melakukan itu semua lalu meninggal maka wajib atas Allah memasukkannya ke jannah atau ia terbunuh maka wajib atas Allah memasukkannya ke jannah. Jika tenggelam maka wajib atas Allah memasukkannya ke jannah” Hadits Shohih.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi kemenangan Islam adalah sesuatu termahal yang kita cita-citakan dan bukannya istri sebagai cita-cita yang paling mahal supaya kita tidak termasuk orang-orang yang mengatakan : “Kami tersibukkan oleh harta dan keluarga kami…”. Jika mereka mengatakan : “Apa yang engkau tinggalkan untuk mereka?” Maka cukuplah bagimu mengatakan : “Saya tinggalkan untuk mereka Allah da Rasul-Nya” dan ingatlah kisah Zubair Radhiyallahu ‘anhu dan pelunasan hutangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan anda simak perkataan-perkataan ulama berikut ini TENTANG IJIN KEDUA ORANG TUA:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Al Mughni IX/171 : “Masalah:…dan jika ia terkena perintah jihad maka tiada ijin bagi keduanya. Demikian pula semua faridhoh tiada ketaatan pada kedua orang tua untuk meninggalkannya. Yakni, jika wajib atas dirinya berjihad maka ijin kedua orang tua tidak dianggap. Sebab jihad menjadi fardhu ‘ain dan meninggalkannya maksiyat. Tidak ada ketaatan bagi seorangpun dalam bermaksiat kepada Allah. Demikian pula setiap yang wajib seperti haji, sholat berjama’ah, menghadiri sholat jum’ah, safar untuk mencari ilmu yang wajib. Berkata Auza’y : “Tiada ketaatan bagi kedua orang tua dalam meninggalkan faridhoh-faridhoh, sholat jum’ah, haji dan perang sebab semua adalah ibadah yang telah wajib secara individu kepadanya maka tidak dianggap ijin kedua orang tua di situ seperti halnya sholat”</p>
<p style="text-align:justify;">2. Dalam Bada-I’ Shona-I’ VII/98 : “Adapun jika nafiir (seruan jihad secara umum) merata seperti musuh menyerang suatu negri maka jihad fardhu ‘ain yang ditetapkan atas tiap-tiap individu dari kaum muslimin yang mampu berdasarkan firma Allah ta’ala: “Berangkatlah berperang dengan merasa ringan dan berat”…boleh keluar&#8230;.tanpa ijin…sebab hak orangtua kalah dalam persoalan fardhu-fardhu ‘ain seperti shoum dan sholat….” Sedangkan negri-negri kaum muslimin itu satu sebagaimana yang dikenal.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Syaikhul Islam Ibnu Taimyyah : “Jika musuh masuk negri Islam maka tidak diragukan lagi wajib menolak musuh tersebut atas yang terdekat dan terdekatnya lagi. Sebab negri-negri kaum muslimin semuanya seperti satu negri. Bahwa wajib berangkat perang ke sana tanpa ijin orangtua atau orang yang menghutangi”.<br />
Jika mereka mengatakan : “Ibumu menangisimu! Maka katakan pada ibumu :</p>
<p style="text-align:justify;">“Ibunda…ananda telah terpanggil oleh agamaku untuk berjihad dan berkorban<br />
Ibunda, sesungguhnya ananda pergi demi keabadian, sekali kali ananda tak kan bimbang dan ragu-ragu lagi</p>
<p style="text-align:justify;">Ibunda, janganlah tangisi ananda jika ananda gugur dalam keadaan membujur<br />
Katakanlah pada ibumu :</p>
<p style="text-align:justify;">Ibunda, jika basah linangan air matamu atau teringat kembali perjumpaan<br />
Terekam kembali kenangan-kenangan indah dan isak tangismu tak tertahankan lagi</p>
<p style="text-align:justify;">Maka tegarlah ibunda dengan kesabaran sesaat kemudian panjatkanlah do’a…</p>
<p>“Katakanlah : jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kerabatmu, harta kekayaan yang kamu usahakan dan perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya serta tempat tinggal yang kamu senangi lebih kamu cintai daripada Allah, RasulNya dan jihad di jalanNya maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya dan Allah tidak menunjuki kaum yang zalim” (QS At Taubah : 24)</p>
<p>Penutup :</p>
<p>Jika mereka mengatakan kepadamu : “Setelah semua ini, kami tetep juga belum terpuaskan dan yakin”. Maka katakan pada mereka : “Tidaklah engkau dapat menunjuki orang buta dari kesesatannya”(Ayat). Tidak dengan Al Kitab kalian mendapat penerangan, tidak pula dengan Sunnah kalian mendapat petunjuk, tidak pula kepada aqwal para ulama’ kalian condong dan tidak pula dengan sejarah kalian ambil ibrah, lantas dengan ucapan apa lagi kalian akan beriman?&#8230;”Maka tinggalkanlah mereka tenggelam dalam permainannya” (ayat). Ataukah setelah semua keterangan yang gamblang ini kalian mengatakan –sekalipun dengan bahasa keadaan kalian : Akidah kalian ada kerusakan!!?</p>
<p style="text-align:justify;">Maaf, sekali lagi mohon maaf dan tambahkanlah 1000 maaf…maafkalah aku yaa Akhi fillah, wahai kekasihku. Demi Allah, sesungguhnya aku benar-benar mencintai kebaikan untukmu. Aku suka kamu mendapatkan jannah bahkan jannah yang paling tinggi. Saya cinta umat kita kembali sebagaimana dulu pada zaman Khulafa’ Rasyidin. Aku mengkhawatirkan dirimu dari syubhat-syubhat orang-orang yang suka menyelewengkan. Saya ingin engkau realistis bukan berkhayal, seperti Sa’ad, Sa’id, Ubadah, Abu Ubaidaah, Salman, Ammar –semoga Allah meridhoi mereka dan mereka ridho kepadaNya-…engkau adalah keturunan mereka sedang mereka adalah leluhurmu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemarilah kita terang-terangan : Jika ada seorang dokter terpercaya memberitahukanmu adanya penyakit kangker di tubuhmu. Apakah kamu bersegera meluncurkan CD yang menerangkan tentang Palestina ataukah engkau rajin mengkaji suatu ilmu ataukah menyelesaikan studimu untuk meraih ijazah farmasi ataukah engkau segera bangkit untuk meraih syahadah (Ijasah) Akhirat?<br />
Dimanakah fiqhul Aulawiyaat (prioritas amal) yang kita hafal? Dimanakah fiqhul muwazanat (perbandingan) yang kita teriakan? Ada dua orang, salah seorangnya ; ketika mendengar jihad fardhu ‘ain, ia pergi memastikannya di kitab-kitab dan kepada masyayikh dan…sedang satunya lagi; pada waktu yang sama ia telah berjanji dengan kenalan-kenalannya untuk main sepak bola pagi-pagi hari sebagai dzikir shobah hingga terbitnya matahari lalu mereka sholat dhuha akan tetapi di atas bola. Seandainya engkau ingatkan, niscaya akan mengatakan: masing-masing kita berada di Tsughur (tapal pertahanan)!! Padahal ia sendiri masih bingung dengan hukum jihad hari ini. Jika ia berkata : “Sesungguhnya saya yakin jihad itu fardhu” maka katakan padanya : “Apakah demikian ini I’dad itu?<br />
Yang membuat geli sekaligus nangis bahwa orang-orang tadi yang bermain bola sama-sama dari satu waktu ke waktu tidaklah mereka bertambah dekat kepada Allah –berdasar yang nampak- dan kita diperintah untuk melihat lahirnya sedang Allah yang mengurusi batin.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika para penyeleweng nash tiada kuasa lagi setelah semua penjelasan ini, lalu mulailah mereka membisikkan was-was mereka supaya dapat menggembosimu dari perang. Maka bacakanlah kepada mereka dengan tartil surat Al Anfal kemudian surat Taubah lalu PERAANG</p>
<p>“Akan tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka maka Allah melemahkan semangat mereka dan dikatakan : duduklah kalian bersama orang-orang yang duduk tinggal berpangku tangan”<br />
“Sesungguhnya pada itu terdapat peringatan bagi siapa yang masih punya hati atau mendengar dengan seksama sedang dia menyaksikan”<br />
“Dan barangsiapa tidak Allah jadikan baginya cahaya maka sekali-kali ia tidak akan punya cahaya”</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><strong>DITERJEMAHKAN DARI KITAB QOOLUU FA QUL ‘ANIL JIHAD</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;">Ditulis oleh:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><strong>Asy-Syaikh Al-Mujahid Harits bin Abdus Salam Al-Mishry </strong></p>
</blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6606/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6606/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6606/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6606&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/29/jika-mereka-mengatakan-apa-jihad-itu-maka-katakanlah-bag-5-tamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azzamalqitall.files.wordpress.com/2011/11/jihad.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jihad</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warga Mesuji: Demi Allah Video Penyembelihan Kepala itu Bukan Rekayasa</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/19/warga-mesuji-demi-allah-video-penyembelihan-kepala-itu-bukan-rekayasa/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/19/warga-mesuji-demi-allah-video-penyembelihan-kepala-itu-bukan-rekayasa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 06:37:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Berdarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6602</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (Voa-Islam) – Warga Mesuji yang ditemui Voa-Islam di sebuah tempat yang disembunyikan di Jakarta memastikan, video yang memperlihatkan gambar penyembelihan kepala warga oleh oknum aparat keparat itu betul-betul terjadi, dan bukan hal yang direkayasa. “Demi Allah, dunia-akhirat, pembunuhan keji itu betul-betul terjadi. Saya bisa membantah bukti video yang menunjukkan gambar pemotongan kepala warga. Tapi <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/19/warga-mesuji-demi-allah-video-penyembelihan-kepala-itu-bukan-rekayasa/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6602&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignleft" src="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/aaq.jpg&amp;h=235&amp;w=355&amp;zc=1" alt="" width="355" height="235" /></div>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta (Voa-Islam) – </strong>Warga Mesuji yang ditemui Voa-Islam di sebuah tempat yang disembunyikan di Jakarta memastikan, video yang memperlihatkan gambar penyembelihan kepala warga oleh oknum aparat keparat itu betul-betul terjadi, dan bukan hal yang direkayasa.</p>
<p style="text-align:justify;">“Demi Allah, dunia-akhirat, pembunuhan keji itu betul-betul terjadi. Saya bisa membantah bukti video yang menunjukkan gambar pemotongan kepala warga. Tapi yang jelas, video itu bukan rekayasa. Penyembelihan kepala itu memang benar ada,” kata Abdul Madjid atau yang akrab di sapa Trubus menanggapi pemberitaan yang menyebutkan bahwa video yang menggambarkan pemenggalan kepala itu rekayasa. Trubus adalah salah seorang korban dan bekas Pam Swakarsa yang ditemui di Jakarta, Sabtu (17/11) lalu.<span id="more-6602"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Trubus, warga Mesuji yang asli Solo itu, dua kepala manusia yang dipenggal, lalu diletakkan di atas kap mobil itu adalah kepala warga Mesuji bernama Kalung dan Macan (nama panggilan, bukan nama asli). Keduanya adalah cucu dari Haji Jalang, salah seorang tokoh masyarakat yang berpengaruh di Mesuji, Lampung.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti diberitakan media massa, ada dugan tayangan gambar kekerasan di Mesuji yang diputar di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (14/12) lalu telah ditambahi materi yang tidak relevan dengan kasus Mesuji. Diduga, sebagian materi video itu berasal dari Thailand Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">“Pembantaian di Mesuji memang ada. Kami mendapat laporan itu sejak sebelum 2009. Hal itu diketahui, ketika perwakilan warga Mesuji memutar kembali video yang berisi rekaman pembantaian di kantor Kontras, Jumat lalu. Film ini diputar setelah warga mengadkan jumpa pers. Ketika diminta menerjemahkan kata-kata yang terekam dalam beberapa bagian video, beberapa warga Mesuji tampak bingung,” kata Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar.</p>
<p style="text-align:justify;">Kuasa hukum warga Mesuji, Bob Hasan, tak membantah ada bagian video yang bukan dari Mesuji. Tapi Bob memastikan sebagian besar isi video itu benar. Misalnya, gambar penggalan kepala yang ditaruh di atas mobil merah dan mayat yang digantung. Juga perusakan rumah dan penembakan terhadap warga. “Kami berharap pemerintah tetap focus menyelesaikan persoalan warga Mesuji dengan perusahaan perkebunan,” kata Bob Hasan.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignright" src="http://www.voa-islam.com/photos2/res.jpg" alt="" width="359" height="259" /></p>
<p style="text-align:justify;">Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana menyatakan segera memverifikasi video yang diduga dari kawasan Pattani, Thailand Selatan itu. Ia juga menjamin akan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bersalah dalam kasus ini. Jangan sampai tragedy ini terulang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Video Paling Biadab</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sangat mengerikan menyaksikan video penyembelihan yang diputar di Komisi III dan kantor Komnas HAM belum lama ini di Jakarta. Ada dua video yang merekam proses pemenggalan dua kepala pria. Terlihat, satu pria bersenjata api laras panjang dengan penutup kepala warna hitam memegang kepala yang telah terpenggal. Selain merekam pembunuh keji, video lain memperlihatkan kerusakan rumah penduduk. Video ini direkam oleh seorang saksi insiden ini yang kabarnya seorang mantan Pam Swakarsa yang membelot. Gambar dalam video tersebut merupakan pembunuhan yang terjadi mulai dari Kabupaten Mesuji sampai wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumabgsel).</p>
<p style="text-align:justify;">Di dalam video tersebut, seseorang berpakaian gelap sedang menyembelih seorang petani di tengah teriakan dan tembakan, kemudian potongan kepala itu dipertontonkan dan di rekam dan difoto dengan telepon seluler. Ditunjukkan pula dua petani yang mati berlumuran darah di tengah lapangan terbuka, di kelilingi aparat berseragam hijau dan hitam. Di akhir pemutaran video, tampak dua kepala diletakkan di atas kap truk, sementara puluhan warga tampak melihat dari kejauhan,</p>
<p style="text-align:justify;">Foto dan video yang berhasil didapatkan voa-islam, juga memperlihatkan dua orang korban yang ditembak aparat keparat di sebuah kampung yang bernama Kampung Pekat atau Nanasan, kawasan Pelita Jaya. Diketahui, kedua korban warga Pelita Jaya, Mesuji, itu bernama Komang dan Made. Adapun Komang ditembak kakinya, saat ini masih hidup dan siap menjadi saksi. Sedangkan Made tertembak mengenai pantat hingga menembus kemaluannya. Made mati di tempat karena kehabisan darah.</p>
<p style="text-align:justify;">Penembakan ini terjadi karena tidak adanya kejelasan mengenai areal yang dihuni warga. Ironisnya, kejadian ini disaksikan langsung oleh Kapolsek setempat dari jarak dekat. Bahkan juga disaksikan oleh para Muspida,Camat, dan Bupati di  wilayah itu. Anehnya, tidak ada laporan apapun dari pimpinan daerah tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada dua perusahaan yang ingin memperluas lahan di atas tanah milik warga, yakni PT. Silva Inhutani dan PT. Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI). Masing-masing berada di wilayah yang berbeda. Adapun perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Silva Inhutani adalah milik warga negara Malaysia bernama Benny Sutanto alias Abeng. Investasi pengusaha Malaysia ini dilakukan sejak tahun 2003, namun upaya PT. Silva Inhutani membuka lahan untuk menanam kelapa sawit dan karet selalu ditentang penduduk setempat.</p>
<p style="text-align:justify;">“Para pengusaha ini meminta bantuan kepada aparat keamanan untuk mengusir penduduk karena tidak mampu mengusir, disamping itu perusahaan ini membentuk Pam Swakarsa yang membenturkan rakyat dengan rakyat. Tetapi di belakangnya adalah aparat kepolisian,” katan Bob Hasan, pengacara warga Mesuji, Lampung. <strong>Desastian</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6602/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6602&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/19/warga-mesuji-demi-allah-video-penyembelihan-kepala-itu-bukan-rekayasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/aaq.jpg&#38;h=235&#38;w=355&#38;zc=1" medium="image" />

		<media:content url="http://www.voa-islam.com/photos2/res.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Jihad Melawan AS di Luar Iraq</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/14/hukum-jihad-melawan-as-di-luar-iraq/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/14/hukum-jihad-melawan-as-di-luar-iraq/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 17:21:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6598</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Syaikh Nashir Al-Fahd As Salaamu &#8216;alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh. Wa Ba&#8217;du : Saya telah membaca juz kedua dari buku anda &#8220;Al-Tibyan Fi Kufri Man A&#8217;aana Al-Amrikan&#8221;, yang berjudul &#8221; Al-Hamlah Al-Shalibiyah Fi Marhalatiha Al-Tsaniyah : Harbul &#8216;Iraq.&#8221; Saya banyak mengambil manfaat dari buku tersebut, tentang hukum-hukum yang berkenaan dengan agresi tentara salib <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/14/hukum-jihad-melawan-as-di-luar-iraq/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6598&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;" dir="LTR" align="center"><a href="http://azzamalqitall.files.wordpress.com/2011/12/wp_ajalamerika_1024x768.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-6599" title="WP_ajalamerika_1024x768" src="http://azzamalqitall.files.wordpress.com/2011/12/wp_ajalamerika_1024x768.jpg?w=500&#038;h=274" alt="" width="500" height="274" /></a><strong>Oleh : Syaikh Nashir Al-Fahd</strong></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:center;" dir="LTR">As Salaamu &#8216;alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh. Wa Ba&#8217;du :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Saya telah membaca juz kedua dari buku anda &#8220;Al-Tibyan Fi Kufri Man A&#8217;aana Al-Amrikan&#8221;, yang berjudul &#8221; Al-Hamlah Al-Shalibiyah Fi Marhalatiha Al-Tsaniyah : Harbul &#8216;Iraq.&#8221; Saya banyak mengambil manfaat dari buku tersebut, tentang hukum-hukum yang berkenaan dengan agresi tentara salib ini, seperti hukum membantu AS, hokum membantu pemerintah Iraq, dan hokum rakyat muslim di Iraq. Namun masih ada satu persoalan penting yang justru belum dibahas, yaitu : Hukum berjihad dan memerangi AS di luar Iraq. Seperti mengincar dan menghantam pangkalan-pangkalan dan kepentingan-kepentingan AS di segenap penjuru dunia. Apakah seperti ini juga termasuk Jihad ? Apakah mereka dianggap sebagai MU&#8217;AHADUN (orang yang statusnya dilindungi karena terikat perjanjian damai dengan dauah Islam&#8212;pent?) si selain negeri yang mereka perangi  (luar Iraq dan Afghanistan&#8212;pent) ? Apakah sabda Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa Salam (<em> Barangsiapa membunuh seorang Mu&#8217;ahad, ia tidak akan mencium bau surga</em>) berlaku pada diri mereka ? Jika mereka bukan Mu&#8217;ahad, namun memerangi mereka akan menimbulkan banyak mafsadah (kerusakan, kerugian), apakah memerangi mereka disyariatkan ?<span id="more-6598"></span></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Jazakumullah khairan.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><strong>Jawab :</strong></p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR">Wa &#8216;Alaikum Salam warahmatullahi wa barakatuh. Wa Ba&#8217;du :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Tidak diragukan lagi, musuh terbesar bagi Islam dan kaum muslimin pada zaman sekarang adalah AS. Jika kita ingin mendata kejahatan-kejahatan AS kepada Islam dan kaum muslimin pada abad-abad belakangan ini, tentulah memakan banyak tempat. AS membantai banyak bangsa Islam. Jumlah korban umat Islam, yang mereka bunuh di Iraq dan Afghanistan saja mencapai sekitar dua juta jiwa. AS mengembargo, mengusir, mencucui otak merampas kekayaan alam, dan menginvasi banyak bangsa muslim. AS mengangkat thaghut-thaghut yang memerintah bangsa muslim dan memperlakukan umat Islam dengan kekejian yang belum pernah ditimpakan oleh musuh-musuh Islam, baik pada masa dahulu maupun masa belakangan.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Sekarang kita menyaksikan, AS menembakkan ribuan rudal dan berton-ton bom kea rah kaum muslimin, tanpa membeda-bedakan antara anak-anak, orang tua dan kaum wanita. Untuk apa harus meilah-milah ? Bagi mereka, kaum muslimin tak lebih dari serangga yang harus dimusnahkan dari muka bumi.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Berjihad, mengincar dan memerangi mereka di manapun mereka berada, termasuk kewajiban paling wajib, dan <em>qurubat</em> (amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah) yang paling agung. Mereka telah menghancurkan Negara, membunuh banyak rakyat, dan memerangi umat Islam di setiap tempat. Tidak diragukan lagi, dan tak terbantahkan lagi, mereka adalah aimmatul kufri (gembong kekafiran) abad ini. Allah berfirman (<em> Dan perangilah para pemimpin kekafiran, karena sesungguhnya mereka tidak mempunyai jaminan keamanan</em>). Seandainya saya mempunyai sepuluh anak panah, niscaya akan saya bidikkan semuanya kea rah mereka, saya tidak akan membidik selain mereka. Saya bersumpah demi Allah, jika saya dimudahkan (berkesempatan)  untuk melaksanakan bom syahid terjhadap mereka, saya tak akan ragu-ragu sesaatpun.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Jika Allah memudahkan, dari 1 milyar umat Islam ada 1000 orang yang melakukan operasi bom syahid untuk menghantam seluruh kepentingan dan pangkalan mereka di setiap tempat, niscaya 1000 orang tersebut akan mengalahkan dan memukul mundur mereka dalam keadaan hina dan merugi.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Duhai alangkah hina dan memalukan :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Fir&#8217;aun-Fir&#8217;aun itu memperbudak dan menyiksa umat Islam dengan keji, namun umat Islam tidak menemukan orang yang melawannya, bahkan Fir&#8217;aun-Fir&#8217;aun itu mendapat perlindungan dari para thaghut dan antek-anteknya !!!!!</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Amat tepat apa yang dikatakan oleh Al-Qadhi Abu Sa&#8217;ad Al-Harawi rahimahullah setelah Al-Quds jatuh ke tangan tentara salib :</p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR"><em>Kulihat, umatku tak melepaskan tombak</em></p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR"><em>Ke arah musuh, padahal ialah tiang agama</em></p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR"><em>Kalian jauhi api karena takut binasa</em></p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR"><em>Kalian lupa, itu pasti kan berbuah kehinaan</em></p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR">
<p style="text-align:center;" dir="LTR"><em>Relakah pasukan bangsa arab disiksa</em></p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR"><em>Tunduk hina di hadapan singa bangsa ajam</em></p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR"><em>Duhai, kiranya mereka tak gagah membela</em></p>
<p style="text-align:center;" dir="LTR"><em>Agama, cemburulah tuk bela kehormatan keluarga </em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Hendaklah saudara yang terhormat memahami, inti syubhat orang-orang yang mengharamkan memerangi dan membunuh AS di selain negara yang mereka invasi, ada dua yaitu :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">[1]- Syubhat perjanjian damai (&#8216;ahd). Mereka mengatakan : &#8221; AS adalah <strong>mu&#8217;ahadun</strong>, dan siapa yang membunuh mu&#8217;ahad tidak akan mencium bau surga, sebagaimana disebutkan dalam hadits.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">[2]-  Syubhat mashlahat dan mafsadah.. Mereka mengatakan : &#8221; Memerangi AS akan menghantarkan umat Islam kepada musibah yang tidak mampu mereka tanggung.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Syubhat mereka bisa dijawab :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">[1]- Masalah &#8216;ahd. Demi Allah, antara kita dengan mereka tidak ada &#8216;ahd. Mereka adalah <strong>kafir harbi</strong> di manapun mereka berada dan menetap, sekalipun mereka menggelayut pada kain KA&#8217;BAH..Perjanjian yang diadakan oleh pemerintah-pemerintah (di negeri kaum muslimin, terutama Negara-negara Teluk-pent) dengan tentara salib itu bukanlah perjanjian yang syar&#8217;i (berdasar dan sah menurut syariat Islam). Perjanjian itu diadakan berdasar konstitusi thaghut PBB, diadakan oleh kelompok (pemerintah murtad—pent) yang tidak muraqabah kepada Allah dalam menjalankan tugasnya, bahkan kepentingan mereka hanyalah menjaga kursi kekuasaannya semata. Taruhlah perjanjian itu sah menurut syariat…pembatal-pembatalnya bukan hanya puluhan, namun ratusan. Mulai dari : memerangi agama kita, deklarasi perang salib, pengusiran umat Islam dari negeri kaum-muslimin, membantu musuh (Israel dll) dalam mengusir umat Islam, pembatalan banyak perjanjian, campur tangan dalam banyak hokum Islam, membantu musuh-musuh Islam di setiap tempat, memburu-membunuh dan menawan mujahidin di seluruh penjuru dunia, merampas kekayaan alam kaum muslimin, dan banyak hal lainnya yang 1/10-nya saja sudah cukup untuk membatalkan perjanjian damai (&#8216;ahd), kalau memang perjanjian damai tersebut sah menurut syariat.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa salam mengadakan perjanjian damai (gencatan senjata, SHULHU HUDAIBIYAH-pent) dengan Quraisy. Ketika Quraisy secara sembunyi-sembunyi membantu Bani Bakr (sekutu Quraisy)  dalam menyerang Bani Khuza&#8217;ah (sekutu kaum muslimin), perjanjian tersebut dianggap batal, padahal Quraisy hanya membantu sekali saja !!!!. Bagaimana dengan pelanggaran-pelanggaran AS pada masa sekarang yang tidak bisa dihitung lagi ????</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Bukan termasuk perjanjian damai yang syar&#8217;i, bila isinya pemberian keamanan kepada tentara salib untuk menghantam umat Islam semaunya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Alhamdulillah, saya sudah menjelaskan secara rinci dalil-dalil syar&#8217;I dan pendapat para ulama yang menetapkan bahwa antara kita dengan tentara salib tersebut tidak ada perjanjian damai, bahwa antara kita dengan mereka adalah perang. Saya juga telah membantah syubhat-syubhat seputar masalah ini dalam buku saya &#8221; Nasyrul Bunud&#8221;, Insya Allah sebentar lagi akan saya terbitkan.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">[2]- Masalah mashalih dan mafasid : memang benar, jika mafasid sebuah urusan lebih besar dari mafasidnya, maka saat itu urusan tersebut tidak disyariatkan. Namun, dalam hal ini saya ingatkan dua hal :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">* Mashalih dan mafasid yang dimaksud di sini adalah mashalih dan mafasid syar&#8217;iyah hakikiyah (berdasar syariat dan betul-betul nyata), bukan dalam dugaan.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">* Orang yang paling layak memandang mashalih dan mafasid jihad adalah mujahidin, bukan qa&#8217;idun yang tidak mengerti cara membawa pistol !!!</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Demikian jawaban singkat yang bisa saya utarakan, masalah di atas telah saya terangkan panjang lebar dalam dua buku yang insya Allah  &#8212;jika Allah menakdirkan saya selamat dari cengkeraman musuh&#8212; akan saya terbitkan dalam waktu dekat. Kedua buku tersebut adalah :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Buku &#8220;Nasyrul Bunud&#8221; yang saya sebutkan di atas.</li>
<li>Buku &#8221; Al-Tibyan Fi Kufri Man A&#8217;aana Al-Amrikan&#8221;, juz tiga.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Saya memohon kepada Allah, semoga Allah memenangkan Islam dan kaujm muslimin, menghancurkan AS dan sekutu-sekutunya, melegakan hati kita dan menghilangkan panas hati kita. Shalawat dan salam teriring untuk Nabi Muhammad Shallallahu &#8216;Alaihi wa Salam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6598/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6598&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/14/hukum-jihad-melawan-as-di-luar-iraq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azzamalqitall.files.wordpress.com/2011/12/wp_ajalamerika_1024x768.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">WP_ajalamerika_1024x768</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketum PBNU Said Aqil Tuding Ba&#8217;asyir Ngebom Gereja. Mana Buktinya?</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/ketum-pbnu-said-aqil-tuding-baasyir-ngebom-gereja-mana-buktinya/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/ketum-pbnu-said-aqil-tuding-baasyir-ngebom-gereja-mana-buktinya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 07:14:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6595</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA (voa-islam.com) – Setelah menuduh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan Ustadz Abdullah Sungkar sebagai pengebom gereja, KH Said Aqil Siradj dituntut untuk membuktikan tudingannya. Gereja apa saja yang dibom itu? Luar biasa semangat Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA dalam menyerang siapa saja yang dianggap berseberangan dengan pemikirannya. Setelah membabi buta <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/ketum-pbnu-said-aqil-tuding-baasyir-ngebom-gereja-mana-buktinya/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6595&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignleft" src="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka_Tokoh/Baasyir-said-aqil-siradj.jpg&amp;h=235&amp;w=355&amp;zc=1" alt="" width="355" height="235" /></div>
<p style="text-align:justify;"><strong>JAKARTA (voa-islam.com) – </strong>Setelah menuduh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan Ustadz Abdullah Sungkar sebagai pengebom gereja, KH Said Aqil Siradj dituntut untuk membuktikan tudingannya. Gereja apa saja yang dibom itu?</p>
<p style="text-align:justify;">Luar biasa semangat Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA dalam menyerang siapa saja yang dianggap berseberangan dengan pemikirannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah membabi buta menyerang 12 ormas Islam secara salah, Said Aqil juga mengarahkan bidikannya kepada tokoh Islam yang sudah wafat dan terpenjara. Dua tokoh yang dicaci-maki Said Aqil itu Abdulah Sungkar dan Abu Bakar Ba’asyir. Tuduhan  pun jauh lebih dahsyat: pengebom gereja untuk mendirikan Negara Islam.<span id="more-6595"></span></p>
<p style="text-align:justify;">“Abu Bakar Ba’asyir dan Abdullah Sungkar juga mendirikan NII, lalu dikejar-kejar oleh tentara waktu zaman Orde Baru lari ke Malaysia bikin pesantren di Johor. Kalau Abdullah Sungkar pokoknya gereja harus dibom, tapi kalau Abu Bakar Ba’asyir agak mending dikit, gereja yang legal jangan, gereja yang tidak legal itu yang harus dibom,” ujar Said Aqil berapi-api dalam workshop “Deradikalisasi Agama Berbasis Kyai/Nyai dan Pesantren” yang digelar Muslimat NU di Park Hotel Jakarta, Sabtu (3/12/2011). Tak sendirian, dalam acara tersebut Said Aqil tampil bersama Ketua Umum Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyad Mbai.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk memuluskan aksi terorisme, jelas Said Aqil, Ustadz Abdullah Sungkar dan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir membuka pesantren di Malaysia untuk mengkader generasi teror yang disiapkan untuk beraksi di Indonesia. “Bikin pesantren di Johor merekrut semua santri-santri yang dari Indonesia dan didoktrin menjadi pelaku-pelaku teror atau minimal atau kelompok-kelompok radikal,” jelas Said Aqil di hadapan puluhan kiyai dan nyai Nahdliyin. “Begitu reformasi, di sini terbuka, tentara sudah tidak berfungsi, mereka kembali ke Indonesia, kebebasan ini dimanfaatkan oleh mereka semaksimal mungkin, jadi kebebasan ini dimanfaatkan oleh gerakan-gerakan radikal,” imbuh kiyai pernah menjabat sebagai Penasihat organisasi Salibis PMKRI  (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) dan Anggota Kehormatan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Mendengar namanya dituding sebagai aktor di balik pemboman gereja, Ustadz Abu, sapaan akrab Abu Bakar Ba’asyir merasa aneh dengan tuduhan tersebut. Ulama sepuh yang sedang menjalani vonis zalim 9 tahun ini balik menantang Said Aqil untuk membuktikan tuduhannya. Ustadz Abu menuntut Ketua Umum PBNU itu agar bisa membuktikan data-data yang valid, kapan dan di mana dirinya melakukan pengeboman maupun menyuruh orang lain untuk mengebom gereja? Lalu gereja apa saja yang dibom oleh Ba’asyir atau orang yang diperintahkan Ba’asyir?</p>
<p style="text-align:justify;">“Kalau saya yang memerintahkan buktinya apa? Saya tidak mengerti soal bom. Bahkan seperti bom gereja di Solo itu saya bantah, itu tidak betul ngebom gereja kecuali ada bukti gereja itu memang tempat berunding untuk menyerang umat Islam, meskipun niatnya mati syahid. Tapi meski saya tidak setuju, saya tetap doakan mudah-mudahan diterima dan diampuni dosanya,” jelas Ustadz Abu kepada voa-islam.com di sel Bareskrim Mabes Polri Selasa siang (6/12/2011).</p>
<p style="text-align:justify;">Ustadz Abu menegaskan bahwa tudingan Said Aqil bahwa dirinya mendoktrin pelaku teror untuk ngebom gereja itu tidak benar. Selama ini, jelas Ustadz Abu, dirinya tidak mengajarkan jihad berdasarkan hawa nafsu dan pemikirannya sendiri, melainkan jihad yang sesuai dengan nas-nas Al-Qur&#8217;an dan hadits, sesuai perintah Allah dan Rasul-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Semua tuduhan itu tidak betul, saya sama sekali tidak berbicara masalah bom seperti itu. Tapi saya memang menerangkan masalah jihad, itu pun bukan pikiran saya tapi saya menerangkan perintah Allah dan Rasul,” tegas Amir Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Ba’asyir, tuduhan terhadap dirinya sebagai aktor pengeboman gereja di Indonesia sangat tidak beralasan. Hanya menunjukkan bahwa orang yang menuduh itu miskin informasi. Karena pernyatakaan sikap Ba’asyir baik secara pribadi maupun institusi JAT, tegas menyatakan secara terbuka kepada media bahwa ia justru tidak setuju dengan aksi pengeboman yang pernah terjadi di depan Gereja Bethel Solo, Jawa Tengah pada Minggu (25/9/2011).</p>
<p style="text-align:justify;">“Seperti bom gereja di Solo saya sudah mengeluarkan pernyataan itu tidak betul. Meskipun itu rumah ibadahnya orang kafir, tidak boleh diganggu kecuali ada bukti bahwa gereja itu jadi markas berunding untuk menyerang orang Islam, apalagi masjid. Jadi tuduhan itu sama sekali tidak pernah ada!” tandas pendiri Pesantren Al-Mukmin Ngruki itu. [taz, ahmed widad]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6595/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6595&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/ketum-pbnu-said-aqil-tuding-baasyir-ngebom-gereja-mana-buktinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka_Tokoh/Baasyir-said-aqil-siradj.jpg&#38;h=235&#38;w=355&#38;zc=1" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ustadz Ba&#8217;asyir Tantang Said Aqil Dialog, Jangan Jadi Ulama Penebar Fitnah!</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/ustadz-baasyir-tantang-said-aqil-dialog-jangan-jadi-ulama-penebar-fitnah/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/ustadz-baasyir-tantang-said-aqil-dialog-jangan-jadi-ulama-penebar-fitnah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 07:12:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6592</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA (voa-islam.com) – Label negatif yang diberikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj terhadap ormas-ormas Islam berbuntut panjang. Pasalnya stigma itu didasarkan pada data yang tidak akurat dan kental fitnah. Ustadz Abu Bakar Baasyir yang dituding mengebom gereja dan mengkader generasi teror yang disiapkan untuk beraksi di Indonesia, mengecam fitnah keji yang dilontarkan Ketua <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/ustadz-baasyir-tantang-said-aqil-dialog-jangan-jadi-ulama-penebar-fitnah/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6592&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignleft" src="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka_Tokoh/abu-Baasyir-said-aqil-siradj.jpg&amp;h=235&amp;w=355&amp;zc=1" alt="" width="355" height="235" /></div>
<p style="text-align:justify;"><strong>JAKARTA (voa-islam.com) – </strong>Label negatif yang diberikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj terhadap ormas-ormas Islam berbuntut panjang. Pasalnya stigma itu didasarkan pada data yang tidak akurat dan kental fitnah.</p>
<p style="text-align:justify;">Ustadz Abu Bakar Baasyir yang dituding mengebom gereja dan mengkader generasi teror yang disiapkan untuk beraksi di Indonesia, mengecam fitnah keji yang dilontarkan Ketua PBNU Said Aqil Siradj. Atas dasar serangkaian fitnah dan adudomba terhadap umat Islam itu, Ustadz Abu menyebut Said Aqil sebagai ulama su.’</p>
<p style="text-align:justify;">“Said Aqil itu ulama su’ yang sangat berbahaya. Pernyataannya bukan pernyataan seorang ulama tapi pernyataan seorang pemfitnah,” jelas Amir Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) ini.<span id="more-6592"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Ustadz Abu, jika tidak berhenti dari kebiasaan menebar fitnah sesama Muslim, maka label ulama su’ itu melekat pada diri Said Aqil Siradj, sesuai dengan karakteristik yang pernah disampaikan Nabi Muhammad SAW.</p>
<p style="text-align:justify;">“Said Aqil itu ulama yang sangat berbahaya bagi Islam karena menyebarkan fitnah dan ulama seperti ini ada haditsnya. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda, ‘Akan datang masanya pada manusia tatkala Islam hanya tinggal namanya saja, dan Al-Qur’an hanya tinggal tulisannya saja –tanpa manusia mengerti dan mengamalkannya isinya). Masjid-masjid akan ramai dan penuh dengan orang-orang tetapi kosong dari petunjuk. Ulama mereka akan menjadi wujud yang paling buruk di bawah kolong langit ini, fitnah-fitnah dan kekacauan akan mengalir dari mereka dan akhirnya akan kembali kepada mereka juga,” paparnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengklarifikasi tudingan yang diarahkan kepadanya, Ustadz Abu mengajak Said Aqil Siradj untuk berdialog secara dewasa, jangan hanya mengumbar tuduhan dan fitnah yang tidak ditabayyun. “Jadi dari mulut Said Aqil itu yang keluar hanya fitnah. Untuk itu saya siap berdialog, datanglah ke Mabes Polri untuk berdialog!” pungkasnya.  [taz, ahmed widad]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6592/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6592&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/ustadz-baasyir-tantang-said-aqil-dialog-jangan-jadi-ulama-penebar-fitnah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka_Tokoh/abu-Baasyir-said-aqil-siradj.jpg&#38;h=235&#38;w=355&#38;zc=1" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tertangkap!! Penyusup Kristen Berjilbab Menyamar Koordinator Pengungsi Ambon</title>
		<link>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/tertangkap-penyusup-kristen-berjilbab-menyamar-koordinator-pengungsi-ambon/</link>
		<comments>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/tertangkap-penyusup-kristen-berjilbab-menyamar-koordinator-pengungsi-ambon/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 07:10:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jundullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamalqitall.wordpress.com/?p=6591</guid>
		<description><![CDATA[AMBON (voa-islam.com) – Aksi Fatma ini tergolong nekad. Bayangkan, wanita Kristen berusia 55 tahun ini menyamar sebagai Muslimah berjilbab di tengah perkampungan muslim Komplek STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) Batumerah Ambon, saat sedang beredar rumor panas akan adanya konflik Natal 2011. Aksi nekad Fatma terbongkar setelah ia meminta sumbangan kepada sebuah keluarga di RT <a href="http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/tertangkap-penyusup-kristen-berjilbab-menyamar-koordinator-pengungsi-ambon/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6591&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignleft" src="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka/Ambon/1_Penyusup-Kristen-Berjilbab.jpg&amp;h=235&amp;w=355&amp;zc=1" alt="" width="355" height="235" /></div>
<p style="text-align:justify;"><strong>AMBON (voa-islam.com) – </strong>Aksi Fatma ini tergolong nekad. Bayangkan, wanita Kristen berusia 55 tahun ini menyamar sebagai Muslimah berjilbab di tengah perkampungan muslim Komplek STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) Batumerah Ambon, saat sedang beredar rumor panas akan adanya konflik Natal 2011.</p>
<p style="text-align:justify;">Aksi nekad Fatma terbongkar setelah ia meminta sumbangan kepada sebuah keluarga di RT 01 RW 017 STAIN Batumerah Ambon. Sumbangan tersebut, kata Fatma, untuk bantuan kepada warga kampung Waringin yang mengungsi di Pasar Gotong Royong.</p>
<p style="text-align:justify;">Kasus ini bermula ketika seorang wanita berjilbab mendatangi rumah keluarga Hermanto, Selasa (6/12/2011) dengan tujuan meminta sumbangan untuk pengungsi korban kerusuhan dari Waringin yang mengungsi di Pasar Gotong Royong. Di masyarakat, Hermanto dikenal sebagai tokoh pemuda.</p>
<p style="text-align:justify;">Wanita berusia sekitar 55 tahun yang mengaku bernama Fatma ini diterima dengan baik oleh Hermanto dan ibunya, lalu diberi sejumlah uang untuk seperti yang diminta.<span id="more-6591"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah diberi uang, Fatma menemui istri Hermanto yang bernama Ummu Rafiz dengan maksud yang sama, meminta sumbangan pengungsi. Karena merasa kasihan, Ummu Rafiz mengajak Fatma untuk masuk ke rumah dan mengajaknya makan siang. Usai makan siang, Ummu Rafiz memberikan sejumlah uang seperti yang diminta Fatma.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun melihat gelagat penampilan dan logat bicara Fatma yang aneh, mengundang kecurigaan Hermanto yang memperhatikan gerak-gerik Fatma sejak awal.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena curiga, Hermanto pun bertanya mengenai nama, marga, asal dan alamat Fatma. Fatma mengaku bermarga Matdoan dari Maluku Tenggara dan tinggal di kebun Cengkeh. Ketika ditanya apakah memiliki keluarga disekitar komplek STAIN, Fatma mengaku kalau dia memiliki keluarga yang tinggal di Kampung Kahena yang berjarak sekitar 1 km dari rumah Hermanto. Ia juga mengaku sering berkunjung ke keluarganya di Kahena.</p>
<p style="text-align:justify;">Anehnya, ketika ditanya jalan menuju ke Kahena, Fatma mengaku tidak tahu. Jawaban ini membuat Pak Hermanto semakin curiga dan  membuat dia ingin terus menyelidiki wanita misterius ini. Ketika ditanya agamanya, Fatma mengaku beragama Islam. Karena penasaran, Hermanto pun meminta Fatma untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, ternyata ia tidak bisa mengucapkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Hermanto pun menyimpulkan bahwa Fatma bukan orang Islam karena tidak bisa mengucapkan dua kalimat syahadat, padahal ia mengaku sebagai muslimah dan berjilbab. Untuk mengetahui kedok Fatma, Hermanto menelepon koordinator pengungsi Waringin di Pasar Gotong Royong. Dua orang koordinator pengungsi yang bernama Ongen dan Eva pun datang ke rumah Hermanto untuk menemui Fatma. Namun keduanya tidak mengenali Fatma dan menegaskan bahwa Fatma sama sekali bukan koordinator pengungsi Waringin.</p>
<p style="text-align:justify;">Merasa penyamarannnya terbongkar, Fatma mencoba melarikan diri namun berhasil ditangkap oleh anak-anak muda yang sedang berada di jalan raya di depan rumah Hermanto.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengkroscek keterangan Fatma, selanjutnya Hermanto membawanya  ke Kebun Cengkeh, mencari orang yang berasal dari Maluku Tenggara. Ternyata di Kebun Cengkeh tak satu pun keluarga berasal dari Maluku Tenggara yang mengenal Fatma.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun ketika sampai di belakang SMP As-Salam, seorang ibu yang mengenali Fatma pun menegurnya. “Hai minah ose darimana sa?” (hai minah kamu darimana saja).</p>
<p style="text-align:justify;">Terungkaplah bahwa wanita yang mengaku bernama Fatma ini adalah warga kampung Kristen di desa Passo.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak mau berurusan panjang, Fatma pun berusaha kabur menuju Komplek Kuburan Kebun Cengkeh, namun kembali ditangkap warga dan diserahkan kepada Polisi.</p>
<p style="text-align:justify;">Koordinator pengungsi muslim kampung Waringin mengadukan Ibu Fatma ke Polsek Kota Jawa dengan tuduhan telah mencemarkan nama baik. Sebab selama ini Koordinator pengungsi tidak pernah meminta atau menugaskan orang untuk meminta sumbangan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Belum diketahui aktor intelektual di balik penipuan yang dilakukan oleh Fatma, karena ketika ditanya akan hal tersebut Ibu Fatma memilih banyak diam dan tidak menjawab.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun sebagian warga mencurigai Fatma sebagai penyusup Kristen yang bertugas melakukan pemantauan terhadap perkampungan muslim. Pasalnya, saat ini sedang banyak beredar rumor akan adanya kerusuhan susulan pada hari Natal yang dihembuskan oleh orang-orang Kristen Ambon. [taz, af]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamalqitall.wordpress.com/6591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamalqitall.wordpress.com/6591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamalqitall.wordpress.com/6591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamalqitall.wordpress.com/6591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azzamalqitall.wordpress.com/6591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azzamalqitall.wordpress.com/6591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azzamalqitall.wordpress.com/6591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azzamalqitall.wordpress.com/6591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamalqitall.wordpress.com/6591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamalqitall.wordpress.com/6591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamalqitall.wordpress.com/6591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamalqitall.wordpress.com/6591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamalqitall.wordpress.com/6591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamalqitall.wordpress.com/6591/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamalqitall.wordpress.com&amp;blog=11194933&amp;post=6591&amp;subd=azzamalqitall&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamalqitall.wordpress.com/2011/12/08/tertangkap-penyusup-kristen-berjilbab-menyamar-koordinator-pengungsi-ambon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8156c423f4d4c0fdcdcb1055010b7d27?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jundullah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos2/Azka/Ambon/1_Penyusup-Kristen-Berjilbab.jpg&#38;h=235&#38;w=355&#38;zc=1" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
